Lumpuh Usai Liburan di Bali, Pria Ini Kena Penyakit Langka

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Rabu, 05 September 2018 | 14:00 WIB
Lumpuh Usai Liburan di Bali, Pria Ini Kena Penyakit Langka
(Shutterstock)

Suara.com - Seorang lelaki asal Australia bernama Craig Hardy lumpuh setelah liburan di Bali, Indonesia, karena terserang penyakit langka. Craig awalnya mengira ia menderita Bali Belly, kondisi gangguan kesehatan umum yang menyerang saluran pencernaan, dan lazim terjadi pada wisatawan yang baru saja pulang dari Bali.

Namun pemeriksaan dokter menunjukkan Craig diketahui mengalami sindrom Guillain-Barre, penyakit langka yang hanya menyerang sedikit orang di dunia. Craig dirawat sejak Juni 2018 lalu dan kini kondisinya semakin memburuk hingga lumpuh, tak mampu bergerak dan bernapas sendiri tanpa alat penyokong.

Sebelum sampai pada kondisi tersebut, lelaki berusia 52 tahun itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Royal Perth ketika sadar ia lumpuh dan penyakitnya semakin parah.

"Mereka membawa Craig langsung ke ruang gawat darurat dan malam itu ia lumpuh dari kepala hingga ujung kaki dan dalam koma," kata Deborah Hardy, kakak Craig, dikutip dari NY Post.

Sepuluh minggu kemudian, keluarga diberitahu bahwa Craig menderita Guillain-Barre yang membuatnya kesulitan bergerak, berekspresi dan berbicara. Tak hanya lumpuh, Craig kini hanya bisa berkomunikasi dengan menggunakan papan dan berkedip untuk mengeja kalimat.

"Dia benar-benar sadar dan terbaring di sana tetapi dia tidak dapat bergerak. Pikirannya 100 persen sempurna tetapi dia terperangkap, itu seperti dikubur hidup-hidup. Sesekali dia merasa tenggelam karena cairan di paru-parunya yang harus dipompa keluar. Tapi dia tidak bisa mengatakan apa-apa," kata Deborah lagi.

Menurut Mayo Clinic, sindrom Guillain-Barre adalah penyakit langka yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang bagian saraf.

Gejala penyakit langka ini biasanya dimulai dengan kesemutan dan lemah pada kaki serta tungkai sebelum akhirnya menyebar ke seluruh tubuh.

Masalah kemudian berkembang menjadi cara berjalan yang tidak stabil, rasa sakit yang parah, gangguan fungsi usus atau kontrol kandung kemih serta kesulitan bernapas.

Meskipun tidak diketahui apa yang menyebabkan seseorang terkena Guillain-Barre, namun penyakit langka ini sering didahului dengan penyakit menular.

Menurut Mayo Clinic, kelemahan otot dapat berkembang menjadi kelumpuhan, dan hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit langka Guillain-Barre.

Beberapa perawatan dapat membantu mengurangi gejala dan durasi penyakit langka ini. Perawatan yang dilakukan bisa membuat pasien sembuh dari lumpuh, meskipun beberapa di antaranya bisa mengalami gangguan dari waktu ke waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soroti Bocah di Aceh Lumpuh Usai Imunisasi MR, Ini Imbauan Dokter

Soroti Bocah di Aceh Lumpuh Usai Imunisasi MR, Ini Imbauan Dokter

Health | Selasa, 14 Agustus 2018 | 20:35 WIB

5 Penyakit Langka yang Mengerikan, Nomor 1 Mirip Manusia Serigala

5 Penyakit Langka yang Mengerikan, Nomor 1 Mirip Manusia Serigala

Health | Rabu, 08 Agustus 2018 | 15:45 WIB

Waspada Nyeri Leher yang Bisa Berujung Lumpuh!

Waspada Nyeri Leher yang Bisa Berujung Lumpuh!

Health | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 18:42 WIB

Perempuan Ini Buktikan Penyakit Langka Bukan Halangan Jadi Model

Perempuan Ini Buktikan Penyakit Langka Bukan Halangan Jadi Model

Lifestyle | Jum'at, 03 Agustus 2018 | 13:44 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×