Array

Ada Foto Dirinya Bareng DN Aidit, Begini Komentar Lucu Jokowi

Ade Indra Kusuma Suara.Com
Minggu, 21 Oktober 2018 | 02:00 WIB
Ada Foto Dirinya Bareng DN Aidit, Begini Komentar Lucu Jokowi
Presiden Jokowi saat berpidato di Kantor DPD PDI Perjuangan Panti Marhaen Jawa Tengah, Sabtu (20/10/2018). [Suara.com/Adam]

Suara.com - Isu kampanye hitam yang kerap menyerang calon presiden nomor urut satu Jokowi, diharapkan mampu ditangkal dan dijawab. Joko Widodo meminta para relawan dan simpatisan PDIP dan partai koalisi harus menjawab, dan tidak diam saja.

Terutama usai beredar gambar pentolan Partai Komunis Indonesia (PKI) DN Aidit yang tengah berpidato dan terdapat foto mirip Joko Widodo berada dalam kerumunan massa. Dalam foto yang  beredar Jokowi dituding sebagai aktivis pro PKI.

"Mengenai Jokowi itu PKI, itu harus dijawab, jangan dibiarkan. Jawaban yang mudah dan gamblang harus di sampaikan. Jangan sampai rakyat tanya apa iya?," ucap Jokowi, dihadapan para Tim Kampanye Daerah di Kantor DPD PDI Perjuangan Panti Marhaen Jawa Tengah, Sabtu (20/10/2018).

Sembari menunjukkan foto yang dimaksud dalam layar raksasa, Jokowi menjelaskan dalam foto yang diberi lingkaran merah mirip foto dirinya itu suatu kebohongan.

"Saya lahir 1961, PKI itu dibubarkan 1966. Tak ada itu aktivis PKI balita, saya baru umur 4 tahun. Saya aja masih kecil kok itu dalam foto orang dewasa," ungkap Jokowi.

Isu lainnya yang perlu dijawab lugas yakni terkait antek asing, Jokowi kerap dituding menjual aset sumber daya alam kepada pihak asing terutama hasil tambang.

Tudingan menjual blok yang kaya akan minyak bumi seperti blok Mahakam dan blok Rokan. Juga terkait divestasi kepemilikan saham mayoritas PT Freeport yang dituding sebagai akal-akalan saja.

"Antek asing, harus dijawab, antek asingnya di mana? Blok Mahakam sekarang sudah 100 persen dimiliki oleh Pertamina, dulu oleh Jepang dan Perancis. Blok Rokan, dulu Chevron dan Amerika sekarang sudah oleh Pertamina," jawab Jokowi.

"Freeport 40 tahun cuman dapat 9 persen diam aja, sekarang sudah 51 persen cukup 3,5 tahun saya bicara. Dipikir mudah, dipikir tidak ada tekanan, ya tapi Alhamdulilah bisa," lanjut Jokowi.

Baca Juga: 7 Cara Menjaring Banyak Follower di Twitter

Jokowi juga berkisah, bisa saja saat awal menjabat di tahun 2014 proses perpanjangan tambang Freeport sah ditandatanganinya hanya dalam waktu tiga minggu saja, lebih cepat dari proses negosiasi 3,5 tahun.

"2014 akhir itu harusnya teken perpanjangan, tapi apa mau dapat 9 persen saja ? tapi enggak, saya enggak mau saya mau mayoritas, ini Indonesia dan rakyat menghendaki itu. Nyatanya iya dapat. Antek asing mana dibalik itu?," tukas Jokowi. (Adam Iyasa)

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI