Kecelakaan Pesawat Dimonim Air, Korban Diterbangkan ke Keluarga

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Senin, 13 Agustus 2018 | 11:45 WIB
Kecelakaan Pesawat Dimonim Air, Korban Diterbangkan ke Keluarga
Jumaidi (12) satu-satunya korban selamat kecelakaan pesawat Demonim Air yang jatuh di Gunung Megu, Kapbupaten Bintang, Papua. (Kabar Papua.com)

Suara.com - Korban meninggal akibat kecelakaan pesawat Dimonim Air yang jatuh di Gunung Megu, Kabupaten Bintang, Papua, kini mulai dikembalikan kepada pihak keluarga, Senin (13/8/2018).

Korban meninggal dunia dalam peristiwa nahas itu ada delapan orang. Sementara Jumaidi, bocah 12 secara ajaib selamat dalam peristiwa mengerikan itu. Ia hanya mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, hari ini, Jenazah pilot dan co-pilot pesawat Dimonim, bernama Lessie dan Wayan Sugiarta, sudah diterbangkan ke Rumah Sakit Bhayangkara di Jayapura. Untuk selanjutnya dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Untuk dua jenazah lainnya bernama Lidia Kamiew dan Hendrikus Kamiew diterbangkan menuju Tanah Merah, Boven Digoel untuk dimakamkan," kata Ahmad Mustofa, Senin (13/8/2018).

Selain itu, empat jenazah korban pesawat Dimonim, masih menunggu pihak keluarga untuk dimakamkan. Keempat korban meninggal itu adalah Naimus, Martina Uropmabin, Jamaludin dan Sudir Zakana.

Menurut Ahmad Mustofa, pihak maskapai pesawat Dimonim yang diwakili oleh Manager Dimonim Air, hari ini juga berencana menemui pihak keluarga korban untuk menjelaskan mekanisme terkait asuransi jiwa yang akan diterima keluarga selaku ahli waris.

Untuk diketahui, pesawat Dimonim Air hilang kontak pukul 14.17 WIT pada Sabtu, 11 Agustus 2018. Saat itu, pesawat nahas tersebut tengah terbang dalam perjalanan dari Bandara Tanah Merah, Boven Digoel ke Bandara Oksibil, Pegunungan Bintang.

Pesawat ini membawa sembilan orang penumpang termasuk kru. Seharusnya pesawat tersebut tiba di Bandara Oksibil pada 14.30 WIT.

Pesawat sempat kontak terakhir di Tower Bandara Oksibil pukul 14.17 WIT di ketinggian 7.000 kaki. Akhirnya pesawat ditemukan keesokannya pada Minggu, 12 Agustus 2018 dalam kondisi hancur, satu penumpangnya bernama Jumaidi selamat, sisanya meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesawat Dimonim Air Hilang Kontak di Papua

Pesawat Dimonim Air Hilang Kontak di Papua

News | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 19:00 WIB

YBTS Gandeng Ewindo Bina 5.051 Petani Sayur di Papua

YBTS Gandeng Ewindo Bina 5.051 Petani Sayur di Papua

Press Release | Rabu, 08 Agustus 2018 | 14:23 WIB

Pemerintah Hindari Dampak Arbitrase Freeport ke Nasib Pegawainya

Pemerintah Hindari Dampak Arbitrase Freeport ke Nasib Pegawainya

Bisnis | Rabu, 08 Agustus 2018 | 14:09 WIB

Calon DPD Terkaya Punya Rp 20 Triliun, Termiskin Berharta Rp 1

Calon DPD Terkaya Punya Rp 20 Triliun, Termiskin Berharta Rp 1

News | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 19:04 WIB

Puluhan Mahasiswa Demo di Jakarta, Minta Papua Barat Merdeka

Puluhan Mahasiswa Demo di Jakarta, Minta Papua Barat Merdeka

News | Kamis, 02 Agustus 2018 | 14:40 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×