Dua PNS Kemenub Penembak Gedung DPR Diancam Penjara 20 Tahun

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 16 Oktober 2018 | 17:39 WIB
Dua PNS Kemenub Penembak Gedung DPR Diancam Penjara 20 Tahun
PNS Kemenhub jadi tersangka penembakan di DPR. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - IAW dan RMY, dua orang Pegawai negeri sipil atau PNS dari Kementerian Perhubungan atau Kemenhub terancam hukuman 20 tahun penjara. Mereka menjadi tersangka insiden penembakan di Gedung DPR.

Mereka dididuga melakukan latihan tembak dan proyektil peluru mereka nyasar ke ruang gedung DPR RI. kedua tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan terancam hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara.

Penetapan keduanya sebagai tersangka lantaran diduga lalai saat melakukan latihan tembak di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2018) kemarin. Dari hasil pemeriksaan IAW dan RMY ternyata merupakan pegawai negeri sipil di Kementerian Perhubungan. Nico menyampaikan ketika melakukan latihan menembak, keduanya menggunakan senjata api Jenis Glock 17 dan AKAI costum.

"Kami telah melakukan penyidikan, adanya peluru dan senjata dapat disimpulkan karena kelalaiannya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Polda Metro Jaya, Selasa (16/10/2018).

Namun, kata dia, dua peluru yang menyasar ke dua ruangan di DPR terjadi saat IAW menjajal Glock 17 dengan menggunakan alat bantu tambahan bernama switch costum.

"Mereka PNS di Kemenhub. Dua-duanya mencoba, namun saat kejadian itu IAW yang melakukan penembakan," kata dia.

Kabid Balistik, Metalurgi Forensik Puslabfor Polir Kombes Ulung Kanjaya menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan uji balistik terhadap dua proyektil peluru yang ditemukan di ruangan Komisi III DPR Fraksi Partai Gerindra Wenny Warouw dan anggota komisi VII DPR RI Bambang Heri Purnama

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, anak peluru yang ditemukan itu identik dengan senjata Glock 17 yang dipakai dua tersangka saat berlatik menembak

"Kita juga lakukan perbandingan, anak peluru di TKP berasal dari satu senjata, dari pengembangan yang dilakukan penyidik, didapatlah senjata ini, glock 17 yang dicurigai digunakan di lapangan tembak. Jarak tembak itu bisa ke lantai 13 dan 16," kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap! Penembak Gedung DPR Bukan Anggota Perbakin

Terungkap! Penembak Gedung DPR Bukan Anggota Perbakin

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 17:23 WIB

Kronologis 2 PNS Kemenhub Menembak Gedung DPR

Kronologis 2 PNS Kemenhub Menembak Gedung DPR

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 17:10 WIB

Penembakan ke Gedung DPR, 2 PNS Kemenhub Jadi tersangka

Penembakan ke Gedung DPR, 2 PNS Kemenhub Jadi tersangka

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:52 WIB

Selain Ditangkap, Polisi Sita Proyektil dan Senpi Penembak DPR

Selain Ditangkap, Polisi Sita Proyektil dan Senpi Penembak DPR

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 13:51 WIB

Penembakan di DPR, PKS: Masa Ada Peluru Nyasar ke Lembaga Negara

Penembakan di DPR, PKS: Masa Ada Peluru Nyasar ke Lembaga Negara

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 13:07 WIB

Terkini

Ekonomi Digital RI Makin Menggiurkan, Hampir 90% Pasar Iklan Bakal Beralih

Ekonomi Digital RI Makin Menggiurkan, Hampir 90% Pasar Iklan Bakal Beralih

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:18 WIB

Gus Ipul Tak Masalah Jika Ikut Disadap, tetapi Sebut Penyadapan Presiden Serius

Gus Ipul Tak Masalah Jika Ikut Disadap, tetapi Sebut Penyadapan Presiden Serius

News | Kamis, 05 November 2026 | 14:18 WIB

Jelang Nataru, Gubernur Jateng Minta Polisi dan Jaksa Awasi Permainan Harga Pangan

Jelang Nataru, Gubernur Jateng Minta Polisi dan Jaksa Awasi Permainan Harga Pangan

Jawa Tengah | Kamis, 05 November 2026 | 14:15 WIB

3 Sneakers Unerd Terpopuler untuk Gaya Harian, Brand Lokal dengan Review Bagus

3 Sneakers Unerd Terpopuler untuk Gaya Harian, Brand Lokal dengan Review Bagus

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 14:14 WIB

Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit, Inilah Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso

Ikut Ditahan Bersama Listyo Sigit, Inilah Profil Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso

Video | Kamis, 05 November 2026 | 14:10 WIB

Jadwal Pekan 9 Super League 2026/2027: Persija Jamu Persebaya, Persib Ditantang Java United

Jadwal Pekan 9 Super League 2026/2027: Persija Jamu Persebaya, Persib Ditantang Java United

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 14:10 WIB

IHSG Terancam Ambruk ke Level 3.700 Jika Skenario Buruk Ini Terjadi

IHSG Terancam Ambruk ke Level 3.700 Jika Skenario Buruk Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 14:08 WIB

Cara Pindah Data HP Lama ke HP Baru 2026, Lengkap dan Aman

Cara Pindah Data HP Lama ke HP Baru 2026, Lengkap dan Aman

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 14:05 WIB

Generasi Muda Makin Lirik Mobil Listrik, Delapan Merek Ini Jadi Pilihan Utama Milenial dan Gen Z

Generasi Muda Makin Lirik Mobil Listrik, Delapan Merek Ini Jadi Pilihan Utama Milenial dan Gen Z

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 14:05 WIB

2 Orang Meninggal Tiap 5 Menit, Kemenkes Temukan 3 Varian Baru TBC di Indonesia

2 Orang Meninggal Tiap 5 Menit, Kemenkes Temukan 3 Varian Baru TBC di Indonesia

Bali | Kamis, 05 November 2026 | 14:04 WIB

×