Kembangkan Wisata, Kemenpar Bidik Pasar Milenial

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 03 November 2018 | 18:00 WIB
Kembangkan Wisata, Kemenpar Bidik Pasar Milenial
Forum Group Discussion (FGD) Millennials ke-3, di Bali Room, Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (1/11/2018). (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Kementerian Pariswisata (Kemenpar) serius menggarap kalangan milenial, sebab potensinya besar. Inbound wisatawan milenial mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 50 persen.

Hal itu tertuang dalam Forum Group Discussion (FGD) Millennials ke-3, di Bali Room, Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (1/11/2018). FGD kali ini mengambil tema “Membangun dan Mengembangkan Digital Ecosystem Sebagai Bisnis Model Millennials: Sharing Innovation”.

FGD dihadiri oleh seluruh eselon 1 teknis Kemenpar, Staf Khusus Bidang Komunikasi, Don Kardono, Tenaga Ahli Bidang Manajemen Strategis, Priyantono Rudito, dan Tenaga Ahli Nomadic Tourism, Waizly Darwin.

Dalam kesempatan itu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya< menyampaikan rangkuman kesimpulan dari FGD pertama oleh Rhenald Kasali, dan FGD kedua oleh Hermawan Kertajaya. Pada FGD pertama, disampaikan, berlibur merupakan manifesto dari esteem economy, tidak lagi lleisure economy, sementara FGD kedua membahas ciri-ciri milenial yang digital savvy, advocator, experience oriented, dan adventure seeker.

"Millennials memiliki needs dan behaviour yang distinct, hususnya karena mereka sangat bergantung pada teknologi dan sosial media. Segmentasi terbaik adalah tidak mensegmentasi," jelas Menpar Arief Yahya.

Menurutnya, milenial adalah segmen yang penting, karena size dan influencing power-nya (big and loud), sehingga diperlukan pengembangan strategi marketing khusus.

"Strategi marketing khusus merupakan inisiatif untuk mengkapitalisasi potensi masa depan industri pariwisata. Who wins the future, wins the game, dalam wujud digital platform," tuturnya.

Untuk meraih kemenangan di bidang millennials tourist, Menpar menerapkan  collaborative strategy dan creative execution. Pasar dunia akan didominasi kelompok wisatawan generasi milenial, yaitu yang berusia 18-34 tahun, atau lebih dikenal dengan generasi Y.

"Generasi Y ini mudah terlihat dengan kegemaran mereka berwisata, traveling, suka berpetualangan dibandingkan dengan generasi sebelumnya," ujarnya.

baca juga

Sementara itu, Deputi Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata Kemenpar, Rizki Handayani, menambahkan, pelaku bisnis pariwisata perlu segera mengantisipasi, karena terjadi perubahan model bisnis pariwisata di era digital, atau millennials tourism.

"Karenanya, pelaku bisnis pariwisata Indonesia perlu mengantisipasi dengan perubahan ini. Para millennials travellers ini memiliki kesenangan untuk berpetualang atau traveling, namun mereka lebih suka menggunakan jasa perjalanan wisata yang berbasis aplikasi, bukan lagi konvensional," ujarnya.

Perubahan ini, lanjut Rizki, menjadi salah satu tantangan besar bagi pelaku bisnis pariwisata di Tanah Air. Mereka dituntut segera menyesuaikan model bisnis sesuai dengan tuntutan pasar.

“Jika tidak, jelas akan tertinggal apalagi saat ini era digital, sehingga semua dilakukan secara digital yang butuh kecepatan, kelengkapan data dan informasi, praktis serta mudah,” tambah Rizki yang biasa disapa Kiki ini.

Ia menjelaskan, wisatawan milenial akan terus tumbuh dan menjadi pasar utama. Pada 2030, pasar pariwisata Asia mendominasi wisatawan milenial, yaitu yang berusia 15 - 34 tahun, mencapai  57 persen.

"Di Cina, kaum milenial akan mencapai 333 juta orang, Filipina 42 juta wisatawan, Vietnam 26 juta anak muda, Thailand 19 juta dan Indonesia mencapai 82 juta orang," pungkas Kiki.

Acara FGD kali ini mengundang berbagai digital platform yang sudah ramai digunakan oleh millennials, di antaranya Grab, Telkomsel, Traveloka, AiryRooms, GenPI,Traval, Travacello, Triptrus.

Tujuan utama dari pelaksanaan FGD kali ini adalah untuk berbagi ilmu, pengalaman, tantangan dan peluang, Digital destination nomadic, online tourism business atau digital channel merupakan bentuk-bentuk wisata baru dan strategi penerapan menggaet pangsa millennials.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konten Kreator Kini Jadi Ladang Cuan Bagi Kalangan Milenial

Konten Kreator Kini Jadi Ladang Cuan Bagi Kalangan Milenial

Bisnis | Rabu, 07 September 2022 | 21:56 WIB

4 Alasan Penting Asuransi bagi Generasi Milenial yang Wajib Kamu Ketahui

4 Alasan Penting Asuransi bagi Generasi Milenial yang Wajib Kamu Ketahui

Your Say | Sabtu, 16 Juli 2022 | 18:55 WIB

Terkini

OJK Sanksi 113 Pihak, Denda Pasar Modal Capai Rp104,63 Miliar

OJK Sanksi 113 Pihak, Denda Pasar Modal Capai Rp104,63 Miliar

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 07:24 WIB

Bukan Dari Sampah! Kebakaran TPA Galuga Berawal dari Ladang, Tak Ada Korban Jiwa

Bukan Dari Sampah! Kebakaran TPA Galuga Berawal dari Ladang, Tak Ada Korban Jiwa

News | Selasa, 08 September 2026 | 07:23 WIB

3 Rekomendasi Eye Serum Kafein Terbaik untuk Mengatasi Mata Panda dan Sembab

3 Rekomendasi Eye Serum Kafein Terbaik untuk Mengatasi Mata Panda dan Sembab

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 07:20 WIB

Arti Mimpi Melihat Air Banjir Jernih dan Keruh Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Buruk?

Arti Mimpi Melihat Air Banjir Jernih dan Keruh Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Buruk?

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 07:20 WIB

Review Film Mirzapur: The Movie, Babak Baru Rivalitas Panas Guddu dan Munna

Review Film Mirzapur: The Movie, Babak Baru Rivalitas Panas Guddu dan Munna

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 07:15 WIB

Hasil Lab Keluar! Bakteri Ditemukan dalam Program MBG Tulungagung

Hasil Lab Keluar! Bakteri Ditemukan dalam Program MBG Tulungagung

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 07:13 WIB

Unhas Selidiki Dugaan Kekerasan dan Intimidasi Mahasiswa MIPA

Unhas Selidiki Dugaan Kekerasan dan Intimidasi Mahasiswa MIPA

Sulsel | Selasa, 08 September 2026 | 07:08 WIB

Acer Vero 16 Tak Cuma Andalkan AI, Laptop Ini Dirancang Lebih Mudah Diperbaiki

Acer Vero 16 Tak Cuma Andalkan AI, Laptop Ini Dirancang Lebih Mudah Diperbaiki

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 07:08 WIB

BMKG Rilis Cuaca Hari Ini, Waspada Hujan Lebat di Aceh-Sumut Hingga Yogyakarta

BMKG Rilis Cuaca Hari Ini, Waspada Hujan Lebat di Aceh-Sumut Hingga Yogyakarta

News | Selasa, 08 September 2026 | 07:08 WIB

Bukan Cuma Hoaks, 7.908 Loker Luar Negeri Fiktif Jadi Ancaman di Ruang Digital

Bukan Cuma Hoaks, 7.908 Loker Luar Negeri Fiktif Jadi Ancaman di Ruang Digital

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 07:05 WIB

×