Penjelasan Polisi dan Keheranan Sam Aliano atas Status Hukumnya

Fajarina Nurin, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 22 Agustus 2018 | 10:46 WIB
Penjelasan Polisi dan Keheranan Sam Aliano atas Status Hukumnya
Sam Aliano dan uang Rp1 miliar [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan Jayamerta, menjelaskan dasar penetapan pengusaha Sam Aliano sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Peningkatan status itu dilakukan setelah polisi mengonformasi keterangan artis Nikita Mirzani soal akun Twitter yang dianggap telah menghina mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Artis Nikita Mirzani. [suara.com/Sumarni]
Artis Nikita Mirzani. [suara.com/Sumarni]

"Seseorang yang dicemarkan pasti ada awalnya, sebabnya. Siapa yang menyebabkan Nikita merasa tercemarkan namanya, seseorang yang mengkomunikasikan menyudutkan, Nikita bilang yaitu Pak Sam Aliano. Makanya dia (Sam) dilaporkan oleh Nikita. Dasar laporan itu dijadikan oleh kita untuk memproses Sam Aliano," kata Adi saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (22/8/2018).

Menurutnya, dasar penetapan Sam sebagai tersangka tak hanya berkaitan dengan laporan Sam ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Ucapan yang disampaikan Sam melalui media elektronik juga menjadi alasan polisi menetapkan pria keturunan Turki itu sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik kepada Nikita.

"Itu kan sebenarnya materil ya. Jadi kalimat, ucapan, tulisan, yang dikeluarkan oleh yang bersnagkutan (Sam Aliano) yg menyebabkan Nikita Mirzani tercemarkan. Mau ke KPI kah, mau media kah mau ke mana saja itu enggak ada batasan, jadi bebas saja sumbernya. Nikita merasa tercemarkan ketika Sam Aliano menyampaikan hal apa terhadap dirinya. Apakah di media, bisa. Di KPI, boleh," sambungnya.

Sam Aliano (Wahyu Tri Laksono/Suara.com)
Sam Aliano (Wahyu Tri Laksono/Suara.com)

Namun, Adi belum bisa menjelaskan siapa pemilik akun Twitter yang mengatasnamakan Nikita Mirzani tersebut. Adi hanya menyampaikan bahwa penelusuran terkait hal itu baru sebatas keterangan yang disampaikan Nikita.

"Ya nanti ditanyakan, apakah itu juga dilaporkan. Kalau merasa Nikita tidak pernah membuat itu dan itu bukan merupakan akunnya, kan sudah clear," tandas Kombes Adi Deriyan Jayamerta.

Terpisah, Sam Aliano mengaku masih heran dengan keputusan polisi yang meningkatkan statusnya sebagai tersangka terkait laporan Nikita. Dia pun menyayangkan upaya polisi yang hanya meminta keterangan Nikita soal akun Twitter yang telah menghina Gatot.

Nikita Mirzani [Suara.com/Sumarni]
Nikita Mirzani [Suara.com/Sumarni]

"Pak Adi sampaikan bahwa Nikita tidak bersalah dan akun Twitter tersebut bukan miliknya dan itu berdasarkan dari kata Nikita yang bilang langsung kepada Pak Adi. Saya tanya, apakah ini dasar hukum untuk usut orang berdasarakan hanya dari katanya-katanya dan bilang? Saya percaya sama Pak Adi, bahkan juga Nikita tapi secara profesional polisi harus usut pemilik akun Twitter tersebut, siapa dia pemiliknya. Kalau pemiliknya bukan Nikita, siapa dia orangya," kata Sam Aliano saat dikonfirmasi secara terpisah.

baca juga

Lebih lanjut, Sam menyampaikan bahwa KPI masih menunggu polisi menelusuri pemilik akun Twitter untuk bisa memberikan keputusan upaya cekal kepada Nikita dari berbagai stasiun televisi.

"Jadi entah dia Nikita atau bukan, tinggal polisi sendiri yang usut, tapi KPI tidak pernah mencekal Nikita karena KPI masih menunggu polisi usut akun tersebut yang belum diproses," kata Sam Aliano.

Nikita Mirzani saat jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/8/2018).
Nikita Mirzani saat jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/8/2018).

Perseteruan Nikita dan Sam Aliano bermula saat beredarnya screenshot cuitan dari twitter Nikita Mirzani bernada hinaan terhadap Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Hinaan tersebut terkait dengan pemutaran film G30S/PKI yang dicanangkan Gatot Nurmantyo.

Atas cuitan itu, Sam akhirnya melaporkan Nikita ke KPI dan meminta agar yang bersangkutan dicekal dari semua tayangan televisi. Akibat aduan Sam, Niki, sapaan akrab Nikita Mirzani saat itu sempat diberhentikan sebagai host di salah satu stasiun televisi swasta. Beberapa kontrak kerjanya juga dinonaktifkan.

Merasa dirugikan, Nikita Mirzani melaporkan Sam ke Polda Metro Jaya pada 9 Oktober 2017. Sam dianggap telah mencemarkan nama baik lewat media elektronik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nikita Mirzani Bantah Minta Rp 5 Miliar pada Sam Aliano

Nikita Mirzani Bantah Minta Rp 5 Miliar pada Sam Aliano

Entertainment | Selasa, 21 Agustus 2018 | 15:41 WIB

Bye Dipo Latief, Nikita Mirzani Mau Balikan sama Mantan Pacar

Bye Dipo Latief, Nikita Mirzani Mau Balikan sama Mantan Pacar

Entertainment | Selasa, 21 Agustus 2018 | 13:33 WIB

Bela Jenderal, Sam Aliano Rela Dibui dalam Kasus Nikita Mirzani

Bela Jenderal, Sam Aliano Rela Dibui dalam Kasus Nikita Mirzani

Entertainment | Senin, 20 Agustus 2018 | 20:30 WIB

Sam Aliano Diperiksa Sebagai TSK, Nikita Mirzani: Alhamdulillah

Sam Aliano Diperiksa Sebagai TSK, Nikita Mirzani: Alhamdulillah

Entertainment | Senin, 20 Agustus 2018 | 13:53 WIB

Dituding Minta Duit Rp 5 Miliar, Nikita Mirzani akan Dipolisikan

Dituding Minta Duit Rp 5 Miliar, Nikita Mirzani akan Dipolisikan

Entertainment | Senin, 20 Agustus 2018 | 13:27 WIB

Polisi Periksa Sam Aliano Terkait Laporan Nikita Mirzani

Polisi Periksa Sam Aliano Terkait Laporan Nikita Mirzani

News | Senin, 20 Agustus 2018 | 09:06 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×