Jumpa Pers Protes Kisruh 'Tampang Boyolali' Prabowo Batal

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 05 November 2018 | 11:39 WIB
Jumpa Pers Protes Kisruh 'Tampang Boyolali' Prabowo Batal
Prabowo Subianto. (Dok Timses)

Suara.com - Paguyuban Masyarakat Boyolali batal menggelar konferensi pers terkait menyikapi Pidato Calon Presiden Prabowo Subianto yang meremehkan tampang Boyolali. Namun, mereka membantah apabila pembatalan itu dikarenakan ada intervensi dari pihak tertentu.

Sebelumnya konferensi pers itu akan digelar untuk menyikapi pasca Prabowo menyebut tampang warga Boyolali tidak pantas masuk hotel mewah. Ketua Paguyuban Masyarakat Boyolali Yusroni mengatakan bahwa pembatalan tersebut dikarenakan ada persoalan teknis.

"Karena persoalan teknis, dan lain-lain maka dengan ini kami beritahukan kepada rekan-rekan media dan masyarakat pada umumnya, bahwa acara tersebut dibatalkan sampai ada keputusan selanjutnya," kata Yusroni dalam keterangan tertulisnya yang diterima Suara.com, Senin (5/11/2018).

Konferensi pers itu sendiri telah terjadwalkan akan dilaksanakan, Senin (5/11/2018) di The Ritz-Carlton Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Untuk diketahui, beredar sebuah video yang menampilkan Prabowo Subianto berpidato di depan warga Boyolali.

Saat itu dirinya sedang menceritakan tentang hotel-hotel mewah. Entah apa maksudnya, Prabowo kemudian menyebut warga Boyolali tidak pantas masuk ke dalam hotel mewah bahkan susah untuk menyebutkan nama hotelnya.

Berikut potongan pidato Prabowo:

Seharusnya kami pensiun, seharusnya kita istirahat tapi kami melihat bahwa negara dan bangsa masih dalam keadaan tidak baik, saya memberi usia saya untuk bangsa ini, saya memberi jiwa dan raga saya untuk bangsa ini.

Tapi begitu saya lihat Jakarta, saya melihat hotel-hotel mewah.

Gedung-gedung menjulang tinggi.

Sebut aja hotel paling mahal di dunia, ada di Jakarta.

Ada Ritch Calton, ada Wardlof Astoria, ngomong saja kalian nggak bisa sebut.

Dan macem-macem itu semua.

Dan saya yakin kalian nggak pernah masuk hotel-hotel tersebut, betul?

(betul, sahut hadirin yang ada di acara itu).

Mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Orasi Bupati Boyolali Disebut Berbau Ujaran Kebencian

Orasi Bupati Boyolali Disebut Berbau Ujaran Kebencian

News | Senin, 05 November 2018 | 10:34 WIB

Muka Orang Kota Sebut Demo Tampang Boyolali Orderan dari Jakarta

Muka Orang Kota Sebut Demo Tampang Boyolali Orderan dari Jakarta

News | Senin, 05 November 2018 | 07:47 WIB

Warga Boyolali Demo Prabowo, Andi Arief: Mungkin Order Jakarta

Warga Boyolali Demo Prabowo, Andi Arief: Mungkin Order Jakarta

News | Minggu, 04 November 2018 | 19:38 WIB

Jokowi: Ibu Saya Asli Boyolali

Jokowi: Ibu Saya Asli Boyolali

News | Minggu, 04 November 2018 | 18:34 WIB

Ikut Aksi Massa, Bupati Boyolali: Tak Ada Maaf untuk Prabowo

Ikut Aksi Massa, Bupati Boyolali: Tak Ada Maaf untuk Prabowo

News | Minggu, 04 November 2018 | 18:07 WIB

Terkini

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:44 WIB

Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas

Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB