Mayat Bayi Berbelatung Ditemukan di Bagasi Bus Jakarta - Magetan

Reza Gunadha

Senin, 22 Oktober 2018 | 14:42 WIB
Mayat Bayi Berbelatung Ditemukan di Bagasi Bus Jakarta - Magetan
Warga Kampung Tawa Geni RT4/RW8 kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, digegerkan oleh penemuan mayat bayi, Rabu (29/8/2018). [Suara.com/Supriyadi]

Suara.com - Mayat bayi ditemukan di bagasi bus Perusahan Otobus Agam yang tengah terparkir di garasi bus Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Tengah, Minggu (21/10/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.

Jenazah orok itu sudah membusuk dan berbelatung. Kapolsek Maospati Komisaris Basuki Dwi Koranto mengatakan, keberadaan mayat orok perempuan di bagasi bus tersebut kali pertama diketahui petugas kebersihan.

Saat itu, bus jurusan Jakarta - Ponorogo selesai mengantar penumpang dan masuk ke garasi bus di Maospati. Petugas kebersihan membersihkan bus itu sebelum kembali berangkat.

Namun, saat sedang membersihkan bagian bagasi bus PO Agam itu, petugas menemukan kardus.

"Kardus itu kemudian ditarik untuk dibuka. Sebelum dibuka bau busuk menyeruak dari kardus itu," kata dia saat dihubungi Madiunpos—jaringan Suara.com, Senin (22/10/2018).

Basuki menuturkan, petugas kebersihan bus itu memanggil rekannya untuk mengecek isi kardus bersama-sama.

Saat dicek ternyata ada sesosok mayat bayi perempuan dibungkus kain putih di kardus bekas air mineral.

Kondisi mayat bayi itu sangat mengenaskan. Mayat bayi itu telah mengeluarkan bau busuk dan muncul belatung di mayat itu.

"Sudah ada belatungnya. Ini mayatnya juga kotor. Seperti habis diletakkan di tanah," ujar dia.

baca juga

Petugas kepolisian dan petugas kesehatan yang datang memeriksa bayi itu menyatakan bayi itu lahir prematur saat masih berusia sekitar tujuh bulan kandungan.

Sopir dan kernet bus itu juga tidak mengetahui siapa yang tega membuang bayi malang itu. Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan menunggu hasil autopsi dari RSUD Magetan.

"Kami belum tahu ini bayi dibuang warga Magetan atau warga mana. Masih kami selidiki," ujar Basuki.

Berita ini kali pertama diterbitkan Madiunpos.com dengan judul “Mayat Orok Ditemukan di Bagasi Bus Magetan, Kondisinya Mengenaskan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger Mayat Bayi Ditemukan di Bagasi Bus PO Bus Agam Tunggal Jaya

Geger Mayat Bayi Ditemukan di Bagasi Bus PO Bus Agam Tunggal Jaya

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 06:17 WIB

Rini Puspitawati yang Masuk Jurang Akhirnya Meninggal Dunia

Rini Puspitawati yang Masuk Jurang Akhirnya Meninggal Dunia

News | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 17:29 WIB

Keluarga Ungkap Rahasia Rini Puspitawati Sebelum Kecelakaan

Keluarga Ungkap Rahasia Rini Puspitawati Sebelum Kecelakaan

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 14:16 WIB

Dikira Tewas di Jurang, Rumah Rini Puspitawati Dibanjiri Pelayat

Dikira Tewas di Jurang, Rumah Rini Puspitawati Dibanjiri Pelayat

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 19:52 WIB

Terkini

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

×