Masuk ke Ruang Otopsi Potongan Jenazah Korban Lion Air JT 610

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 06 November 2018 | 12:10 WIB
Masuk ke Ruang Otopsi Potongan Jenazah Korban Lion Air JT 610
Petugas memindahkan dua kantong jenazah korban pesawat Lion Air JT 610 saat tiba di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (30/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Niken menyebutkan proses dari awal penerimaan kantong jenazah pertama pada Senin malam (29/10/2018) hingga proses identifikasi selesai dilakukan dan menemukan identitas Jannatun pada Kamis (1/11/2018).

"Jenazah diterima kemudian dicatat nomornya, kemudian dimasukkan ke freezer. Setelah di freezer, kita proses pemeriksaan," ujarnya.

Niken memaparkan saat menerima kantung jenazah, dia dan tim sudah bersiap menghadapi kendala waktu identifikasi oleh karena mendapat bagian tubuh saja. Satu bagian tubuh akan dihitung sebagai pemeriksaan satu individu.

"Kami menganggap satu bagian tubuh individu. Kita ambil semua DNA-nya per kantong, Jadi kita tidak bisa asal tebak bagian ini milik siapa hanya karena kulitnya sama," ujar dia.

Pemeriksaan satu individu pada satu meja dikerjakan sebanyak lima orang yang terdiri dari pemimpin pemeriksaan, dokter gigi forensik, tim INAFIS pemeriksa sidik jari, peneliti DNA dan teknisi. Bagian tubuh jenazah dipilah-pilah antara properti dan bagian tubuh dengan kotorannya. Tiga faktor itu direkam datanya, selanjutnya dibersihkan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tim DVI akan menganalisis tanda-tanda khas korban seperti tahi lalat, tatto, tanda lahir dan sebagainya. Setelahnya, jaringan tubuh korban yang masih baik dan tidak lagi terkontaminasi kotoran akan diambil untuk uji DNA.

Sementara untuk uji DNA, Niken menyebut sampel korban dan keluarga akan dibawa ke Laboratorium Dan Klinik Odontologi Kepolisian di Cipinang, Pulo Gadung Jakarta Timur untuk pemeriksaan dan rekonsiliasi.

Terakhir, tim DVI akan memberi kode serta pelabelan pada bagian yang sudah melalui pemeriksaan untuk diawetkan kembali dalam freezer sampai hasil rekonsiliasi keluar dan penyerahan jenazah ke keluarga.

Pada pemeriksaan Jannatun, Niken memaparkan di posko posmortem, tim menemukan adanya sidik jari dan cincin yang dapat menjadi petunjuk identifikasi dan dalam kondisi yang baik. Kedua temuan tersebut menjadi data primer yang kemudian melalui proses rekonsiliasi atau pencocokan data antemortem dan posmortem.

baca juga

Adapun pencocokan sidik jari dan DNA yang menempel di cincin dengan data antemortemnya memiliki tingkat kecocokan yang tinggi, sehingga nama Jannatun terverifikasi menjadi korban pertama dan diserahkan ke pihak keluarga.

"Intinya yang sudah diserahkan ke keluarga itu sudah melalui rekonsiliasi. Pasti ini A adalah A. Sudah dipastikan," ujar Niken.

Menunggu Giliran Pemeriksaan jenazah korban Lion Air JT 610 yang baru saja ditemukan tim Basarnas setiap harinya, rupanya masih harus menunggu giliran.

Niken memaparkan, kantong jenazah yang baru datang memasuki ruang otopsi RS Polri Said Sukanto Kramatjati tidak serta merta langsung diperiksa.

"Satu jenazah selesai, ambil lagi, selesai. Sesuai urutan (kantong jenazah) saja, satu-satu didata menunggu giliran dan dikerjakan dalam satu kali waktu," ujar Niken.

Usai pemeriksaan, jenazah akan dimasukkan kembali ke freezer dengan label-label yang telah terpasang. Proses tersebut juga berfungsi untuk menata ruang penyimpanan, sehingga mempermudah tim saat pengambilan kembali jenazah oleh pihak keluarga.

Jenazah yang akan diambil umumnya akan dimasukkan ke dalam peti kayu yang telah tertutup rapat dengan baut dan tertera nama-nama yang telah teridentifikasi.

Sudah 27 korban pesawat terbang Lion Air nomor penerbangan JT 610 teridentifikasi oleh tim Identifikasi Korban Bencana Kepolisian Indonesia. Jumlah itu berasal dari 137 kantong jenazah yang dikirim ke RS Kepolisian Indonesia dr Soekanto, di Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Dari 137 kantong jenazah, kami mendapatkan isinya sebanyak 429 bagian tubuh," kata Kepala Lab DNA Pusdokkes Tim Identifikasi Korban Bencana Kepolisian Indonesia, Komisaris Besar Polisi Putut Widodo, saat konferensi pers di RS Kepolisian Indonesia dr Soekanto, Senin malam (5/11/2018). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Atas KRI 592 Banjarmasin, Keluarga Korban Lion Air Berdoa

Di Atas KRI 592 Banjarmasin, Keluarga Korban Lion Air Berdoa

News | Selasa, 06 November 2018 | 12:03 WIB

Hari Ini As Roda sampai Kulit Lion Air JT 610 Dievakuasi

Hari Ini As Roda sampai Kulit Lion Air JT 610 Dievakuasi

News | Selasa, 06 November 2018 | 11:46 WIB

Tiba di Jambi, Jenazah Korban Lion Air Disambut Isak Tangis

Tiba di Jambi, Jenazah Korban Lion Air Disambut Isak Tangis

News | Selasa, 06 November 2018 | 08:30 WIB

Hari Ini, Keluarga Korban Lion Air ke Tengah Laut Doa Bersama

Hari Ini, Keluarga Korban Lion Air ke Tengah Laut Doa Bersama

News | Selasa, 06 November 2018 | 07:30 WIB

Jenazah AKBP Mito Diberangkatkan Besok ke Bangka Belitung

Jenazah AKBP Mito Diberangkatkan Besok ke Bangka Belitung

News | Selasa, 06 November 2018 | 02:00 WIB

Terkini

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

Prabowo Minta Anak 1 SD Belajar Bahasa Asing, DPR Ingatkan Tantangan Guru dan Fasilitas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

Cerita di Balik Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi, Dari Refleksi Kemerdekaan Hingga Obrolan Politik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

Prabowo: Prabowonomics Sebenarnya Marhaenisme, PDIP Sulit Tak Mendukung

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Anggaran MBG di RABPN 2027 Sejumlah Rp240 Triliun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

Target 150 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Disorot, Dinilai Abaikan Akar Ketimpangan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

PT KIMA Siap Eksekusi Lahan Sengketa Usai Menang di Mahkamah Agung

Sulsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

Kisah di Balik Video Viral Kakek Roy Kebingungan di Halte Cawang Transjakarta

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:37 WIB

4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif

4 Shio Beruntung Besok 15 Agustus 2026, Akhir Pekan Dipenuhi Energi Positif

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Bakal Ditinggal Orang Dekat: Saya Mencintai Dia

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:35 WIB

×