Insiden Bendera Tauhid, GP Ansor akan Beri Pernyataan Resmi

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 24 Oktober 2018 | 10:19 WIB
Insiden Bendera Tauhid, GP Ansor akan Beri Pernyataan Resmi
Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Coumas. [Ansor News]

Suara.com - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor akan buka suara terkait pembakaran bendera tauhid oleh oknum anggota Banser NU. Rencananya PP GP Ansor akan melakukan konferensi pers di Kantor PP GP Ansor, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2018) pukul 11.00 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial yang mengundang kontroversi. Dalam video tersebut terekam aksi sejumlah anggota Banser NU yang membakar bendera berwarna hitam bertuliskan yang disebut kalimat tauhid.

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas sempat dihubungi Suara.com beberapa hari lalu. Pria yang dikenal dengan Gus Yaqut itu menyebut peristiwa itu terjadi pada acara perayaan Hari Santri Nasional di Garut, Minggu (21/10/2018).

Gus Yaqut pun mengatakan bahwa bendera yang dibakar oleh anggota Banser NU itu merupakan bendera yang terlihat sering dibawa oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Dirinya sempat membantah bahwa pihaknya membiarkan kejadian tersebut.

“Soal benar atau tidak, bendera itu yg selalu digunakan HTI di setiap kegiatan mereka. Banyak jejak digitalnya," kata Gus Yaqut.

Hingga saat ini, anggota Banser NU yang tertangkap kamera sedang melakukan pembakaran sudah diamankan pihak kepolisian. Gus Yaqut menyebut ada tiga anggota Banser NU yang masih menjalani pemeriksaan.

Aksi pembakaran itu kemudian mengundang amarah dari berbagai pihak termasuk Front Pembela Islam (FPI).

FPI mengecam adanya tindakan pembakaran bendera berkalimat tauhid oleh Banser NU Garut. FPI menilai tindakan pembakaran tersebut serupa dengan gaya PKI.

Juru bicara FPI Slamet Maarif mengatakan bahwa FPI sangat mengutuk tindakan yang dilakukan oknum anggota Banser NU tersebut. Slamet kemudian mempertanyakan pengetahuan dari para anggota Banser NU tersebut soal kalimat tauhid.

baca juga

"Ini tindakan biadab yang tidak beradab mirip gaya PKI, kami sangat mengecam dan mengutuk tindakan mereka, apa mereka tidak tahu disitu ada kalimat tauhid ? Syetan apa yang masuk ke mereka?," kata Slamet dalam keterangan resminya yang diterima Suara.com, Senin (22/10/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda Sebut Aksi Bela Tauhid Bukan Unjuk Rasa Tapi Doa Bersama

Kapolda Sebut Aksi Bela Tauhid Bukan Unjuk Rasa Tapi Doa Bersama

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 09:18 WIB

Aksi Bela Tauhid, 100 Organisasi Islam Turun ke Jalan Hari Ini

Aksi Bela Tauhid, 100 Organisasi Islam Turun ke Jalan Hari Ini

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 08:15 WIB

Pagar Nusa NU: Banser Tidak Membakar Bendera Tauhid

Pagar Nusa NU: Banser Tidak Membakar Bendera Tauhid

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 21:01 WIB

Bendera Dibakar, MUI Wacanakan Bikin Hak Paten Bendera Tauhid

Bendera Dibakar, MUI Wacanakan Bikin Hak Paten Bendera Tauhid

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 20:32 WIB

Ada Anak-anak yang Lihat Bendera Tauhid Dibakar, Kak Seto Resah

Ada Anak-anak yang Lihat Bendera Tauhid Dibakar, Kak Seto Resah

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:43 WIB

Terkini

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

×