Kemenhub Bantu KNKT Investigasi Jatuhnya Pesawat Lion Air

Bangun Santoso, Walda Marison

Senin, 05 November 2018 | 11:20 WIB
Kemenhub Bantu KNKT Investigasi Jatuhnya Pesawat Lion Air
Menhub Budi Karya Sumadi bertemu keluarga korban Lion Air jatuh. (Suara.com/Walda Marison)

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan membantu proses penyidikan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Proses penyidikan itu terkait insiden jatunnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Bantuan tersebut terkait investigasi penyebab jatuhnya pesawat Lion Air dan pencarian CVR. Hal itu dikatakan Budi dalam pertemuan dengan keluarga korban di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018).

"Kami menyatakan bahwa Kementerian Perhubungan akan melakukan proses investigasi bersama KNKT dan memberikan masukan-masukan kepada investigasi," ujar Budi.

Namun Budi tidak menjelaskan secara detail peranan apa yang akan dilakukan Kemenhub dalam proses investigasi dengan KNKT itu. Namun ia yakin bantuan investigasi yang akan diberikan Kemenhub akan cukup membantu KNKT dalam mengungkap penyebab jatuhnya pesawat.

Tidak hanya itu, Kementerian Perhubungan juga memberikan bantuan kepada keluarga korban dengan mendirikan posko pengaduan. Posko pengaduan itu didirikan di kantor Kementerian Perhubungan.

"Kami juga mendirikan posko layanan bagi para keluarga korban, kami harap ini juga dapat membantu," kata Budi.

Terlepas dari berbagai kontribusi yang dilakukan Kementerian Perhubungan, Budi selaku Menteri Perhubungan menyatakan turut berduka cita kepada para keluarga korban. Ia berharap upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan bagi keluarga korban dapat memperkecil duka yang sedang dialami.

"Saya selaku menteri dan atas nama pribadi mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian korban. Saya harap para korban dapat diterima di sisiNya," imbuh Budi.

Sebelumnya, sebanyak 189 penumpang pesawat menjadi korban jatuhnya Lion Air JT610. 14 jenazah sudah berhasil di indentivikasi pihak RS Polri Keramat Jati dan sudah diberikan kepada pihak keluarga. Sedangkan sisanya masih dalam proses identifikasi tim DVI RS Polri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

2 Korban Lion Air Jatuh Jorry dan Karmin Dimakamkan Hari Ini

2 Korban Lion Air Jatuh Jorry dan Karmin Dimakamkan Hari Ini

News | Senin, 05 November 2018 | 10:20 WIB

Merinding, Lion Air Jatuh Ternyata Sudah Diramalkan Roy Kiyoshi?

Merinding, Lion Air Jatuh Ternyata Sudah Diramalkan Roy Kiyoshi?

Your Say | Senin, 05 November 2018 | 11:00 WIB

Penjelasan DKP Soal Temuan 'Harta Karun' di Lokasi Lion Air Jatuh

Penjelasan DKP Soal Temuan 'Harta Karun' di Lokasi Lion Air Jatuh

News | Senin, 05 November 2018 | 10:02 WIB

Teka Teki Warga Negara Italia Korban Pesawat Lion Air Jatuh

Teka Teki Warga Negara Italia Korban Pesawat Lion Air Jatuh

News | Senin, 05 November 2018 | 08:46 WIB

Pesan Terakhir Pramugari Lion Air Alfiana Sebelum Jatuh di Lautan

Pesan Terakhir Pramugari Lion Air Alfiana Sebelum Jatuh di Lautan

News | Senin, 05 November 2018 | 08:12 WIB

Terkini

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

×