Politik Genderuwo, Karding: Bentuk Sindiran Jokowi ke Propagandis

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 09 November 2018 | 16:58 WIB
Politik Genderuwo, Karding: Bentuk Sindiran Jokowi ke Propagandis
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Setelah melontarkan diksi politikus sontoloyo, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo kembali melayangkan pernyataan politik genderuwo saat berpidato di acara pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/11/2018).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menanggapi diksi genderuwo yang diucapkan Jokowi ditujukkan sebagai pihak-pihak terutama lawan politik yang kerap menyebarkan propaganda kepada masyarakat.

"Soal politik Genderuwo itu adalah satu pernyataan simbolik yang ditujukan kepada semua orang, pemimpin, politisi yang di dalam pernyataan-pernyataanya kampanyenya selalu membangun narasi-narasi propaganda, tentang ketakutan, tentang kegalauan di tengah-tengah masyarakat. Dan juga menciptakan takkan apa yang disebut politik dinamis," ujar Karding, Jumat (9/11/2018).

Menurutnya, saat ini banyak berita bohong yang sengaja disebarkan untuk menakut-nakuti masyarakat.

"Jadi rakyat sedemikian rupa dihantui oleh isu-isu palsu, isu-isu hoaks, fitnah, nyinyir yang tujuannya adalah untuk menakut-nakuti rakyat. Menjadikan rakyat pada titik stres, galau, dan menyrunkan optimisme atau menjadikan rakyat semakin pesimis," kata dia.

Menurut Karding ada pesan yang disampaikan Jokowo secara implisit dari pernyataan politik genderuwo. Dari pesan itu, kata dia, Jokowi meminta agar seluruh pihak bisa menciptakan suasana kondusif kepada masyarakat jelang Pilpres 2019.

"Semestinya buat politik itu tenang, nyaman, bergembira, dan senang hati mendapatkan pendidikan. Itu yang disindir oleh pak Jokowi," kata dia.

Menurut Karding, pernyataan Jokowi tersebut tidak dikhususkan kepada siapapun, namun bagi semua politisi.

" Jadi kalau, pak Prabowo sering melontarkan pesimisme, pernyataan yang agitator dan propagandis terkait hal-hal yang menakutkan. Mungkin, salah satu yang disebut yang dimaksud salah satunya pak Prabowo. Tetapi, menurut saya Seluruh politisi bahkan seluruh orang itulah yang dimaksud oleh pak Jokowi," ucap Karding.

baca juga

Lebih lanjut, Politisi PKB itu menilai pernyataan Jokowi untuk mengingatkan bahwa politik merupakan proses demokrasi yang membutuhkan keterlibatan rakyat.

"Keterlibatan ini penting, karena kita berangkat dari prinsip rakyat berdaulat artinya segala sesuatu pada hakikatnya yang memutuskan adalah rakyat, rakyat mesti diberi pendidikan politik mesti diberi pernyataan-pernyataan yang bisa dicerna oleh akal sehat sesuai dengan adat kebudayaan kita, dan tentu memiliki makna optimisme kedepannya dalam prosesnya," kata dia.

Dia berharap masyarakat bisa mendapatkan pendidikan politik yang bisa dicontoh dari para politisi atau para pemimpin, bukanlah politik yang propaganda. Sebab kata Karding, rakyat merupakan bagian terpenting dalam demokrasi.

"Itulah yang diharapkan oleh presiden (Jokowi) sebagai kepala negara juga sebagai kepala pemerintahan , sehingga rakyat kita tidak terus menerus, dicekokin dengan hal-hal yang sempele, hal-hal yang recehan, hal-hal yang teknis, atau dalam artian tidak penting. Jadi rakyat itu karena menjadi bagian terpenting dari proses demokrasi, maka dia harus terlibat secara penuh dan mendapatkan pendidikan politik yang baik dari pemimpin-pemimpinnya yang dicontoh," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Lontarkan Politik Genderuwo, Ini Reaksi Kubu Prabowo

Jokowi Lontarkan Politik Genderuwo, Ini Reaksi Kubu Prabowo

News | Jum'at, 09 November 2018 | 14:30 WIB

Jokowi: Komunikasi via Media Sosial Tak Jamin Kepercayaan Publik

Jokowi: Komunikasi via Media Sosial Tak Jamin Kepercayaan Publik

Tekno | Rabu, 07 November 2018 | 21:50 WIB

Farhat Abbas ke Prabowo: Anda Capres Bung! Bukan Kampret!

Farhat Abbas ke Prabowo: Anda Capres Bung! Bukan Kampret!

News | Rabu, 07 November 2018 | 19:09 WIB

Esensi Tampang Boyolali Versi Sandiaga Uno

Esensi Tampang Boyolali Versi Sandiaga Uno

News | Rabu, 07 November 2018 | 18:20 WIB

Saat Jajal MRT, Ini Senyum 5 Watt Jokowi ala Warganet

Saat Jajal MRT, Ini Senyum 5 Watt Jokowi ala Warganet

Your Say | Rabu, 07 November 2018 | 10:41 WIB

Terkini

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 08:11 WIB

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

×