YLKI: Selama Ini Lion Air Dianggap Sering Kecewakan Konsumen

Pebriansyah Ariefana, Walda Marison

Senin, 29 Oktober 2018 | 16:56 WIB
YLKI: Selama Ini Lion Air Dianggap Sering Kecewakan Konsumen
Lokasi Lion Air jatuh. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyebut maskapai penerbangan Lion Air sering mengecewakan konsumen. Anggapan itu dilihat dari suara konsumen Lion Air sendiri.

YLKI meminta manajemen Lion Air untuk memberikan kompensasi kepada korban atau ahli waris korban atas musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT610, tujuan Jakarta-Pangkal Pinang.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi meminta Kementerian Perhubungan memastikan pihak Lion Air bertanggung penuh terhadap hak-hak keperdataan penumpang sebagai korban, terkait kompensasi dan ganti rugi.

"Bahkan manajemen Lion Air harus bisa memastikan keluarga atau ahli waris yang ditinggalkan agar masa depannya tidak terlantar, ada jaminan biaya pendidikan ataupun beasiswa untuk ahli waris yang masih usia sekolah," ujar Tulus dalam keterangan persnya, Senin (29/10/2018).

Tuntutan tersebut mengacu dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 yang menyebutkan penumpang yang mengalami kecelakaan pesawat (meninggal dunia) berhak mendapatkan kompensasi sebesar Rp1,25 miliar perorang. Selain soal kompensasi terhadap penumpang, Tulus mewakili YLKI juga meminta Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan pengawasan kepada semua maskapai.

Hal tersebut terkait pengawasan teknis dan atau performa managerial, terutama pada menajemen Lion Air.

"Pengawasan yang intentif dan mendalam sangat urgen dilakukan pada Lion Air, yang selama ini dianggap sering mengecewakan konsumennya," tambah dia.

Selanjutnya, Tulus atas nama YLKI mengucapkan dukacita yang mendalam kepada korban dan keluarga korban atas musibah tersebut.

"Jatuhnya Lion Air 610 bagaimana pun merupakan presedan buruk bagi citra penerbangan di Indonesia, yang sebenarnya sudah mulai mendapatkan apresiasi positif di dunia internasional, baik dari Uni Eropa, FAA (Federal Aviation Administration, Amerika Serikat) dan mendapatkan audit sangat tinggi dari ICAO," ujar Tulus.

baca juga

Pesawat tipe B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang telah hilang kontak pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.33 WIB.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S-107 07.16 E. Pesawat yang mengangkut 189 penumpang ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB. Pesawat sempat meminta "return to base" sebelum akhirnya hilang dari radar.

Pesawat tersebut akhirnya jatuh di perbatasan perairan Karawang dan Bekasi, tepatnya di perairan Pantai Tanjung Pakis, Desa Tanjung Pakis, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Korban Mulai Padati RS Polri Kramat Jati

Keluarga Korban Mulai Padati RS Polri Kramat Jati

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 16:45 WIB

Potongan Tubuh Korban Lion Air Dimasukkan ke 6 Kantong Mayat

Potongan Tubuh Korban Lion Air Dimasukkan ke 6 Kantong Mayat

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 16:40 WIB

7 Jenazah Korban Lion Air Jatuh Tiba di RS Polri

7 Jenazah Korban Lion Air Jatuh Tiba di RS Polri

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 16:30 WIB

Detik-detik Kapal Cari Jenazah dan Puing Lion Air di Laut

Detik-detik Kapal Cari Jenazah dan Puing Lion Air di Laut

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 16:25 WIB

Lion Air Jatuh, JK Ingatkan Penerbangan Indonesia Diawasi Dunia

Lion Air Jatuh, JK Ingatkan Penerbangan Indonesia Diawasi Dunia

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 16:23 WIB

Terkini

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

×