Dituduh Akal-akalin Alogaritma, Ini Jawaban Twitter

Dythia Novianty

Kamis, 06 September 2018 | 07:43 WIB
Dituduh Akal-akalin Alogaritma, Ini Jawaban Twitter
CEO Twitter, Jack Dorsey dalam rapat dengar pendapat dengan senat AS. [AFP]

Suara.com - CEO Twitter Jack Dorsey telah mengatakan kepada anggota parlemen AS bahwa algoritma perusahaan tidak selalu "tidak memihak".

Dia mengatakan platform "tidak adil" mengurangi keterlihatan 600.000 akun, termasuk beberapa anggota Kongres.

Tetapi dia tidak dapat segera mengatakan apakah mayoritas dari mereka adalah Republik, Demokrat atau sebaliknya.

Dorsey diminta keterangannya oleh senator atas tuduhan bahwa Twitter menyensor suara konservatif. Beberapa Partai Republik, termasuk Presiden AS Donald Trump, menuduh Twitter bias dan hal ini dibantah perusahaan.

"Twitter tidak menggunakan ideologi politik untuk membuat keputusan apa pun, baik terkait dengan pemberian peringkat pada layanan kami atau bagaimana kami menegakkan aturan kami," kata Dorsey.

Namun, dia mengatakan perusahaan telah membuat kesalahan.

Pada hari Rabu (5/9/2018) waktu setempat, Departemen Kehakiman AS mengatakan akan menyelidiki kekhawatiran yang berkembang bahwa perusahaan-perusahaan ini dapat menodai persaingan dan dengan sengaja menghambat kebebasan berpendapatdi platform mereka.

Tuduhan penyensoran dipicu ketika Twitter menambahkan "filter kualitas" ke platform dan hasil pencariannya.

Beberapa pengguna memperhatikan bahwa tweets mereka tidak lagi muncul dalam hasil pencarian dan beranggapan bahwa konten mereka disembunyikan.

baca juga

Dorsey mengatakan kepada senator bahwa platform menggunakan "ratusan sinyal" untuk memutuskan apa yang harus ditunjukkan, menurunkan peringkat dan menyaring.

"Kami tidak melarang siapa pun berdasarkan ideologi politik," katanya.

Dia menjelaskan bahwa algoritma telah bertindak pada perilaku orang yang mengikuti akun, sehingga beberapa politisi dihukum karena perilaku pengikut mereka.

"Itu tidak adil. Kami memperbaikinya", kata Dorsey.

Namun, beberapa senator dalam dengar pendapat mengatakan penyelidikan itu membuang-buang waktu.

Demokrat Paul Sabanes mengatakan, sidang itu dipicu oleh teori konspirasi negara yang disodorkan oleh presiden. Sementara rekan Demokrat Jerry McNerney mengatakan, itu adalah upaya oleh Partai Republik untuk memotivasi pemilih mereka.

"Presiden Trump dan banyak Republikan telah menjajakan teori konspirasi tentang Twitter dan platform media sosial lainnya untuk menyiapkan basis dan penggalangan dana mereka," kata Frank Pallone, seorang Demokrat.

Pallone mengatakan, Twitter tidak dapat dituduh bias anti-konservatif sementara itu memungkinkan Presiden Trump untuk menggunakannya untuk tweet dan menyebarkan informasi yang salah. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Twitter Uji Fitur Baru Status Online dan Thread Bisa Dibalas

Twitter Uji Fitur Baru Status Online dan Thread Bisa Dibalas

Tekno | Selasa, 04 September 2018 | 13:45 WIB

5 Cuitan Bertagar Recehkan Twitter Ala Warganet Ini Bikin Ngakak

5 Cuitan Bertagar Recehkan Twitter Ala Warganet Ini Bikin Ngakak

Tekno | Selasa, 04 September 2018 | 14:15 WIB

Tautan Postingan Twitter di Facebook akan Hilang Sementara

Tautan Postingan Twitter di Facebook akan Hilang Sementara

Tekno | Jum'at, 31 Agustus 2018 | 12:45 WIB

Politisi Demokrat Laporkan 3 Akun Twitter ke Bareskrim Polri

Politisi Demokrat Laporkan 3 Akun Twitter ke Bareskrim Polri

News | Kamis, 30 Agustus 2018 | 10:11 WIB

Tips Nyaman dan Aman Sosialisasi di Twitter

Tips Nyaman dan Aman Sosialisasi di Twitter

Tekno | Rabu, 22 Agustus 2018 | 14:15 WIB

Hore! Twitter Lite Sudah Bisa Diunduh di Indonesia

Hore! Twitter Lite Sudah Bisa Diunduh di Indonesia

Tekno | Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:11 WIB

Terkini

Hidden Gem Dekat Jakarta! 4 Tempat Wisata Paling Hits untuk Isi Liburan Akhir Pekan

Hidden Gem Dekat Jakarta! 4 Tempat Wisata Paling Hits untuk Isi Liburan Akhir Pekan

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:17 WIB

4 Day Cream Anti-Aging Martha Tilaar untuk Atasi Kerutan Usia 50 Tahun ke Atas

4 Day Cream Anti-Aging Martha Tilaar untuk Atasi Kerutan Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bentuk Apresiasi, SPX Express Beri Hadiah Umrah untuk 10 Kurir Berprestasi

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Mengapa Botoh Pilkades Sulit Diberantas dan Bagaimana Mereka Merusak Demokrasi Desa?

Mengapa Botoh Pilkades Sulit Diberantas dan Bagaimana Mereka Merusak Demokrasi Desa?

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bukan dari Iklan! Media Lokal Yogyakarta Ini Bertahan Hidup Lewat Event dan Konten, Begini Taktiknya

Bukan dari Iklan! Media Lokal Yogyakarta Ini Bertahan Hidup Lewat Event dan Konten, Begini Taktiknya

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Rumor Naturalisasi Taisei Marukawa Bikin Lawan-lawan Timnas Indonesia Ketar-ketir

Rumor Naturalisasi Taisei Marukawa Bikin Lawan-lawan Timnas Indonesia Ketar-ketir

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang

Peringatan Dini BMKG, 13 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Diterpa Angin Kencang

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Belanja Dini Hari Tumbuh 40,5 Persen, Brand F&B Punya Peluang Menjangkau Konsumen di Luar Jam Sibuk

Belanja Dini Hari Tumbuh 40,5 Persen, Brand F&B Punya Peluang Menjangkau Konsumen di Luar Jam Sibuk

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamine di Belawan Sudah Dipantau Aparat Sejak Agustus

Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamine di Belawan Sudah Dipantau Aparat Sejak Agustus

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:56 WIB

AFC Dukung Infantino Kembali Pimpin FIFA, Padahal Sempat Berseteru soal Proyek Rp71,8 Triliun

AFC Dukung Infantino Kembali Pimpin FIFA, Padahal Sempat Berseteru soal Proyek Rp71,8 Triliun

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:55 WIB

×