Mardani: Pejabat Negara Masuk Tim Kampanye Abaikan Etika Publik

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 04 September 2018 | 15:34 WIB
Mardani: Pejabat Negara Masuk Tim Kampanye Abaikan Etika Publik
Nama Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyayangkan beberapa pejabat negara yang masuk ke dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan bakal capres-cawapres, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Menurutnya, para pejabat negara itu telah mengabaikan etika publiknya.

Mardani menjelaskan, sikap para pejabat negara yang diketahui sering hadir dalam pertemuan TKN Jokowi-Ma'ruf Amin sangat wajar karena posisi Jokowi kini sebagai petahana. Namun ia meminta kepada seluruh pejabat publik tersebut untuk tetap menjunjung netralitasnya.

"Kami sedih kalau makin banyak yang seperti ini. Seruannya kepada semua pejabat publik hendaknya menjaga etika publik selama masih mendapatkan seluruh fasilitas dari publik hendaknya berlaku netral," ujar Mardani di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Selasa (4/9/2018).

Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR itu, percuma apabila hal tersebut terus dikritik atau diprotes, karena tidak akan ada respon yang datang dari pihak Istana. Oleh karena itu, Mardani lebih menyerahkan kepada seluruh masyarakat untuk menilai.

"Kalau ini, kita teriak kayak apapun itu dikembalikan kepada moralitas. Satu saja yang kita angkat monggo publik benar-benar memperhatikan bab ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seorang Kyai Jadi Ketua Timses Jokowi - Ma'ruf Amin se-Pulau Jawa

Seorang Kyai Jadi Ketua Timses Jokowi - Ma'ruf Amin se-Pulau Jawa

News | Selasa, 04 September 2018 | 15:31 WIB

Kumpulkan 80 Perwira TNI-Polri di Istana, Ini Dua Pesan Jokowi

Kumpulkan 80 Perwira TNI-Polri di Istana, Ini Dua Pesan Jokowi

News | Selasa, 04 September 2018 | 14:50 WIB

Soroti Tim Kampanye Jokowi, Gerindra: Sudah Putus Urat Malunya

Soroti Tim Kampanye Jokowi, Gerindra: Sudah Putus Urat Malunya

News | Selasa, 04 September 2018 | 11:36 WIB

Bonus Asian Games, Atlet Anak Pekerja Migran Diberi Rp 50 Juta

Bonus Asian Games, Atlet Anak Pekerja Migran Diberi Rp 50 Juta

Sport | Selasa, 04 September 2018 | 09:20 WIB

Pejabat Istana Teten Masduki Ikut Rapat dengan Timses Jokowi

Pejabat Istana Teten Masduki Ikut Rapat dengan Timses Jokowi

News | Senin, 03 September 2018 | 23:55 WIB

Terkini

Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis

Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:01 WIB

Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya

Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:58 WIB

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:41 WIB

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:27 WIB

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:02 WIB

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:57 WIB

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:52 WIB

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:51 WIB

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:48 WIB

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:43 WIB