Bus Masuk Jurang di Sukabumi, Kemenhub: Sopir Paksakan Diri

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Minggu, 09 September 2018 | 14:44 WIB
Bus Masuk Jurang di Sukabumi, Kemenhub: Sopir Paksakan Diri
Korban tewas kecelakaan maut bus di Sukabumi tiba di Bogor, Minggu (9/9/2018) dini hari. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Kementerian Perhubungan RI mengungkapkan, bus pengangkut rombongan karyawan PT Catur Putra Jayar (diler Honda) yang masuk jurang sedalam 30 meter di Jalur Cikidang, Kampung Bantar Selang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9) sebenarnya tak laik jalan.

Direktur Jenderal Perbuhungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, kondisi bus yang tak laik jalan itu didapatkan setelah dirinya meninjau langsung ke lokasi nahas tersebut.

Kepada Suara.com Budi menerangkan, kecelakaan tersebut terjadi saat karyawan PT Catur Putra Raya Bogor berkaryawisata ke arum jeram di kawasan Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Para karyawan diberangkatkan menggunakan 5 bus.

"Nah, dari 5 bus, satu bus mengalami persoalan. Kami tidak tahu persoalannya apa, entah remnya atau apa. Tapi, si sopir bus yakin bisa berangkat. Jadinya, ada unsur si sopir memaksakan bus tak laik itu beroperasi, " kata Budi saat dihubungi, Minggu (9/9/2018).

Selanjutnya, Budi menuturkan, untuk memasuki objek wisata tersebut, pengelola menerapkan sistem kawal karena kondisi jalan menuju area arung jeram sangat terjal dan berkelok-kelok.

Tapi, sambung Budi, satu bus bermasalah itu tertinggal dari 4 rombongan yang mendapat pengawalan petugas penjaga objek wisata.

"Jadi si sopir tak tahu jalan dan medannya bagaimana. Dia (sopir) juga sedang merasa mengantuk. Nah pas belokan, dia lurus saja, menabrak gundukan tanah dan langsung terjun ke jurang 30 meter. Di situ (jalan) juga tak ada pembatas jalan," jelas dia.

Untuk diketahui, hingga saat ini, 21 orang meninggal dunia akibat kecelakaan maut tersebut. Sisanya, 14 orang luka berat dan 2 lain luka ringan. ‎

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jenazah Korban Kecelakaan di Sukabumi Dibawa ke Rumah Duka Bogor

Jenazah Korban Kecelakaan di Sukabumi Dibawa ke Rumah Duka Bogor

News | Minggu, 09 September 2018 | 06:07 WIB

Korban Meninggal Bus Masuk Jurang di Sukabumi Jadi 21 Orang

Korban Meninggal Bus Masuk Jurang di Sukabumi Jadi 21 Orang

News | Sabtu, 08 September 2018 | 20:02 WIB

Bus Pariwisata Masuk Jurang di Sukabumi, 17 Orang Meninggal

Bus Pariwisata Masuk Jurang di Sukabumi, 17 Orang Meninggal

News | Sabtu, 08 September 2018 | 17:58 WIB

Ukuran Lubang Misterius di Sukabumi Buat Panik Warga

Ukuran Lubang Misterius di Sukabumi Buat Panik Warga

News | Sabtu, 08 September 2018 | 14:33 WIB

Bus Pengangkut Rombongan Guru DKI Terjun ke Jurang, 1 Meninggal

Bus Pengangkut Rombongan Guru DKI Terjun ke Jurang, 1 Meninggal

News | Sabtu, 08 September 2018 | 06:12 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×