Pagar Nusa NU: Banser Tidak Membakar Bendera Tauhid

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 23 Oktober 2018 | 21:01 WIB
Pagar Nusa NU: Banser Tidak Membakar Bendera Tauhid
Oknum Barisan Ansor Serba Guna Nahdlatul Ulama membakar bendera yang dinilai sebagai atribut HTI. [Facebook/Cep Herman Syah]

Suara.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen ikut mengomentari kasus pembakaran bendera bertuliskan tauhid, yang diduga dilakukan oleh anggota Banser NU di Garut, Jawa Barat, Minggu (21/10) akhir pekan lalu.

Pagar Nusa merupakan organisasi pencak silat Nahdlatul Ulama. Sama seperti Barisan Ansor Serba Guna, Pagar Nusa merupakan badan otonom NU.

Nabil menuturkan, insiden pembakaran bendera harus menjadi pelajaran semua pihak. Ia menyebut, kalimat tauhid seharusnya tidak digunakan sebagai alat pemecah belah bangsa.

"Harus menjadi bahan pelajaran buat kita semua. Terutama, bahwa kalimat tauhid tidak sepatutnya digunakan jadi alat pemecah belah bangsa. Salah satu kalimat thayyibah tersebut, justru seharusnya jadi alat pemersatu. Karena selain sebaik-baiknya zikir, kalimat tauhid secara subtansi juga berisi pengakuan kita bersama atas keesaan Tuhan," ujar Nabil dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/10/2018).

Nabil menilai, anggota Banser bukan membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid, melainkan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Nabil menuturkan, organisasi seperti Pagar Nusa dan semua keluarga besar NU sudah memahami mana yang benar dan yang mengandung kerusakan.

Ia menyebut pembakaran bendera tersebut, karena bendera HTI adalah batil.

"Banser membakar atribut HTI bukan kalimat tauhid. Banser seperti Pagar Nusa dan semua keluarga besar NU. Selama ini diajari memisahkan mana yang benar dan batil dalam mempertahankan NKRI. Bendera HTI adalah batil, sedang kalimat tauhid adalah haq. Penghormatan terhadap yang haq tidak pernah berkurang sedikit pun. Tetapi penindakan kepada yang batil (bendera HTI) adalah bagian pelaksanaan cinta tanah air dan bangsa," kata dia.

Tak hanya itu, Nabil menuturkan  HTI merupakan organisasi yang dilarang di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM membubarkan HTI karena bercita-cita mendirikan negara khilafah.

baca juga

Karena itu, Nabil berharap kasus pembakaran bendera tersebut dihentikan.

"Kami berharap, polemik soal ini segera dihentikan. Sebab, sekali lagi perlu kami tegaskan, kalimat tauhid tidak sepatutnya digunakan untuk memecah-belah bangsa," tandasnya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Barat masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid di sela acara peringatan hari santri nasional di Limbangan, Garut, Minggu (21/10/2018).

Polisi baru memanggil 3 saksi untuk dimintakan keterangan terkait kasus pembakaran bendera itu. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jendral Agung Budi Maryoto mengatakan, ketiga orang itu berinisial A, N, dan F.

"Kami dapat informasikan dari fakta sementara, tepatnya di Alun-laun Limbangan, ada 3 orang atas inisial A, N dan F. Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan mendalam oleh Polres Garut," ucap Agung di Mapolda Jabar, Jalan Sukarno Hatta, Bandung, Selasa (24/10/2018).

"Kami masih memproses, mengundang tim ahli, kemudian nanti gelar perkara, dan ahli yang akan menentukan. Kalau kepolisian dari tahap prapenyelidikan dan nanti penyelidikan, kami ke tahap berikutnya," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bendera Dibakar, MUI Wacanakan Bikin Hak Paten Bendera Tauhid

Bendera Dibakar, MUI Wacanakan Bikin Hak Paten Bendera Tauhid

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 20:32 WIB

Ada Anak-anak yang Lihat Bendera Tauhid Dibakar, Kak Seto Resah

Ada Anak-anak yang Lihat Bendera Tauhid Dibakar, Kak Seto Resah

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:43 WIB

Pembakaran Bendera Tauhid, Ini Komentar Tuan Guru Bajang

Pembakaran Bendera Tauhid, Ini Komentar Tuan Guru Bajang

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 18:58 WIB

Yenny Wahid Sepakat Usul Muhammadiyah Soal Pengguntingan Logo HTI

Yenny Wahid Sepakat Usul Muhammadiyah Soal Pengguntingan Logo HTI

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 18:37 WIB

Terkini

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:40 WIB

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:30 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:14 WIB

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:00 WIB

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

×