Anies: Ada Hikmah di Balik Pencoretan Gerbong MRT, Apa?

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 24 September 2018 | 15:27 WIB
Anies: Ada Hikmah di Balik Pencoretan Gerbong MRT, Apa?
Dalam tinjauan itu Anies berharap MRT dapat beroperasi tepat waktu yaitu pada bulan Maret 2019.[Suara.com/Oke Dwi Atmaja]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta agar kontraktor bisa meningkatkan pengamanan terhadap kereta Mass Rapid Transit atau MRT yang masih disimpan di depo kawasan Lebak Bulus. Pasalnya, kereta yang baru saja dibeli itu telah menjadi sasaran aksi vandalisme oleh warga tak bertanggungjawab.

Anies mengatakan, saat ini seluruh fasilitas MRT masih dikelola oleh pihak kontraktor dan belum diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI maupun PT MRT. Sehingga segala kerusakan masih menjadi tanggungjawab kontraktor.

"Kita ingin agar para pengelola kontraktor meningkatkan keamanan supaya seluruh fasilitas di sana bisa terjaga dengan baik," kata Anies di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018).

Dengan adanya aksi vandalisme ini, Anies berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi siapapun. Sehingga pengamanan terhadap kereta MRT bisa ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

ksi vandalisme di moda transportasi di Jakarta kembali terjadi. Kali ini, sebuah kereta Mass Rapid Transit atau MRT yang sedang terparkir di area Depo di kawasan Lebak Bulus, Jakarta menjadi sasaran pelaku aksi perusakan dalam bentuk coretan grafiti. [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]
ksi vandalisme di moda transportasi di Jakarta kembali terjadi. Kali ini, sebuah kereta Mass Rapid Transit atau MRT yang sedang terparkir di area Depo di kawasan Lebak Bulus, Jakarta menjadi sasaran pelaku aksi perusakan dalam bentuk coretan grafiti. [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

"Hikmahnya adalah ini belum operasi, kita harus tingkatkan sistem pengamanan agar tidak ada lagi kejadian seperti itu," ungkap Anies.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki siapa dalang dibalik aksi vandalisme yang dilakukan di gerbong MRT itu. Dengan adanya laporan, polisi sedang mengumpulkan bukti-bukti seperti rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk bisa mengungkap identitas pelaku vandal.

Selain itu, polisi juga masih menyelidiki, apakah ada saksi-saksi yang melihat pelaku yang melakukan aksi pencoretan berbentuk tulisan grafiti di badan kereta MRT Jakarta. Dari hasil penyelidikan sementara, kata dia, aksi vandalisme di badan kereta MRT itu dilakukan kelompok remaja yang iseng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jumlah Pencoret Gerbong MRT Diduga 10 Orang, Siapa Saja?

Jumlah Pencoret Gerbong MRT Diduga 10 Orang, Siapa Saja?

News | Senin, 24 September 2018 | 15:02 WIB

Cari Pencoret Gerbong MRT, Polisi Periksa Saksi dari KAI

Cari Pencoret Gerbong MRT, Polisi Periksa Saksi dari KAI

News | Senin, 24 September 2018 | 14:53 WIB

Kapolda Metro Bentuk Tim Gabungan Memburu Pencoret Gerbong MRT

Kapolda Metro Bentuk Tim Gabungan Memburu Pencoret Gerbong MRT

News | Senin, 24 September 2018 | 14:41 WIB

Terkini

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:47 WIB

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 11:37 WIB

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 11:31 WIB

Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil

Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 11:30 WIB

Hyundai Genjot Produksi Pabrik Cikarang Lewat Perakitan Mobil Listrik Neira

Hyundai Genjot Produksi Pabrik Cikarang Lewat Perakitan Mobil Listrik Neira

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 11:30 WIB

Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut

Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 11:26 WIB

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:22 WIB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

×