Ma'ruf Amin Yakin Politikus Sontoloyo Memang Ada di Indonesia

Kamis, 25 Oktober 2018 | 17:54 WIB
Ma'ruf Amin Yakin Politikus Sontoloyo Memang Ada di Indonesia
Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin membantah dirinya ikut berjoget dangdut. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Calon Wakil Prersiden Maruf Amin yakin jika politikus sontoloyo memang ada. Sebelumnya politikus sontoloyo diungkap pasangan calon presidennya, Joko Widodo atau Jokowi.

Maruf Amin yakin politikus sontoloyo itu ada karena Jokowi sudah mengungkapnya. Hanya saja, Maruf Amin tidak berkomentar ketika ditanya siapa kira-kira sosok politisi yang disebut sebagai politisi sontoloyo oleh Presiden Jokowi.

"Kalau pak Jokowi sudah menyebutkan itu ya tentu ada," kata Ma'ruf Amin seusai menghadiri deklarasi relawan di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (25/10/2018).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjelaskan maksud politikus sontoloyo. Kata itu sebelumnya diungkapkan Jokowi saat memberikan sambutan pada acara pembagian sertifikat hak atas tanah untuk masyarakat Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, Selasa (24/10) sore kemarin.

Jokowi menerangkan, menjelang Pemilu selau ada cara-cara yang tidak sehat untuk mencapai suatu tujuan. Dengan demikian, ia mengajak publik untuk berhati-hati karena masih ada kepentingan yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

"Jadi gini, menjelang Pemilu, ini banyak cara-cara yang tidak sehat, yang digunakan oleh politisi. Segala jurus dipakai untuk memperoleh simpati rakyat," ujar Jokowi seusai menghadiri acara di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Banten, Rabu (24/10/2018).

"Tapi (mereka menggunakan cara) yang nggak baik, sering menyerang lawan politik dengan cara-cara yang tidak beradab, juga tidak ada tata kramanya. Itu yang nggak sehat seperti itu," Jokowi menambahkan.

Menurut Jokowi, saat ini sudah tidak zamannya menggunakan cara politik 'sontoloyo' dalam kampanye untuk meraih simpati masyarakat. Mislanya, kata Jokowi, masih ada politikus yang mengadu masyarakat dengan tujuan untuk memecah belah, politk kebencian.

Lebih jauh, ia berharap mulai Pemilu 2019 pesta demokrasi di Indonesia bisa mengedepankan gagasan dan adu program.

Baca Juga: Tak Hanya Jokowi, Paloh: Soekarno Juga Pernah Sebut Sontoloyo

"Sekarang zamannya politik adu program, kontestasi program, kontetasi adu gagasan adu ide, adu prestasi, adu rekam jejak," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI