Mandiri Bawang Putih 2021, Banyuwangi Jadi Sentra Pengembangan

Fabiola Febrinastri

Senin, 01 Oktober 2018 | 09:46 WIB
Mandiri Bawang Putih 2021, Banyuwangi Jadi Sentra Pengembangan
Kegiatan menanam bawang putih di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok: Kementan)

Suara.com - Demi mencapai kemandirian bawang putih pada 2021, Kabupaten Banyuwangi kini menjadi salah satu sentra pengembangan bawang putih yang dicanangkan Kementerian Pertanian (Kementan). Pada ketinggian medium sekitar 650 mdpl, lahan di sekitar kawah Ijen yang dulunya tidak produktif, kini menjelma menjadi hamparan lahan bawang putih yang subur.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikuktura, Prihasto Setyanto, saat melakukan kunjungan kerja, meninjau lokasi pengembangan bawang putih ke Banyuwangi, Sabtu (29/9/2018), menyatakan takjub melihat areal bawang putih di antara hamparan padi. Bawang putih merupakan tanaman subtropis yang tumbuh pada suhu relatif sejuk, bahkan ke arah dingin, dan butuh perngairan cukup.

"Saya lihat kuncinya di air yang melimpah. Benih sesuai anjuran dan petani yang semangat. Untuk ukuran petani pemula, hasil sementara ini sudah bagus. Masih perlu ditingkatkan lagi pemeliharaannya, supaya menghasilkan umbi ukuran besar," ujar Prihasto.

Ilustrasi tamanan bawang putih di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok: Kementan)
Ilustrasi tamanan bawang putih di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok: Kementan)

"Jangan sampai telat menyiram, karena sebagus apapun benihnya, kalau kekurangan air, umbinya tidak akan optimal," terangnya.

Kesuksesan pengembangan lahan bawang putih di Banyuwangi tak lepas dari program wajib tanam bagi pelaku usaha impor bawang putih, sebagaimana diatur dalam Permentan No. 38 tahun 2017. Disebutkan, pelaku usaha impor bawang putih wajib menanam 5 persen dari volume pengajuan impornya.

Geliat Bawang Putih di Banyuwangi
Antusiasme masyarakat Banyuwangi untuk mengembangkan bawang putih dinilai baik, lebih dari sekadar kewajiban. Banyak inisiatif yang muncul dari pengembang bawang putih di sana, baik dari perusahaan maupun para petani.

Salah satu inisiatif untuk program ini datang dari peserta wajib tanam bawang putih yang saat ini menjadi pengelola di Lijen Banyuwangi, yakni PT Sinar Padang Sejahtera (SPS). Untuk memenuhi target produksi minimal 6 ton per hektare, perusahaan ini tak segan menyiasati produksi dengan mengembangkan irigasi pipa ukuran 3 inchi, yang diambil jauh di atas lereng gunung sepanjang 6 km, atau lebih dari 1.500 batang paralon.

"Kami tarik dari sumber mata air di kaki Gunung Ranti, lalu ditampung di embung mini di lahan paling atas. Air kemudian dialirkan secara gravitasi untuk menyirami lahan bawang putih seluas 116 ha, dengan pipa-pipa lebih kecil berdiameter 2 inchi," ujar Fery, pengelola lahan PT. SPS.

Selain itu, Prihaston juga melihat program tersebut ternyata membawa dampak positif bagi petani. Para petani di sekitar lokasi menjadi terpancing untuk ikut menanam bawang putih, seperti yang terjadi di beberapa desa di Kabupaten Banyuwangi.

baca juga

Sebuah kelompok tani berinisiatif mengembangkan perkebunan bawang putih, setelah melihat langsung pertanaman milik importir PT SPS di Lijen.

Saat ini, di Kecamatan Songgon misalnya, sudah menanam 25 ha pada ketinggial 650 mdpl, yang dibantu dari kegiatan APBN 2018. Lokasinya antara lain di Desa Sragi dan Desa Bayu.

Kegiatan menanam bawang putih di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok: Kementan)
Kegiatan menanam bawang putih di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok: Kementan)

Adapun benih yang dikembangkan adalah jenis Lumbu Hijau dan Lumbu Kuning, dan rata-rata tanamanan sudah memasuki 65-75 hari.

"Setelah mendengar langsung pidato Menteri Pertanian saat berkunjung ke sana beberapa waktu lalu, kami jadi makin semangat untuk mencoba. Kami berharap, program tanam bawang putih ini terus dilanjutkan pemerintah sampai petani benar-benar berhasil," ujar Agus Supriyadi, Ketua Kelompok Tani Sawung Walik dari Desa Sragi, Kecamatan Songgon, di lereng Gunung Raung.

Sementara itu, Mohamad Khoiri, Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Banyuwangi, yang turut mendampingi kunjungan, menyebutkan, potensi lahan di Banyuwangi sebenarnya masih luas.

"Potensi lahan sementara ada sekitar 250 ha di kaki Gunung Raung, tepatnya di Kecamatan Songgon, tapi kami ingin pastikan petaninya siap dan yakin dulu, supaya ke depan tidak jadi masalah," kata Khoiri.

"Kalau ada pelaku usaha yang mau masuk Banyuwangi, kami siap bantu fasilitasi," tambahnya.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman pernah menyebutkan, secara nasional untuk swasembada bawang putih dibutuhkan pengembangan lahan seluas 60 ribu ha untuk konsumsi dan 18 ribu ha untuk perbenihan. Direktorat Jenderal Hortikultura pun menyiapkan pendampingan bagi pelaku usaha dan petani yang serius merealisasikan tanam bawang putih, terkait teknologi budidaya maupun konsultasi perbenihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lepas Jabatan di TNI, Muhammad Saleh Lebih Pilih Wamentan

Lepas Jabatan di TNI, Muhammad Saleh Lebih Pilih Wamentan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:40 WIB

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati

Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 17:28 WIB

Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku

Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:04 WIB

Awas! Ada 4 Bakteri Berbahaya di Bawang Bombai Ilegal

Awas! Ada 4 Bakteri Berbahaya di Bawang Bombai Ilegal

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 13:26 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×