Arab Eksekusi Mati TKI, Sandiaga Bandingkan Jokowi dengan Prabowo

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:26 WIB
Arab Eksekusi Mati TKI, Sandiaga Bandingkan Jokowi dengan Prabowo
TKI Tuti Tursilawati. (Migrant Care)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomer urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi eksekusi mati yang dilakukan pemerintah Arab Saudi terhadap tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia Tuti Tursilawati. Sandiaga pun mengkritik sikap pemerintah Presiden Joko Widodo atas eksekusi mati yang kembali terjadi di kalangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) itu.

"Kita berharap semua elemen bangsa bukan hanya pemerintah, bukan hanya Bu Menlu (Menteri Luar Negeri) bukan hanya Pak Jokowi, tapi Pak Prabowo dan saya akan berjuang untuk menghadirkan keadilan bagi tenaga kerja kita," kata Sandiaga saat ditemui di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2018).

Berkenaan dengan itu, Sandiaga juga menyinggung bagaimana Calon Presiden Prabowo Subianto juga sempat memperjuangkan keselamatan TKI, Wilfrida Soik bebas dari ancaman hukuman mati di Malaysia. Hal itu menurutnya akan menjadi komitmen bagaimana keadilan bagi TKI di luar negeri juga harus terjamin.

"Pak Prabowo waktu itu membela kasus Ibu Wilfrida yang ada di Malaysia untuk dihukum mati menjalani proses eksekusi. Pak Prabowo terbang membawa lawyer terbaik dan alhamdulillah ibu Wilfrida dibebaskan dari hukuman mati," kata dia.

Menurut Sandiaga para TKI yang bekerja di luar negeri harus mendapatkan bantuan hukum agar bisa memenuhi keadilan kepada setiap warga negara.

"Jangan sampai mereka mencari rezeki di negara orang karena kita tidak bisa ciptakan lapangan pekerjaan di sini tapi mereka harus gugur. Mereka ini adalah pahlawan-pahlawan lapangan kerja kita, pahlawan pahlawan yang menghasilkan devisa. Pahlawan untuk menghidupi keluarganya di sini. Kita harus bela mereka," tuturnya.

Kendati begitu, Sandiga enggan mengomentari terkait sikap pemerintah Arab Saudi yang melakukan eksekusi mati terhadap Tuti Tursilawati tanpa notifikasi kepada perwakilan Pemerintah Indonesia sebelumnya.

"Saya enggak mau berkomentar tetang hukum, tapi kita harus all out melihat segala kemungkinan dari segi hukum untuk membela warga negara kita yang ada di luar negeri," pungkasnya.

Untuk diketahui, Tuti Tursilawati dieksekusi oleh pemerintah Arab Saudi pada 29 Oktober 2018 di Thaif, Arab Saudi sebagai hukuman dalam kasus pembunuhan majikannya pada 2011 di Arab Saudi. Eksekusi itu dilakukan tanpa ada notifikasi kepada perwakilan Pemerintah Indonesia sebelumnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Jokowi Jawab Tudingan Ratna Sarumpaet Dipaksa Berbohong

Kubu Jokowi Jawab Tudingan Ratna Sarumpaet Dipaksa Berbohong

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:23 WIB

Skenario Pembakaran Bendera Tauhid, Kubu Jokowi Angkat Bicara

Skenario Pembakaran Bendera Tauhid, Kubu Jokowi Angkat Bicara

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:07 WIB

Lion Air Jatuh, Jokowi: Perketat Manajemen Penerbangan Murah!

Lion Air Jatuh, Jokowi: Perketat Manajemen Penerbangan Murah!

Bisnis | Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:48 WIB

Jokowi: Jangan Pikir Kita Tak Lakukan Upaya Politik

Jokowi: Jangan Pikir Kita Tak Lakukan Upaya Politik

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:08 WIB

Jokowi Sesalkan Arab Saudi Diam-diam Eksekusi Tuti Tursilawati

Jokowi Sesalkan Arab Saudi Diam-diam Eksekusi Tuti Tursilawati

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 11:58 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB