151 Keluarga Korban Lion Air JT 610 Sudah Tes DNA

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 30 Oktober 2018 | 11:37 WIB
151 Keluarga Korban Lion Air JT 610 Sudah Tes DNA
Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto memberikan keterangan pers terkait jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. (Suara.com/Ummy Saleh)

Suara.com - Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan, sebanyak 151 keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 sudah melakukan pemeriksaan DNA di Rumah Sakit Polri R Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/10/2018) malam.

"Dan untuk DNA ini sudah kita buka juga sampai dengan pagi ini, sudah ada 151 keluarga," ujar Ari di RS Polri, Selasa (30/10/2018).

Menurut dia, pemeriksaan DNA itu dilakukan secara bertahap lantaran tidak semua keluarga asli korban yakni orang tua, istri, suami anak belum memeriksakan DNA ke RS Polri.

"Untuk pemeriksaan DNA secara bertahap karena kegiatan ante mortem tidak semua keluarga yang datang bisa diperiksa DNA, yang pasti adalah orang tuanya atau anak korban. Ini yang sedang kita laksanakan di RS ini," kata dia.

Hingga kini, sebanyak 24 kantong jenazah sudah berada di RS Polri.

"Jadi kalau 24 bodypack itu bukan berarti isinya 24 jenazah. Satu bodypack itu isinya bisa beberapa jenazah kalau memang kondisi korban kita temukan sudah dalam keadaan hancur, tercerai berai tulang-tulang sudah lepas sehingga upaya-upaya yang dilakukan oleh tim pencarian dan evakuasi itu di Karawang kemudian dikirim kesini," Ari menjelaskan.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang hilang kontak selama tiga jam pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.33 WIB.

Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang. Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E.

Pesawat Lion Air JT 610 berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 06.10 WIB, dijadwalkan tiba di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, pada pukul 07.10 WIB.

baca juga

Pesawat tersebut mengangkut total 189 penumpang, terdiri atas 178 orang dewasa, satu anak-anak, dua bayi, dan enam awak kabin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Shock Berat, Cara Stabilkan Kejiwaan Keluarga Korban Lion Air

Shock Berat, Cara Stabilkan Kejiwaan Keluarga Korban Lion Air

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 11:34 WIB

Polda Metro akan Pidanakan Akun Sosmed Penebar Hoaks Lion Air

Polda Metro akan Pidanakan Akun Sosmed Penebar Hoaks Lion Air

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 11:25 WIB

Multibeam Echo Sounder Sonar, Alat Canggih Cari Bangkai Lion Air

Multibeam Echo Sounder Sonar, Alat Canggih Cari Bangkai Lion Air

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 11:23 WIB

Polda Kerahkan Tim Trauma Healing untuk keluarga Korban Lion Air

Polda Kerahkan Tim Trauma Healing untuk keluarga Korban Lion Air

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 11:14 WIB

Hoaks Foto Bangkai Lion Air JT 610

Hoaks Foto Bangkai Lion Air JT 610

Tekno | Selasa, 30 Oktober 2018 | 11:12 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×