Kekeringan, Warga 7 Kecamatan di Bogor Mandi Pakai Air Selokan

Iwan Supriyatna

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 15:12 WIB
Kekeringan, Warga 7 Kecamatan di Bogor Mandi Pakai Air Selokan
Ilustrasi kekeringan. (Shutterstock)

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak tujuh kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat dilanda kekeringan dan krisis air bersih.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Sumardi mengatakan, ketujuh kecamatan tersebut yakni Tenjo, Sukajaya, Ciampea, Citeureup, Babakan Madang, Rancabungur dan Klapanunggal.

"Dari tujuh kecamatan itu ada sembilan desa terdiri 4.589 kepala keluarga atau sebanyak 15.400 jiwa yang terdampak kekeringan selama dua pekan terakhir," kata Sumardi, Sabtu (11/8/2018).

Suamardi menambahkan, kecamatan yang terparah akibat kekeringan ini ada di Kecamatan Tenjo. Di sana, warga hanya bisa mengandalkan bantuan air bersih dari BPBD untuk dikonsumsi sehari-hari.

"Paling parah baru tiga desa yang terdiri dari 22 kampung di Tenjo. Untuk mandi mereka masih bisa mengambil dari sumur dan solokan. Kalau minum, dari air bersih yang kita distribusikan," jelasnya.

Namun, Sumardi menyebut bahwa kekeringan ini belum separah saat musim kemarau pada 2015 lalu. Hal itu terlihat dari belum adanya laporan dari wilayah langganan kekeringan seperti di Jonggol.

"Mungkin karena penanganan air yang sudah bagus di sana. Jadi dampak kekeringan tidak separah dulu. Tapi kita tetap siaga jika dibutuhkan. Diprediksi kekeringan ini sampai akhir Agustus," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Bogor Asep Usman mengatakan pihaknya sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 30 truk tangki mulai pertengahan bulan Juli 2018 lalu.

"Sampai saat ini, kami sudah sekitar 30 truk tangki berkapasitas 5.000 liter air bersih yang telah kita distribusi ke warga yang membutuhkan," ujar Asep.

Asep menjelaskan, laporan kekeringan dan permohonan bantuan air bersih diterima BPBD melalui pesan singkat. Selanjutnya, relawan BPBD akan mengecek kondisi di lapangan sekaligus mendata jumlah warga yang membutuhkan air bersih.

"Untuk ke Tenjo misalkan, harus mengambilnya dari Leuwiliang. Jadi kendala, karena jarak tempuh bisa sampai dua jam. Belum macetnya," ujarnya.

Jumlah armada untuk penyaluran bantuan air bersih itu dianggap masih memadai untuk menangani seluruh kecamatan yang membutuhkan bantuan selama musim kemarau di wilayah Kabupaten Bogor.

"Karena hampir setiap hari menyalurkan bantuan, kita tempatkan truknya di sumber air agar cepat. Paling sering ke Ciampea dan Tenjo," pungkas Asep.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasca Gempa Lombok, Mataram Krisis Air Bersih

Pasca Gempa Lombok, Mataram Krisis Air Bersih

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 11:10 WIB

9 Kabupaten di NTT Diprediksi Alami Kekeringan Ekstrem

9 Kabupaten di NTT Diprediksi Alami Kekeringan Ekstrem

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 06:38 WIB

Bayi dengan Usus Terburai di Bogor Akhirnya Meninggal

Bayi dengan Usus Terburai di Bogor Akhirnya Meninggal

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 19:55 WIB

Terkini

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×