Mengenaskan, Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangtritis

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 Agustus 2018 | 12:15 WIB
Mengenaskan, Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangtritis
Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangtritis. (Antara)

Suara.com - Petugas Polisi Air Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta dan Tim SAR Kabupaten Bantul menerjunkan tiga mobil jenis jeep untuk menarik badan ikan diperkirakan berjenis hiu tutul yang terdampar di Parangkusumo, Pantai Parangtritis, Senin (27/8/2018). Tiga kendaraan segala medan tersebut diikatkan dengan sebuah tali panjang yang pada ujung tali diikatkan pada ekor ikan.

Ikan itu sudah tidak bernyawa setelah beberapa jam terdampar di Pantai setempat.

Akan tetapi kendaraan tersebut tidak mampu menderek ikan dengan berat diperkirakan lebih dari satu ton tersebut, bahkan tali tambang yang digunakan menarik ikan sempat putus karena tidak kuat menarik.

Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangtritis. (Antara)
Hiu Tutul Terdampar di Pantai Parangtritis. (Antara)

Selanjutnya, jajaran Polair dan SAR Pantai Parangtritis dibantu relawan terus berupaya menarik ikan hiu tersebut namun hingga pukul 09.50 WIB badan ikan sepanjang empat meter tersebut masih dibiarkan di tepi pantai.

"Kami memang tidak mempunyai alat untuk evakuasi, bahkan di Indonesia ini tidak ada alat, makanya ditarik pakai tali," kata Komandan SAR Pantai Parangtritis Muhammad Arif Nugraha.

Menurut dia, ikan hiu tutul tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 04.30 WIB saat sedang beraktifitas di pantai dan kemudian langsung melaporkan ke SAR, setempat.

"Dari laporan itu kemudian kami tidaklanjuti, kita cek dan ternyata benar apa yang dilaporkan, bahwa ada seekor ikan terdampar," katanya.

Namun demikian, kata dia, pihaknya sampai saat ini belum bisa memastikan jenis ikan tersebut, namun secara fisik memang menyerupai hiu yang terdapat warna titik-titik putih di bagian badan ikan tersebut.

"Kalau jenis ikannya secara pasti kami belum tahu, termasuk kenapa terdampar. Namun kalau panjangnya sekitar empat meter dengan lebar sekitar satu meter. Beratnya sekitar satu ton," katanya.

baca juga

Ia mengatakan saat ditemukan warga dan dilaporkan ke teman-teman SAR ikan tersebut masih dalam keadaan hidup, akan tetapi selang beberapa waktu kemudian ikan tersebut mati.

"Waktu kami ke sini ikan masih hidup, tetapi sekitar satu jam kemudian atau mulai ada matahari terbit insang sudah tidak begerak, saat ini sudah tidak bernyawa," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunungan Grebeg Besar, Tradisi Idul Adha di Yogyakarta yang Unik

Gunungan Grebeg Besar, Tradisi Idul Adha di Yogyakarta yang Unik

Lifestyle | Rabu, 22 Agustus 2018 | 20:45 WIB

Asyik Mesum di WC Taman Kota, 2 Pelajar SMK Digerebek Warga

Asyik Mesum di WC Taman Kota, 2 Pelajar SMK Digerebek Warga

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 20:17 WIB

Mau Wudu Siswi SMP Malah Telan Jarum Jilbab, Terpaksa Dioperasi

Mau Wudu Siswi SMP Malah Telan Jarum Jilbab, Terpaksa Dioperasi

News | Kamis, 16 Agustus 2018 | 14:06 WIB

Ini Pesan Terduga Teroris AS pada Adiknya Sebelum Dicokok Densus

Ini Pesan Terduga Teroris AS pada Adiknya Sebelum Dicokok Densus

News | Selasa, 07 Agustus 2018 | 21:01 WIB

Mataram Kembali Diguncang Gempa, Warga Panik Berlarian

Mataram Kembali Diguncang Gempa, Warga Panik Berlarian

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 23:59 WIB

Terkini

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

×