Polisi Beberkan Cikal Bakal Terbentuknya Geng Motor

Iwan Supriyatna

Jum'at, 09 November 2018 | 12:47 WIB
Polisi Beberkan Cikal Bakal Terbentuknya Geng Motor
Ilustrasi geng motor. (Shutterstock)

Suara.com - Keberadaan geng motor yang selalu membuat resah masyarakat perlu tindakan tegas dari pihak berwajib seperti kepolisian. Pasalnya keberadaan mereka menjadi ancaman serius karena berbagai kasus yang muncul di permukaan kerap menimbulkan korban jiwa.

Anarkisme yang selalu dilakukan oleh geng motor ini patut untuk segera diakhiri agar tidak semakin banyak korban jiwa atau kerugian materiil yang disebabkan oleh ulah mereka.

"Sekarang motor bukan menjadi satu hal yang mewah, ini dampak dari beberapa waktu yang lalu dengan DP Rp 500 ribu dapat motor. Tapi pergeseran dan nilai membuat wawasan bermotor jadi beda," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Setyo Wasisto saat berbicara di Forum Promoter Polri bertema Penanggulangan Teror Geng Motor Demi Memberikan Rasa Aman dan Terwujudnya Kamtibmas.

Menurutnya, perkembangan geng motor di Indonesia dipengaruhi oleh banyak faktor seperti imitasi, lingkungan, budaya, pengangguran, perhatian orang tua yang minim dan kemiskinan.

Rata-rata geng motor terbentuk karena kebiasaan para remaja atau pemuda yang nongkrong-nongkrong yang biasanya dilakukan di malam hari.

Selanjutnya mereka melakukan aksi balap liar dan hal-hal yang menantang untuk menunjukkan eksistensi diri terhadap kelompoknya atau kelompok lainnya.

"Kondisi tidak ideal biasanya menimbulkan celah sosial, lemahnya disiplin lalu lintas menjadi peluang timbulnya geng motor. Lingkungan sosial yang tidak kondusif dan pendidikan karakter yang gagal menjadikan mereka mudah terombang-ambing sehingga menuju pergaulan yang salah," ulas Setyo.

Untuk mengatasi munculnya geng-geng motor baru, perlu upaya bersama dari semua pemangku kepentingan termasuk peran orang tua, sekolah, lingkungan dan masyarakat.

Kepolisian diakuinya tidak dapat bekerja sendiri untuk mengatasi teror geng motor yang sudah sangat meresahkan masyarakat.

Kasubnit V Subdit III Ranmor, AKP Andhiek Budy Kurniawan, menambahkan rata-rata geng motor muncul di kota-kota besar. Dari catatannya geng motor banyak bermunculan di wilayah Jawa Barat disusul Jakarta, Medan dan Bali.

Aksi yang kerap diciptakan oleh gerombolan geng motor ini diantaranya pengrusakan fasilitas umum maupun pribadi, penganiayaan, pengeroyokan, pemerasan, pencurian dengan kekerasan, pemerkosaaan hingga pembunuhan.

"Keberadaan geng motor yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat akan ditindak tegas oleh kepolisian. Polisi tidak akan ada toleransi lagi bagi anggota geng motor yang bertindak anarkis," kata Andhiek.

Upaya untuk mengatasi persoalan geng motor ini, Kepolisian aktif melakukan berbagai upaya pencegahan. Diantaranya preemtif, preventif dan represif.

Untuk upaya preemtif diantaranya melalui penyuluhan kepada masyarakat dengan melibatkan kamtibmas. Selain itu dengan menggandeng stake holder terkait agar dapat melengkapi sarana prasarana jalan umum seperti penerangan jalan, pemasangan cctv dan lainnya.

Upaya preventif yang dilakukan Polri meliputi patroli rutin, pembuatan aplikasi Polisi Kita dan penempatan anggota Polri pada daerah rawan tindak kejahatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TNI - Polri Bersihkan Fasilitas Umum dan Kampus Usai Gempa Palu

TNI - Polri Bersihkan Fasilitas Umum dan Kampus Usai Gempa Palu

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 11:37 WIB

Presiden OCA Apresiasi Polri Atasi Kemacetan Selama Asian Games

Presiden OCA Apresiasi Polri Atasi Kemacetan Selama Asian Games

Sport | Senin, 03 September 2018 | 11:36 WIB

10 Anggota Geng Motor Kepung dan Bacok ABG 16 Tahun Hingga Tewas

10 Anggota Geng Motor Kepung dan Bacok ABG 16 Tahun Hingga Tewas

News | Minggu, 02 September 2018 | 10:17 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×