Tanpa Bukti, Donald Trump Tuduh Cina Retas Email Hillary Clinton

Fajarina Nurin, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 30 Agustus 2018 | 06:08 WIB
Tanpa Bukti, Donald Trump Tuduh Cina Retas Email Hillary Clinton
Presiden Donald Trump memberikan pidato tentang Suriah di Gedung Putih, Rabu (13/4/2018) [AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali membuat heboh. Pada Rabu (29/8/2018) melalui kicauan Twitternya Trump tiba-tiba menuduh Cina meretas email dari kandidat presiden Demokrat Hillary Clinton pada masa pilpres 2016.

“Email Hillary Clinton, yang di dalamnya banyak informasi rahasia, telah diretas oleh Cina. Langkah selanjutnya sebaiknya dilakukan oleh FBI & DOJ atau, setelah semua kesalahan mereka (Comey, McCabe, Strzok, Page, Ohr, FISA, Dirty Dossier dll), kredibilitas mereka akan pudar selamanya!" kata Donald Trump.

Namun, tuduhan itu tak disertai dengan bukti. Pada April 2017, Trump juga pernah melayangkan tuduhan serupa ke Cina, namun peretasan diarahkan ke pejabat Demokrat. Saat itu, Trump juga tidak memberikan bukti.

Sebelumnya, pejabat intelijen AS menuduh Rusia meretas email politisi Partai Demokrat dengan tujuan mencampuri pilpres 2016.

Menanggapi tuduhan Donald Trump, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying, mengatakan tuduhan semacam itu bukanlah hal baru.

"Ini bukan pertama kalinya tuduhan itu ada. Cina adalah pembela cybersecurity yang gigih. Kami dengan tegas menentang dan menindak segala bentuk serangan internet dan pencurian berkas rahasia," ungkap Hua Chunying, tanpa spesifik merujuk Donald Trump atau Hillary Clinton.

Pejabat intelijen AS mengatakan bahwa Rusia berada di balik peretasan email petinggi Partai Demokrat dalam pemilihan presiden 2016.

Pengadilan federal AS telah mendakwa 12 perwira intelijen Rusia pada bulan Juli atas tuduhan meretas jaringan komputer milik Clinton dan Partai Demokrat.

Penasihat Khusus Robert Mueller sedang menyelidiki peran Rusia dalam pemilu 2016 dan apakah Donald Trump bersekongkol dengan Moskow saat berkampanye. Rusia membantah tuduhan ikut campur dalam pemilihan Presiden AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesal, Donald Trump Ancam Facebook, Google, dan Twitter

Kesal, Donald Trump Ancam Facebook, Google, dan Twitter

News | Kamis, 30 Agustus 2018 | 05:59 WIB

Ini Sosok Li Hui, Perempuan Tionghoa yang Dibunuh Sadis di Hotel

Ini Sosok Li Hui, Perempuan Tionghoa yang Dibunuh Sadis di Hotel

News | Rabu, 29 Agustus 2018 | 12:18 WIB

Viral di Twitter, Video Bayangan di Cermin Bergerak Lebih Cepat

Viral di Twitter, Video Bayangan di Cermin Bergerak Lebih Cepat

Tekno | Selasa, 28 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Kuasa Hukum Rizieq Shihab Sebut Mahfud MD Mudah Dibohongi Hoax

Kuasa Hukum Rizieq Shihab Sebut Mahfud MD Mudah Dibohongi Hoax

News | Selasa, 28 Agustus 2018 | 08:22 WIB

Cina Juara eSports AOV di Asian Games 2018

Cina Juara eSports AOV di Asian Games 2018

Tekno | Senin, 27 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Berkat #BukaSuspendAkunCakImin, Cak Imin Berkicau Lagi

Berkat #BukaSuspendAkunCakImin, Cak Imin Berkicau Lagi

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 10:52 WIB

Terkini

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:17 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:15 WIB

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:12 WIB

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:10 WIB

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

×