Pemerintah Didesak Keluarkan RUU Larangan Iklan Rokok

Bangun Santoso | Lili Handayani | Suara.com

Senin, 20 Agustus 2018 | 16:26 WIB
Pemerintah Didesak Keluarkan RUU Larangan Iklan Rokok
Pemerintah didesak terbitkan RUU larangan iklan rokok. (Suara.com/Lili Handayani)

Suara.com - Sekretariat Jenderal Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PPIPM) Hafizh Syafa’aturrahman meminta presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama DPR melakukan langkah perlindung terhadap anak dari ancaman bahaya rokok yang semakin darurat di Indonesia.

Langkah perlindungah salah satunya ialah segera mensahkan RUU larangan pemasangan iklan rokok di semua media baik berupa iklan spanduk maupun tayangan di televisi.

“Kami mendorong RUU segera disahkan, tidak ada iklan rokok. Kenapa? Karena salah satu pendorong usia perokok muda karena melihat iklan yang menyesatkan seperti merokok jadi macho. Iklan olahraganya bisa menang, bentuk penyesatan," kata Hafizh di gedung dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

Menurut dia, berdasarkan penelitian, iklan promosi sponsor rokok mempengaruhi perilaku merokok dan meningkatkan prevalensi merokok pemula pada anak.

Selain itu, penerapan 100 persen kawasan tanpa rokok, harus lebih besar dilakukan sebagaimana yang menjadi komitmen Presiden Jokowi dalam program Nawa Cita.

Salah satu jalan atas situasi dararut yang tergambarkan dari berbagai kasus Rapi Ananda Pamungka seorang anak asal Sukabumi berusia 2 tahun. Anak tersebut telah mengalami kecanduan rokok dengan menghabiskan 40 batang rokok per hari.

"Perilaku merokoknya jelas mengejutkan semua pihak, Rapi saat ini dalam kondisi adiktif dan terancam kesehatannya," katanya.

Ia mengungkapkan jika kondisi Rapi bukan hal pertama di Indonesia. Perilaku kecanduan merokok pada usia balita ini merupakan hal yang sangat mengerikan.

Berdasarkan data atlas pengendalian tembakau ASEAN mengungkapkan, lebih 30 persen anak Indonesia mulai merokok sebelum berusia 10 tahun. Jumlah tersebut mencapai 20 juta anak.

Ia mengatakan Indonesia adalah salah satu negara rokok terbesar di dunia, dengan lebih dari 60 juta perokok aktif pada 2017 ini berdasarkan data Kementrian Kesehatan. Pada tahun itu pula kementerian mencatat peningkatan 8,8 persen dalam jumlah perokok muda yang berusia 10 hingga 18 tahun.

"Selain itu, harga rokok di Indonesia merupakan harga paling murah. Hal itu diperparah konsumsi rokok banyak dikonsumsi oleh keluarga miskin. Rokok juga menjadi kebutuhan nomor dua setelah beras," sebut Hafizh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Tegaskan Ma'ruf Amin Tak Perkuat Politik SARA di Pilpres

PDIP Tegaskan Ma'ruf Amin Tak Perkuat Politik SARA di Pilpres

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 15:20 WIB

Gandeng Ketua MUI, Tak Jamin Jokowi Bebas Isu Agama

Gandeng Ketua MUI, Tak Jamin Jokowi Bebas Isu Agama

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 15:00 WIB

Jokowi : Bisa Saja Nanti Indonesia Tempati 8 Besar Asian Games

Jokowi : Bisa Saja Nanti Indonesia Tempati 8 Besar Asian Games

Sport | Senin, 20 Agustus 2018 | 14:52 WIB

Joni, Siswa SMP Penyelamat Bendera Jumpa Jokowi di Istana

Joni, Siswa SMP Penyelamat Bendera Jumpa Jokowi di Istana

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 14:36 WIB

Duduk Paling Depan, Akhirnya Joni Bertemu Jokowi di Istana

Duduk Paling Depan, Akhirnya Joni Bertemu Jokowi di Istana

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 14:34 WIB

Terkini

Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina

Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:17 WIB

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:47 WIB

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB