Disebut Tiru Slogan Donald Trump, Begini Penjelasan Kubu Prabowo

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 12 Oktober 2018 | 12:41 WIB
Disebut Tiru Slogan Donald Trump, Begini Penjelasan Kubu Prabowo
Prabowo menggelar konferensi pers di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018). [Suara.com/Yosea Arga]

Suara.com - Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Dradjad Wibowo membantah apabila Calon Presiden Prabowo Subianto meniru tagline Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pasalnya, Prabowo-Sandiaga memiliki tagline resmi ‘Adil Makmur Bersama Prabowo-Sandiaga’.

Sebelumnya, Prabowo sempat menyebut pemimpin Indonesia harus berani meneriakan ‘Indonesia First. Make Indonesia Great Again’. Slogan atau tagline itu sebelumnya digunakan Donald Trump kala dirinya menang di Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada 2016 lalu.

“Tagline resmi Prabowo-Sandi itu, Adil Makmur Bersama Prabowo-Sandiaga. Jadi sama sekali tidak meniru Trump," kata Drajad kepada Suara.com, Jumat (12/10/2018).

Menurutnya slogan Donald Trump, 'America First. Make American Great Again' mengandung makna yang mengharuskan kepentingan nasional ditempatkan di posisi paling utama.

Ia mengatakan, ada kemiripan pemikiran yang akan dibawa oleh Prabowo-Sandiaga dengan slogan Donald Trump tersebut. Dradjad mencontohkan, pada program di bidang ekonomi Prabowo-Sandiaga sangat mementingkan kepentingan nasional dengan mewujudkan SDM yang produktif dan mampu bersaing di tingkat dunia.

“Itu akan digarap Prabowo-Sandi. SDM dijadikan sumber pertumbuhan ekonomi. Inovasi dan kreatifitas menjadi motor, baik untuk sektor ‘lama’ seperti pengolahan hasil pertanian hingga ke sektor modern seperti IT dan ekonomi digital,” ujarnya.

Dirinya kembali mencontohkan, dari negara-negara asing yang berhasil menghasilkan pengusaha-pengusaha muda dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Sementara di dalam negeri, kata dia, sosok pengusaha muda seperti pendiri Go-Jek, perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring, Nadiem Anwar Makarim.

Namun menurutnya, pemerintah kurang ‘greget’ dalam mendorong anak-anak muda untuk menjadi pengusaha-pengusaha muda yang bisa juga menguntungkan negara.

Karena hal tersebut membuat Prabowo-Sandiaga kemudian akan lebih aktif untuk menghasilkan banyaknya pengusaha muda.

baca juga

Berbicara soal meniru slogan Donald Trump, Dradjad mengatakan, hanya terdapat satu nafas yang sama antara program ekonomi Prabowo-Sandiaa dengan slogan 'Make America Great Again'.

“Bahwa kemudian itu mirip America First atau MAGA, ya memang Prabowo ini nasionalis sejati yang banyak sahabat internasionalnya," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Sesumbar Bisa Kelola Ekonomi Lebih Baik Ketimbang Jokowi

Sandiaga Sesumbar Bisa Kelola Ekonomi Lebih Baik Ketimbang Jokowi

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 11:43 WIB

Sandiaga Sambangi Pasar Imogiri, Pedagang: Gak Kenal Tuh

Sandiaga Sambangi Pasar Imogiri, Pedagang: Gak Kenal Tuh

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 10:27 WIB

Kubu Jokowi Tak Rela Tagline Prabowo 'Make Indonesia Great Again'

Kubu Jokowi Tak Rela Tagline Prabowo 'Make Indonesia Great Again'

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 08:43 WIB

Prabowo Ingatkan Pemerintah Wajib Punya Dana Cadangan yang Besar

Prabowo Ingatkan Pemerintah Wajib Punya Dana Cadangan yang Besar

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 05:00 WIB

Ratusan Santri Doakan Prabowo - Sandiaga Agar Kalahkan Jokowi

Ratusan Santri Doakan Prabowo - Sandiaga Agar Kalahkan Jokowi

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB