Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 23 Februari 2026 | 17:28 WIB
Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati
Pedagang menimbang cabai rawit yang dijualnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (3/3/2025). .[ANTARA FOTO/Aditya Nugroho]
baca 10 detik
  • Kementan pasok 1,7 ton cabai ke PIKJ guna tekan harga Rp100 ribu/kg.
  • Target harga cabai turun ke Rp65 ribu/kg lewat subsidi distribusi.
  • IKAPPI soroti kenaikan harga daging, telur, dan minyak di awal Ramadan.

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat merespons lonjakan harga cabai rawit merah yang kian "pedas" di awal Ramadan. Sebanyak 1,7 ton pasokan tambahan digelontorkan ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta Timur, guna menekan harga yang sempat menyentuh angka Rp100.000 per kilogram.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muhammad Agung Sunusi menegaskan, intervensi ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah tren kenaikan harga belakangan ini.

"Pasokan ke PIKJ akan terus kami jaga. Champion cabai di sentra produksi siap mengirimkan cabai rawit merah secara berkelanjutan agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan tetap terpenuhi," ujar Agung dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Agung menjelaskan, harga cabai di tingkat petani sebenarnya berada di kisaran Rp50.000 per kg. Untuk mencegah harga melonjak di level konsumen, pemerintah mengandalkan program Fasilitasi Distribusi Pangan dari Bapanas guna mensubsidi biaya angkut.

Melalui skema ini, pemerintah membidik harga cabai rawit merah di pasar ritel bisa ditekan hingga ke angka Rp65.000 per kilogram.

Lonjakan harga saat ini, menurut Agung, dipicu oleh faktor cuaca ekstrem di wilayah sentra. "Curah hujan tinggi membuat petani tidak bisa melakukan pemetikan optimal. Ditambah peningkatan konsumsi jelang Ramadan, harga sempat naik. Namun kami optimistis harga segera stabil," imbuhnya.

Langkah Kementan ini menjadi krusial mengingat laporan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menunjukkan kenaikan harga pangan yang cukup merata di Jabodetabek. Sekretaris Jenderal IKAPPI, Reynaldi Sarijowan mengungkapkan, harga cabai rawit merah bahkan sempat menembus Rp108.000 per kg.

"Ini cabainya sudah pedas sekali. Bukan cuma cabai, bawang merah sudah di Rp51.000, dan bawang putih yang impor mencapai Rp42.500 per kg," beber Reynaldi.

Kementan mengklaim untuk komoditas hortikultura lainnya seperti cabai keriting hijau dan cabai besar merah saat ini masih relatif stabil di kisaran Rp25.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

20 Link Gambar Ramadan Gratis yang Bisa Di-Download untuk Konten dan Desain

20 Link Gambar Ramadan Gratis yang Bisa Di-Download untuk Konten dan Desain

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 16:03 WIB

Senja yang Kutunggu di Bulan Ramadan

Senja yang Kutunggu di Bulan Ramadan

Your Say | Senin, 23 Februari 2026 | 16:00 WIB

Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:55 WIB

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

×