Muka Orang Kota Sebut Demo Tampang Boyolali Orderan dari Jakarta

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 05 November 2018 | 07:47 WIB
Muka Orang Kota Sebut Demo Tampang Boyolali Orderan dari Jakarta
Andi Arief bersama tim pengacara melaporkan balik relawan Kotak Adja di Polda Metro Jaya [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Politisi Partai Demokrat Andi Arief meyakini warga asli Boyolali memiliki sifat tidak mudah tersinggung pasca melihat adanya unjuk rasa yang dilakukan warga Boyolali kepada Prabowo Subianto.

Alasannya enteng saja, Andi Arief mencurigai aksi unjuk rasa itu merupakan pesanan dari Jakarta.

Ribuan warga Boyolali menggelar aksi unjuk rasa karena kecewa dengan pidato Prabowo yang menyebut tampang Boyolali akan diusir apabila masuk hotel. Menanggapi hal tersebut, Andi Arief menilai bahwa unjuk rasa tersebut hanya sebagai bentuk mobilisasi.

“SAYA menangkap gelagat sedang ada upaya mengerakkan gerakan seolah-olah reaksi spontan masyarakat mendukung pemerintah ala pamswakarsa yang dipersiapkan melawan gerakan ganti Presiden. Ini berlebihan, horizontal yang membahayakan. Tertanda: "Muka Orang Kota",” tulis Andi Arief dalam akun Twitter pribadinya.

Kemudian Andi Arief menjelaskan contoh mobilisasi atau aksi pengerahan untuk mendukung pemerintah. Dirinya mengingat sekitar tahun 1965 di mana masyarakat Indonesia dikerahkan agar mendukung lahirnya Orde Baru.

“Demo mendukung pemerintah ada Pak, namanya mobilisasi. Tahun 1965-1966 rakyat dimobilisasi mendukung lahirnya Orba, Tahun 1999 Pamswakarsanya Pak Wiranto mendukung pemerintah mau menggempur mahasiswa. Bapak mau buat yang begitu? Siapa yang mau bapak gempur? Peserta aksi "kode angka?,” ujarnya.

Pemikirannya pun diperkuat dengan anggapan Andi Arief terhadap warga Boyolali yang memiliki sifat tidak mudah tersinggung. Karena itulah Andi Arief kemudian mencurigai aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan warga tersebut hanya pesanan dari Jakarta untuk melawan gerakan Ganti Presiden.

“Warga Boyolali yang saya kenal suka humor dan tidak gampang tersinggung. Kalau ada yang protes rame sampai demo soal tampang boyolali, mungkin order dari Jakarta,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Andi Arief meminta kepada Prabowo untuk segera menyampaikan permintaan maafnya agar kemudian tidak menjadi bahan gorengan dari pihak penantang.

“Pak Prabowo sebaiknya meminta maaf saja atas ucapan di Boyolali. Tinggalkan salah atau benar maksud ucapannya, bukankah jika diberi amanat kemenangan Pilpres maka saudara-saudara di Boyolali akan menjadi rakyat yang harus dipimpin nantinya?” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Ibu Saya Asli Boyolali

Jokowi: Ibu Saya Asli Boyolali

News | Minggu, 04 November 2018 | 18:34 WIB

Ikut Aksi Massa, Bupati Boyolali: Tak Ada Maaf untuk Prabowo

Ikut Aksi Massa, Bupati Boyolali: Tak Ada Maaf untuk Prabowo

News | Minggu, 04 November 2018 | 18:07 WIB

Ribuan Warga Boyolali Gelar Aksi: Haram Pilih Prabowo

Ribuan Warga Boyolali Gelar Aksi: Haram Pilih Prabowo

News | Minggu, 04 November 2018 | 16:40 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×