3 Korban Lion Air Jatuh Hampir Teridentifikasi

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:58 WIB
3 Korban Lion Air Jatuh Hampir Teridentifikasi
Petugas mengidentifikasi identitas korban Pesawat Lion Air penerbangan JT 610 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (30/10). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri telah memeriksa 24 kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air yang dikirim ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Kepala RS Polri Komisaris Besar Polisi Musyafak mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap 24 kantong jenazah, pihaknya menemukan tiga korban identik dengan ciri-ciri fisik yang disampaikan keluarga korban.

"Kurang lebih ada tiga korban barangkali dalam pembicaraan yang ketat yang dari aspek pemeriksaan tanda-tanda medis ya, ada tato kemudian didapatkan korban yang berumur tiga sampai empat tahun dan bahkan bayi," terang Musyafak saat menggelar konferensi pers di RS Polri, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Namun data-data yang mendukung belum kuat dan masih menunggu hasil DNA dari keluarga korban untuk melakukan identifikasi terhadap tiga korban tersebut. Karena itu pihaknya belum bisa mengidentifikasi satupun dari 24 kantong jenazah.

"Tapi karena data yang mendukung ini kurang kuat sehingga dicancel untuk menunggu hasil DNA. Jadi sampai kemarin belum ada yang teridentifikasi," kata dia.

Musyafak mengakui ada kendala dalam mengidentifikasi korban lantaran jasad yang tidak utuh. Dari 24 kantong jenazah yang diperiksa, pihaknya menemukan 87 bagian tubuh korban kecelakaan pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

"Kemudian kendala lagi adalah body part ini tidak tidak semua sama ya. Jadi ada yang hanya kulit kemudian otot-otot dan sebagainya itu menjadi kendala sehingga dari kemarin ya 24 kantong jenazah ada kurang lebih 87 keping bagian dari pada tubuh itu yang kita periksa sampel DNA nya," tandasnya.

Untuk diketahui total 48 kantong jenazah yang sudah diterima RS Polri. Rinciannya 24 kantong jenazah sudah dilakukan pemeriksaan dan 24 kantong jenazah sudah diterima pada Selasa (30/10/2018) malam.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang hilang kontak selama tiga jam pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.33 WIB.

Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang. Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E.

Lion Air JT 610 berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 06.10 WIB, dijadwalkan tiba di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, pada pukul 07.10 WIB.

Pesawat tersebut mengangkut total 189 penumpang, terdiri atas 178 orang dewasa, satu anak-anak, dua bayi, dan enam awak kabin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Khawatir Meledak, KNKT Evakuasi 3 Tabung Gas Milik Lion Air

Khawatir Meledak, KNKT Evakuasi 3 Tabung Gas Milik Lion Air

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:49 WIB

Lion Air Jatuh, Jokowi: Perketat Manajemen Penerbangan Murah!

Lion Air Jatuh, Jokowi: Perketat Manajemen Penerbangan Murah!

Bisnis | Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:48 WIB

Basarnas Mulai Bersiap Terima Jenazah Korban Lion Air Jatuh

Basarnas Mulai Bersiap Terima Jenazah Korban Lion Air Jatuh

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:36 WIB

Direktur Teknik Lion Air Dipecat Menteri Perhubungan

Direktur Teknik Lion Air Dipecat Menteri Perhubungan

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:23 WIB

Ini Alasan Perangkat Elektronik Tak Boleh Dinyalakan di Pesawat

Ini Alasan Perangkat Elektronik Tak Boleh Dinyalakan di Pesawat

Tekno | Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:16 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB