Update Gempa Palu - Donggala: Korban Tewas Mencapai 1.763 Orang

Pebriansyah Ariefana

Senin, 08 Oktober 2018 | 01:44 WIB
Update Gempa Palu - Donggala: Korban Tewas Mencapai 1.763 Orang
Umat islam meninggalkan Masjid An-Nur seusai melaksanakan Salat Jumat di Biromaru, Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 1.763 korban jiwa yang terdampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah berdasarkan pembaruan data korban hingga pukul 13.00 WIB pada Minggu (7/10/2018).

"Dari 1.763 orang yang meninggal dunia, sebanyak 1.755 jenazah telah dimakamkan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers 'Update Tanggap Bencana Sulawesi Tengah' di Kantor BNPB, Jakarta, Minggu.

Sementara, berdasarkan data BNPB yang diperbarui pada Sabtu (6/10) pukul 13.00 wib sebanyak 1.649 korban meninggal dunia.

"Sampai hari ini pukul 13.00 WIB jumlah korban jiwa terus bertambah karena memang tim SAR (pencarian dan penyelamatan) gabungan yang dikoordinir oleh Basarnas terdiri dari TNI, Polri, Kementerian ESDM, relawan bahkan masyarakat juga terus melakukan pencarian korban sehingga tercatat 1.763 orang meninggal dunia," jelasnya.

Dari 1.763 orang yang meninggal dunia itu, satu di antaranya adalah warga negara Korea Selatan dan dimakamkan oleh pihak keluarganya.

Total korban jiwa itu terdiri dari 159 orang di Donggala, 1.519 orang di Kota Palu, 69 orang di Sigi, 15 orang di Paragi Moutong, dan satu orang di Pasangkayu, Sulbar.

Dari 1.519 korban meninggal dunia di Kota Palu, sebagian besar akibat diterjang tsunami dan tidak sempat menyelamatkan diri.

"Kota Palu memang paling banyak. Korban paling banyak adalah disebabkan tsunami untuk di Kota Palu," tuturnya.

Dia menuturkan, masih banyak korban di Kabupaten Sigi diperkirakan tertimbun dan belum ditemukan sampai saat ini.

baca juga

Sutopo menuturkan dari total 1.755 korban yang telah dimakamkan, sebanyak 753 jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Paboya dengan pemakaman secara massal. Kemudian, 35 dimakamkan secara massal di TPU Pantoloan.

Selanjutnya, pemakaman oleh pihak keluarga dilakukan bagi 923 jenazah. Selain itu, sebanyak 35 jenazah dimakamkan di Donggala, 8 jenazah di Biromaru, dan satu jenazah di Pasangkayu.

Selain korban meninggal dunia, terdapat juga korban yang mengalami luka berat yakni sebanyak 2.632 orang dan sedang menerima perawatan di rumah sakit. Hingga saat ini, korban hilang tercatat sebanyak 265 orang dan 152 korban tertimbun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peserta IMF World Bank Tinjau Lombok Pasca Dilanda Gempa

Peserta IMF World Bank Tinjau Lombok Pasca Dilanda Gempa

Bisnis | Minggu, 07 Oktober 2018 | 22:13 WIB

Cari Korban Gempa Palu, TNI Temukan Harta Karun Rp 1 Miliar

Cari Korban Gempa Palu, TNI Temukan Harta Karun Rp 1 Miliar

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 20:47 WIB

MUI: Bila Diizinkan, Mayat Korban Gempa Sulteng Boleh Dibakar

MUI: Bila Diizinkan, Mayat Korban Gempa Sulteng Boleh Dibakar

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 19:12 WIB

Lihat Foto Prajurit TNI di Palu, Warganet Sedih

Lihat Foto Prajurit TNI di Palu, Warganet Sedih

Tekno | Minggu, 07 Oktober 2018 | 20:15 WIB

Papa, Ikhlaslah, Tuntun Saya Baca Dua Kalimat Syahadat....

Papa, Ikhlaslah, Tuntun Saya Baca Dua Kalimat Syahadat....

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 17:29 WIB

Terkini

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 19:18 WIB

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

News | Senin, 02 November 2026 | 19:17 WIB

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif? Ini Penyebab Utamanya Menurut Aturan Terbaru!

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif? Ini Penyebab Utamanya Menurut Aturan Terbaru!

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

Sengketa Tanah Sejak 2018 Memanas di Palembang, Ketua RT dan RW Dibacok Saat Pengukuran Lahan

Sengketa Tanah Sejak 2018 Memanas di Palembang, Ketua RT dan RW Dibacok Saat Pengukuran Lahan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 19:14 WIB

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Dapur-dapur MBG Kerek Penjualan Daihatsu Gran Max hingga 20 Persen

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:10 WIB

×