Ketua MUI Terus Diskusi Pentingnya Vaksin MR dengan MPU Aceh

Dythia Novianty | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 19 September 2018 | 07:29 WIB
Ketua MUI Terus Diskusi Pentingnya Vaksin MR dengan MPU Aceh
Ketua MUI Ma'aruf Amin. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mengatakan MUI akan mengajak Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh untuk berdiskusi perihal penolakan penggunaan vaksin campak dan rubella atau vaksin MR. Maruf menuturkan MUI, akan mengirimkan tim ke Aceh untuk mengedukasi atau memberikan pemahaman atas diperbolehkannya penggunaan vaksin Rubella kepada MPU Aceh yang merupakan unsur MUI Aceh.

"Kita akan ajak berdiskusi nanti alasan dia menolak apa, kenapa dia menolak ? Nanti, Komisi Fatwa kalau perlu kita kirim ke Aceh untuk berdiskusi membahas tentang imunisasi dan juga kebolehan menggunakan vaksin MR ini. Saya yakin nggak lama lagi ini akan selesai," ujar Ma'ruf d gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018)

Meski demikian, calon wakil presiden dari calon presiden petahana Joko Widodo meyakini MUI pusat bisa meyakinkan MPU Aceh. Sebab MPU Aceh merupakan bagian dari MUI Aceh.

"Apakah yakin bisa melunakkan MPU, saya yakin. MPU itu sebenarnya MUI Aceh kerena Aceh itu punya Undang-Undang Nangroe Aceh Darussalam, dia pakai nama MPU. Kalau di Aceh dia MPU, kalau kumpul sama MUI dia MUI. Dia punya dua baju, baju MUI dan baju MPU," kata dia.

Ma'ruf menyebut, masyarakat yang masih menolak vaksin MR merupakan kelompok yang tidak mempercayai adanya bahaya. Pasalnya, kata Ma'ruf, Indonesia sudah darurat Rubella. Karena itu harus diberikan vaksin MR.

"Orang yang tidak mau (imunisasi) itu tidak percaya, dia tidak merasa ada bahaya. Dikasih tahu ada bahaya tidak percaya. Ini memang harus ada upaya meyakinkan bahwa ada bahaya. Oleh karena itu, harus dilakukan imunisasi," ucap Ma'ruf.

Lebih lanjut, Rais Aam itu mengakui, ada keraguan dari masyarakat perihal vaksin MR. Pasalnya, kata Ma'ruf, sejak dua tahun keluarnya Fatwa MUI Nomor 4 tahun 2016 tentang imunisasi yang haram, pihaknya tidak lagi mengeluarkan fatwa kehalalan vaksin.

"Mereka ragu terhadap vaksin, dan memang karena fatwanya baru 2018 selama 2016-2018 ini mereka masih menunggu Fatwa MUI apakah vaksin itu haram atau tidak atau walaupun haram itu boleh akrena darurat. Baru 2018 kita keluarkan fatwa setelah setelah diproses kemenkes. Tapi mungkin masih ada juga orang yang belum yakin atau belum tersosialisasikan Fatwa MUI tentang kebolehan menggunakan vaksin karena situasinya darurat. Ini harus betul-betul kerja keras untuk bisa sampai dan dipahami oleh masyarakat," tutur Ma'ruf.

Ma'ruf pun menyebut vaksin MR merupakan satu-satunya vaksin yang bisa mengatasi Rubella meski tidak halal. Ia menegaskan, vaksin MR bisa digunakan lantaran Indonesia sudah darurat Rubella.

"Ini sekarang vaksin MR dari India satu-satunya vaksin yang ada untuk mengatasi Rubella dan memang tidak halal tapi boleh digunakan karena belum ada yang halal. Andaikan nanti ada yang halal tentu harus menggunakan vaksin yang halal. Imunisasinya tetap harus sampai aman tidak ada dampak buruk bagi rakyat Indonesia. Vaksinnya boleh, imunisasinya wajib. Nah ini yang akan kita sosialisasi," tandasnya.

Sebelumnya, pemberian Vaksin MR diaceh tertunda karena ada ketidaksesuaian antara Fatwa MUI dan keinginan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) yang berujung dengan dibuatkanya surat penundaan pemberian vaksin MR oleh Plt Gubernur Aceh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maruf Amin Sebut Jokowi Nyaman Didampinginya di Pilpres

Maruf Amin Sebut Jokowi Nyaman Didampinginya di Pilpres

News | Rabu, 19 September 2018 | 00:47 WIB

Maruf Amin Hormati Kwik Kian Gie yang Merapat ke Prabowo

Maruf Amin Hormati Kwik Kian Gie yang Merapat ke Prabowo

News | Rabu, 19 September 2018 | 01:00 WIB

Ketua MUI Jelaskan Latar Belakang Fatwa Mubah Vaksin MR

Ketua MUI Jelaskan Latar Belakang Fatwa Mubah Vaksin MR

Health | Rabu, 19 September 2018 | 07:05 WIB

Ketua MUI : Vaksin MR Bukan Hanya Boleh Tapi Wajib

Ketua MUI : Vaksin MR Bukan Hanya Boleh Tapi Wajib

Health | Selasa, 18 September 2018 | 20:31 WIB

Sandiaga Uno Dianggap Ulama oleh PKS, Ma'ruf Amin: Dasarnya Apa?

Sandiaga Uno Dianggap Ulama oleh PKS, Ma'ruf Amin: Dasarnya Apa?

News | Selasa, 18 September 2018 | 19:21 WIB

Ijtimak Ulama Dukung Prabowo, Ma'ruf Amin: Sama-sama Ngaku Ulama

Ijtimak Ulama Dukung Prabowo, Ma'ruf Amin: Sama-sama Ngaku Ulama

News | Selasa, 18 September 2018 | 11:36 WIB

Terkini

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB