Ajak Ngopi Bareng, Sandiaga Minta Maaf ke Ridwan Kamil

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 15 September 2018 | 10:41 WIB
Ajak Ngopi Bareng, Sandiaga Minta Maaf ke Ridwan Kamil
Sandiaga Uno bertemu Ridwan Kamil.(Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Bakal calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Hal itu usai saling sindir perihal kepala daerah yang terlibat kampanye Pilpres 2019.

Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil bertemu di Meanwhile Coffee, Jalan Perintis, Mega Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018). Di sana mereka terlibat dalam sebuah percakapan hangat ditemani kopi khas Jawa Barat.

Saling sindir itu bermula dari perkataan Sandiaga Uno yang menyebut kepala daerah lebih baik fokus pada pembangunan daerah ketimbang turut andil dalam mendukung kandidat bakal capres-cawapres di Pilpres 2019.

Mendengar hal itu, Ridwan Kamil merespon dan meminta Sandiaga untuk bercermin. Karena itulah Sandiaga langsung ingin meminta maaf kepada pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

"Salah satu rule of the game saya adalah kalau ada kesalahpahaman, secepat mungkin diklarifikasi dan saya langsung minta ketemu, beliau kebetulan ada di Jakarta, ajak ngopi, ya, kita ngopi bareng," kata Sandiaga di Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (15/9/2018).

Menurut dia, proses klarifikasi kepada Ridwan Kamil tak lebih dari satu menit. Sisanya mereka habiskan dengan obrolan untuk menyemangati satu sama lain. Dalam kesempatan itu pula, Sandiaga sempat meminta izin karena pada kampanye nanti dirinya akan sering berkunjung ke wilayah kekuasaan Ridwan Kamil.

"Jadi, sebagai pemilik wilayah saya bilang, punten mau melintas gitu. Terus dia (Ridwan Kamil) bilang nyantai saja, terus kita karena sahabat lama, kan, saling memuji, saling mendukung, saling menghormati itulah esensi tokoh muda kita," bebernya.

Keduanya sempat menyepakati untuk tidak menggembar-gemborkan pertemuan tersebut. Hal itu dikarenakan baik Ridwan Kamil maupun Sandiaga tidak ingin masalahnya dibesarkan-besarkan media.

"Kita tidak mau dipecahbelahkan oleh media, kita tidak mau bicara di media, kita bicara langsung berdua tanpa ada liputan apa-apa dan beliau sekarang menjabat, saya pernah menjabat, ya kita saling memberikan semangat gitu, simple aja," pungkasnya Sandiaga Uno.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Bekasi Bereaksi Soal Rencana Sulap Ridwan Kamil

Warga Bekasi Bereaksi Soal Rencana Sulap Ridwan Kamil

News | Sabtu, 15 September 2018 | 05:45 WIB

Dalam Waktu Dekat, Prabowo Akan Temui Kwik Kian Gie

Dalam Waktu Dekat, Prabowo Akan Temui Kwik Kian Gie

News | Jum'at, 14 September 2018 | 22:52 WIB

Eks Koruptor Boleh Nyaleg, Sandiaga Uno : Biar Masyarakat Menilai

Eks Koruptor Boleh Nyaleg, Sandiaga Uno : Biar Masyarakat Menilai

News | Jum'at, 14 September 2018 | 22:12 WIB

Jokowi - Prabowo Berebut Suara Gusdurian, Siapa Pemenangnya?

Jokowi - Prabowo Berebut Suara Gusdurian, Siapa Pemenangnya?

News | Jum'at, 14 September 2018 | 18:24 WIB

Sandiaga Uno Sebut Tempe Setipis ATM, TKN Jokowi : Lebay

Sandiaga Uno Sebut Tempe Setipis ATM, TKN Jokowi : Lebay

News | Jum'at, 14 September 2018 | 18:17 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×