Israel Diam-diam Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Sulawesi Tengah

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 16 Oktober 2018 | 19:38 WIB
Israel Diam-diam Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Sulawesi Tengah
Foto udara rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa 7,4 skala Richter di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Israel diam-diam dilaporkan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, yang menewaskan lebih dari 1.400 orang tersebut.

Namun, seperti diberitakan Times of Israel, Senin (15/10/2018), Israel dan Indonesia tak memunyai hubungan diplomatik, Kementerian Luar Negeri Israel maupun kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak mengomentari hal ini.

Penolakan berkomentar itu dengan kata lain pemerintah Israel tidak mengiyakan, tapi juga tak menyangkal mengirim bantuan kepada korban gempa di Sulteng.

Sementara pada tanggal 3 Oktober 2018, Times of Israel, secara khusus memublikasikan artikel mengenai pengiriman bantuan kepada korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Donggala, dan Sigi, Sulteng.

"Israel, yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, mengirim alat purifikasi air ke  ke daerah-daerah yang terkena bencana. Bantuan itu dikirim melalui Palang Merah," tulis Times of Israel. 

Laporan itu juga mengatakan bahwa, Israel juga menyiapkan satu delegasi pekerja terlatih untuk diterjunkan ke Sulteng.

Sementara dalam acara konferensi internasioanal untuk jurnalis Kristen di Yerusalem, Minggu (14/10) akhir pekan lalu, PM Benjamin menegaskan ingin membuka hubungan diplomatik dengan Indonesia sebagai negara dengan populasi umat Muslim terbesar di dunia.

Ia menyebutkan, Indonesia merupakan negara terakhir di dunia yang belum mau membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Pernyataan tersebut merupakan jawaban Benjamin Netanyahu saat mendapat pertanyaan dari Monique Rijkers, aktivis pro-Israel dari Jakarta, dalam konferensi internasional untuk jurnalis Kristen di Yerusalem, Minggu (14/10) akhir pekan lalu.

“Indonesia sangat, sangat penting bagi kami. Itu adalah negara yang sangat penting. Ini adalah salah satu negara terakhir di dunia yang tidak memiliki hubungan terbuka dan kuat dengan Israel. Sebagian besar negara melakukannya, ” kata Netanyahu seperti diberitakan Times of Israel.

“Muslim di Indonesia lebih dari 200 juta orang. Indonesia juga memunyai puluhan juta orang Kristen. Kami ingin melihat mereka di sini. Kami ingin memiliki hubungan yang baik dengan mereka, ” tambahnya.

Dalam acara tersebut, Monique Rijkers memohon PM Benjamin Netanyahu untuk membuka perbatasan negaranya sehingga orang-orang Indonesia bisa bebas mengunjungi Tanah Suci Yerusalem.

Monique mengacu pada periode singkat awal tahun 2018,  di mana Jakarta dan Yerusalem melarang warganya mengunjungi negeri satu sama lain.

"Saya akan mengusahakan soal visa. Kita lihat, apa yang bisa saya lakukan,” kata Netanyahu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Israel Ngebet Buka Hubungan Diplomatik ke Indonesia

Ini Alasan Israel Ngebet Buka Hubungan Diplomatik ke Indonesia

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:06 WIB

JK Kasih Peluang Israel Buka Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

JK Kasih Peluang Israel Buka Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 17:53 WIB

Asian Para Games: Palestina Apresiasi Sambutan Jokowi pada Zohud

Asian Para Games: Palestina Apresiasi Sambutan Jokowi pada Zohud

Sport | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:38 WIB

Wakil Presiden NKRI dan Sekretaris Jenderal PBB Tinjau Palu

Wakil Presiden NKRI dan Sekretaris Jenderal PBB Tinjau Palu

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 07:52 WIB

Terkini

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12 WIB

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:03 WIB

PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah

PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:48 WIB

Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik

Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:47 WIB