Rizieq Curiga Intelijen Busuk Indonesia Pasang Bendera Tauhid

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 08 November 2018 | 12:03 WIB
Rizieq Curiga Intelijen Busuk Indonesia Pasang Bendera Tauhid
Habib Rizieq Syihab. (suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Kuasa Hukum Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Munarman mengklaim pemasangan bendera tauhid di depan rumah Habib Rizieq dilakukan intelijen licik dari Indonesia. Dengan bahasa kasar FPI sebut intelijen busuk dari Indonesia.

Karena itu Habib Rizieq meminta pihak kepolisian Arab Saudi segera menyelidiki pelaku pemasang bendera dan penyebar foto Habib Rizieq dengan beberapa anggota kepolisian setempat.

Munarman menjelaskan Habib Rizieq sudah kembali ke rumah dengan keadaan sehat pasca menjalani pemeriksaan karena dianggap memasang bendera terlarang. Merasa telah dijebak, Habib Rizieq meminta pihak keamanan Arab Saudi untuk menyelidiki upaya penjebakan kepada dirinya.

"Habib Rizieq meminta keamanan Saudi untuk menyelidiki pemasang bendera di dinding luar rumah beliau dan penyebar foto beliau saat berhadapan dengan aparat keamanan Saudi," kata Munarman kepada Suara.com, Kamis (8/11/2018).

Habib Rizieq sudah mencurigai aksi penjebakannya tersebut dilakukan oleh intelijen dari Indonesia. Hal itu pun disampaikan Habib Rizieq saat menjalani pemeriksaan.

"Habib Rizieq sendiri sempat dimintai keterangan tentang siapa orang yang paling dicurigai oleh beliau sebagai pelaku fitnah tersebut. Beliau menyampaikan bahwa pihak yang diduga kuat sebagai pelaku adalah 'Intelijen busuk dari Indonesia'," ujarnya.

Munarman pun mengklaim kini aparat kepolisian Arab Saudi tengah melakukan penyelidikan dengan menggeledah gedung yang dicurigai sebagai lokasi pembidikan si pengambil foto Habib Rizieq.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Tunggu Sinyal dari Kemenlu Soal Kasus Rizieq Shihab

Polri Tunggu Sinyal dari Kemenlu Soal Kasus Rizieq Shihab

News | Kamis, 08 November 2018 | 09:57 WIB

Habib Rizieq Ditangkap Polisi karena Diadukan Warga Arab Saudi

Habib Rizieq Ditangkap Polisi karena Diadukan Warga Arab Saudi

News | Rabu, 07 November 2018 | 16:57 WIB

Munarman: Bendera Hitam di Rumah Habib Rizieq Dipasang Orang

Munarman: Bendera Hitam di Rumah Habib Rizieq Dipasang Orang

News | Rabu, 07 November 2018 | 16:26 WIB

Habib Rizieq Dibekuk Polisi Saudi karena Bendera Berbau Ekstremis

Habib Rizieq Dibekuk Polisi Saudi karena Bendera Berbau Ekstremis

News | Rabu, 07 November 2018 | 15:24 WIB

Rizieq Ditangkap di Arab, Sandiaga: Saya Nggak Bisa Komentar

Rizieq Ditangkap di Arab, Sandiaga: Saya Nggak Bisa Komentar

News | Rabu, 07 November 2018 | 15:09 WIB

Terkini

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB