Andi Arief Tuduh PKS dan PAN Punya Riwayat Politik Dua Kaki

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 10 September 2018 | 14:13 WIB
Andi Arief Tuduh PKS dan PAN Punya Riwayat Politik Dua Kaki
Andi Arief bersama tim pengacara melaporkan balik relawan Kotak Adja di Polda Metro Jaya [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Politisi Senior Demokrat, Andi Arief menuduh PAN dan PKS mempunyai rekam jejak berpolitik dua kubu yang berlawanan atu politik dua kaki. Demokrat mengklaim bersih dari riwayat itu.

Hal itu dinyatakan Andi Arief menyusul tudingan Demokrat akan menjalankan politik dua kaki dengan membolehkan politisinya di Papua mendukung Jokowi - Maruf Amin. Demokrat merupakan partai koalisi Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019 mendatang.

“Dalam koalisi Gerindra, PAN, Demokrat dan PKS, yang memiliki catatan politik dua kaki adalah PAN dan PKS. PAN mengusung Prabowo Pilpres namun ikut menteri Jokowi. PKS ikut dalam kabinet SBY namun di Parlemen melawan. Demokrat tidak ada catatan, jangan khawatir,” kata Andi dalam kicauannya di Twitter, Senin (10/9/2018).

Dalam Pilpres 2019, Prabowo - Sandiaga didukung Gerindra, Prabowo - Sandiaga didukung PKS, PAN, Gerindra dan Demokrat. Andi mengatakan dalam koalisi itu Demokrat akan meyakinkan Gerindra, PAN dan PKS bahwa daerah pertempuran utama itu Jabar, Jateng, Jatim, Sumut dan Sulsel. Di sinilah jumlah pemilih besar.

“Namun kekuatan 4 partai ini jomplang terutama PAN dan PKS. Di Sumatera 4 partai ini tidak jomplang,” kata dia.

Menurut Andi, di tataran Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) di Papua, Demokrat kuat. Inilah yang menjadikan Demokrat mempertahankan sikap mendukung Jokowi di Papua.

“Namanya juga momentum Pileg dan momentum Pilpres. Kebetulan keduanya dilakukan berbarengan. Kedua-duanya sama pentingnya, tidak ada yang lebih utama. Kalau Demokrat berstrategi menang pileg sekaligus menangkan Prabowo, itu kedaulatan partai kami,” kata Andi.

“Main dua kaki: pilpres dukung Prabowo tapi ikut jadi menteri Jokowi. Mungkin Pak Daulay dari PAN lebih pas bicara itu, artinya membicarakan diri sendiri ketimbang menganggap strategi Demokrat adalah dua kaki. Perlu dicatat, Demokrat butuh pertahankan kememangan pileg di Papua,” lanjutnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hadiri Rapimnas PKS, Sandiaga Serukan Paket Hemat Kampanye

Hadiri Rapimnas PKS, Sandiaga Serukan Paket Hemat Kampanye

News | Senin, 10 September 2018 | 13:44 WIB

Unik, Korea Selatan Sambut Jokowi Ala Raja Korea Kuno

Unik, Korea Selatan Sambut Jokowi Ala Raja Korea Kuno

News | Senin, 10 September 2018 | 13:21 WIB

Didukung Bos Media di Pilpres 2019, Jokowi Kuasai Opini Publik

Didukung Bos Media di Pilpres 2019, Jokowi Kuasai Opini Publik

News | Senin, 10 September 2018 | 12:12 WIB

Siapkan Strategi Khusus, Partai Demokrat Bantah Bermain Dua Kaki

Siapkan Strategi Khusus, Partai Demokrat Bantah Bermain Dua Kaki

News | Senin, 10 September 2018 | 11:48 WIB

Izinkan Kader Dukung Jokowi, Demokrat: Papua Ini Khusus

Izinkan Kader Dukung Jokowi, Demokrat: Papua Ini Khusus

News | Senin, 10 September 2018 | 11:27 WIB

Terkini

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98

PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang

Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang

Banten | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:03 WIB

×