Gelar Kehormatan Aung San Suu Kyi Dicoret dari Britania Raya

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 23 Agustus 2018 | 09:30 WIB
Gelar Kehormatan Aung San Suu Kyi Dicoret dari Britania Raya
Aung San Suu Kyi [AFP].

Suara.com - Badan pemberian penghargaan Freedom of Edinburgh menyatakan mencabut pemberian gelar kehormatan yang telah diberikan kepada Aung San Suu Kyi pada 2005, sehubungan penolakannya untuk mengutuk kekerasan terhadap Rohingya di Myanmar. Demikian dilansir The Guardian.

Bersama pencoretan ini, telah ada tujuh gelar dari Britania Raya yang diambil kembali darinya kurun setahun terakhir. Selain Freedom of Edinburgh, masih ada Oxford, Newcastle-upon-Tyne, dan Glasgow. Ditambah pencabutan status Honourary President dari LSE Union dan UNISON.

Sementara dari luar Britania Raya, profil gelar tinggi yang dicabut dari istri pakar pendidik Universitas Oxford, almarhum Michael Aris ini adalah Penghargaan Elie Weisel, Museum Holocaust Amerika Serikat, dianugerahkan pada 2012.

Pemberian penghargaan dari Freedom of Edinburgh sendiri diberikan pada 2005, sebagai tanda hormat kepada peraih Nobel Perdamaian 1991 itu. Aung San Suu Kyi dinilai memiliki peran demikian besar dalam memperjuangkan perdamaian dan demokrasi di Myanmar (saat itu Burma) meski berstatus tahanan rumah.

Saat itu, wakil panitia penghargaan, Lord Provost of Edinburgh membandingkan Suu Kyi dengan Nelson Mandela, dan menyatakannya sebagai simbol perlawanan terhadap penindasan lewat cara damai atau non-kekerasan.

Kini, Aung San Suu Kyi yang telah menjadi konselor di Myanmar berulang kali menolak berbicara tentang tindak kekerasan oleh militer terhadap Rohinga di negara bagian Rakhine. Ia menyalahkan terorisme serta melakukan kritik kepada dunia luar yang hanya ingin memilih permasalahan dalam negeri bangsanya.

Lord Provost Edinburgh yang sekarang, Frank Ross, telah menulis surat kepada Aung San Suu Kyi pada tahun lalu, meminta keberanian dari ibu Kim Aris dan Alexander Aris itu agar memberikan izin bagi etnis Rohingya untuk kembali ke negara bagian Rakhine. Merasa tidak ditanggapi semestinya, inilah langkah terakhir: mencabut gelar kehormatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

You Make Me Feel ... Aretha Franklin Selalu Dikenang

You Make Me Feel ... Aretha Franklin Selalu Dikenang

Entertainment | Jum'at, 17 Agustus 2018 | 18:15 WIB

Korea Utara Kecam Amerika Serikat, Kemesraan ini Sudah Berlalu

Korea Utara Kecam Amerika Serikat, Kemesraan ini Sudah Berlalu

News | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 10:00 WIB

Angka Kemiskinan di Amerika Serikat Hanya 3 Persen

Angka Kemiskinan di Amerika Serikat Hanya 3 Persen

Bisnis | Kamis, 02 Agustus 2018 | 08:07 WIB

Terkini

Malam Takbiran, Masyarakat Mulai Padati Bundaran HI Meski Cuaca Masih Diguyur Hujan

Malam Takbiran, Masyarakat Mulai Padati Bundaran HI Meski Cuaca Masih Diguyur Hujan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:56 WIB

Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Lemparan Petasan, Wali Kota Jakbar: Ini Berbahaya

Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Lemparan Petasan, Wali Kota Jakbar: Ini Berbahaya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:48 WIB

Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang

Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:03 WIB

Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran

Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:50 WIB

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:05 WIB

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:38 WIB

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:33 WIB

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:24 WIB

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:11 WIB

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:58 WIB