Dijanjikan Kerja di Jakarta, Gadis Sukabumi Tersesat di Malaysia

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 06 September 2018 | 07:51 WIB
Dijanjikan Kerja di Jakarta, Gadis Sukabumi Tersesat di Malaysia
Ilustrasi korban perdagangan manusia. [shutterstock]

Suara.com - Entin Sutini, warga Kampung Kadupugur, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga menjadi korban perdagangan manusia atau human trafficking. Gadis belia itu diduga 'dijual' ke Selangor, Malaysia.

"Saya menemukan anak berusia 16 tahun yang tersesat di daerah Selangor dan kebingungan, ternyata setelah ditanya perempuan ini warga Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung," kata Neneng Wulan, warga Pangsapuri Seri Jasa Blok A 01-03, Taman Sungai Besi Indah, Seri Kembangan Belakong, Selangor, Malaysia, melalui pesan yang diterima wartawan seperti dilansir Antara, di Sukabumi Rabu (5/9/2018).

Kebetulan Neneng juga dari Sukabumi, namun sekarang tinggal di Malaysia. Dia ikut suami bekerja di Negeri Jiran itu.

Menurutnya, Entin bisa masuk ke Malaysia karena dibawa oleh orang yang baru dikenalnya melalui media sosial Facebook. Awalnya gadis belia ini ditawari bekerja di DKI Jakarta namun ternyata dibawa ke Malaysia.

Saat ditemukan, kondisinya memang memprihatinkan. Neneng pun memutuskan untuk menampung sementara gadis ini di rumahnya yang ada di Selangor. Selain itu, Entin pun dibantu untuk membuat video aduan agar bisa kembali lagi pulang ke kampung halamannya di Sukabumi.

Setiap harinya, anak putus sekolah ini menangis dan ingin pulang ke keluarganya. Karena itu pihaknya mencoba menghubungi wartawan melalui pesan inbox di Facebook. Ia berharap, Pemkab Sukabumi bisa membantu memulangkannya.

"Mudah-mudahan ada jalan keluarnya agar anak ini bisa segera pulang ke keluarganya di Indonesia," katanya.

Entin mengatakan, selama 'dijual' oleh orang yang baru dikenal ke majikannya di Malaysia dirinya mendapatkan perlakukan tidak baik seperti hanya diberikan kamar kecil yang disatukan dengan hewan peliharaan milik majikannya.

Hingga akhirnya ia melarikan diri dengan berjalan kaki ke Johor bersama tiga orang Bangladesh. Hingga akhirnya ia ditemukan Neneng yang juga berasal dari Sukabumi.

"Saya bisa masuk ke Malaysia oleh orang yang baru dikenal. Awalnya ditawari bekerja di Jakarta tetapi ternyata malah dibawa ke Malaysia. Saya ingin pulang dan bertemu lagi dengan orang tua di Kampung Kadupugur," ujar Entin.

Di tempat terpisah, Oden, ayah korban mengatakan, awalnya Entin minta izin untuk bekerja di Cengkareng, Jakarta Barat, untuk menjadi pengasuh bayi atau baby sister. Dia pun sempat mengantarnya hingga Pasir Malang.

"Anak saya membawa baju cukup banyak karena pastinya akan tinggal di Jakarta untuk menjadi baby sister, ternyata saya mendapatkan informasi dari wartawan, Entin sekarang malah ada di Malaysia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indekos Wanita Pemakai Cadar Meledak, Polisi Bilang Bukan Bom

Indekos Wanita Pemakai Cadar Meledak, Polisi Bilang Bukan Bom

News | Selasa, 04 September 2018 | 16:17 WIB

Ledakan di Indekos Wanita Bercadar, Ada Buku You are Dead

Ledakan di Indekos Wanita Bercadar, Ada Buku You are Dead

News | Selasa, 04 September 2018 | 13:18 WIB

Duarr... Benda Meledak di Indekos Cikembar Sukabumi, Warga Panik

Duarr... Benda Meledak di Indekos Cikembar Sukabumi, Warga Panik

News | Selasa, 04 September 2018 | 13:06 WIB

Malaysia Terapkan Hukuman Cambuk Bagi Pasangan Lesbian

Malaysia Terapkan Hukuman Cambuk Bagi Pasangan Lesbian

News | Selasa, 04 September 2018 | 06:17 WIB

Banyak Kekurangan, Fakhri Terus Benahi Timnas Indonesia U-16

Banyak Kekurangan, Fakhri Terus Benahi Timnas Indonesia U-16

Bola | Senin, 03 September 2018 | 19:27 WIB

Terkini

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:57 WIB

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:55 WIB

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:50 WIB