Saluran PLTU Paiton Putus, Sebagian Jawa-Bali Mati Lampu

Bangun Santoso

Kamis, 06 September 2018 | 08:36 WIB
Saluran PLTU Paiton Putus, Sebagian Jawa-Bali Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu. (Shutterstock)

Suara.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah melakukan penormalan akibat gangguan pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 KV Paiton-Grati yang mengakibatkan putusnya saluran dari PLTU Paiton dan PLTU Pacitan ke sejumlah wilayah di Area Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Bali.

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, hal ini akibat adanya gangguan sistem 500 KV Pacitan-Grati, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan untuk wilayah Bali sebagian besar sudah mulai Normal," kata Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Sebelumnya gangguan sistem kelistrikan Jawa Bali pada PLTU Paiton yang terjadi membuat pasokan listrik di Bali berkurang.

Meskipun secara umum kondisi kelistrikan di Bali sudah berangsur normal, Made mengatakan namun untuk antisipasi beban puncak, PLN menghimbau agar warga bisa mengurangi pemakaian listrik untuk sementara waktu.

Dengan demikian diharapkan mampu membantu menekan defisit daya yang mungkin terjadi hari ini serta dapat mengurangi dampak pemadaman.

Sementara di Jawa Timur, Made menjelaskan, upaya menekan pemadaman dilakukan dengan cara melokalisiasi daerah yang mengalami gangguan sehingga tidak memperburuk kondisi yang terjadi.

"Upaya terus dilakukan dengan menormalkan kembali jalur yang terganggu agar energi listriknya dapat dialirkan kembali," katanya seperti dilansir Antara.

Hingga Rabu sore (5/9) sebanyak 38 Gardu Induk 150 kV yang ada di Jawa Timur seluruhnya sudah bisa masuk sistem dan mensuplai energi listrik ke pelanggan.

"Pada pukul 22.18 WIB (5/9) Jawa Timur sudah normal," ujar dia.

baca juga

Sementara itu, Jawa Barat terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV Paiton - Grati 1, 2 mengakibatkan sebagian kecil daerah juga mengalami pemadaman, yakni di sekitar Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

"Namun pada malam ini daerah-daerah yang terkena dampak pemadaman sudah berangsur pulih," katanya.

Pemadaman juga terjadi di sebagian kecil di sejumlah tempat di Jawa Tengah, PLN terus berupaya meminimalisir dan melokalisasi dampak dari pemadaman tersebut.

Untuk informasi dan pengaduan pelanggan mengenai kelistrikan dapat menghubungi Contact Center PLN 123 melalui telepon ke (kode area), Facebook PLN 123, Twitter @pln_123, email [email protected] dan aplikasi PLN Mobile.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harley-Davidson Beri Sinyal Akan Segera Luncurkan Motor Listrik

Harley-Davidson Beri Sinyal Akan Segera Luncurkan Motor Listrik

Otomotif | Rabu, 05 September 2018 | 15:00 WIB

Lumpuh Usai Liburan di Bali, Pria Ini Kena Penyakit Langka

Lumpuh Usai Liburan di Bali, Pria Ini Kena Penyakit Langka

Health | Rabu, 05 September 2018 | 14:00 WIB

Kurangi Beban Impor, Pemerintah Tunda Proyek Listrik 15.200 MW

Kurangi Beban Impor, Pemerintah Tunda Proyek Listrik 15.200 MW

Bisnis | Selasa, 04 September 2018 | 22:15 WIB

Kabar Menarik : Vespa Listrik Siap Dipasarkan 2019

Kabar Menarik : Vespa Listrik Siap Dipasarkan 2019

Otomotif | Minggu, 02 September 2018 | 13:00 WIB

Intip Kesakralan Pernikahan Anggun C Sasmi Gunakan Adat Bali

Intip Kesakralan Pernikahan Anggun C Sasmi Gunakan Adat Bali

Entertainment | Kamis, 30 Agustus 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×