Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau

Erick Tanjung | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Minggu, 01 Februari 2026 | 15:37 WIB
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Operasional RDF Plant Rorotan dilakukan secara bertahap untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekitar.
  • DLH hanya menggunakan truk compactor tertutup guna mencegah bau dan ceceran lindi.
  • Kapasitas pengolahan ditingkatkan bertahap dari 200 ton hingga target 1.000 ton harian.

Suara.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menegaskan bahwa operasional fasilitas pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan tidak langsung dilakukan secara penuh. Pengoperasian dilakukan secara bertahap dengan pengawasan ketat, mulai dari proses pengangkutan hingga pengolahan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyampaikan bahwa saat ini RDF Plant Rorotan masih beroperasi terbatas, yakni lima hari dalam seminggu dengan dua giliran kerja (shift). Sementara itu, hari Sabtu dan Minggu difokuskan untuk kegiatan pembersihan serta penataan area operasional.

“Kami memahami kekhawatiran warga. Oleh karena itu, operasional RDF Rorotan tidak langsung dijalankan pada kapasitas maksimal 2.500 ton per hari,” ujar Asep di Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Asep menjelaskan, peningkatan kapasitas pengolahan akan dilakukan bertahap hingga mencapai target 1.000 ton per hari.

"Kami memulai dari 200 ton per hari, kemudian naik menjadi 400 ton, 600 ton, hingga secara bertahap menuju 1.000 ton sesuai arahan Bapak Gubernur," jelasnya.

Sampah yang dikelola di fasilitas ini berasal dari enam kecamatan di Jakarta Utara dan lima kecamatan di Jakarta Timur. Dalam setiap tahap peningkatan kapasitas, DLH memastikan sistem pengendalian emisi dan bau berfungsi optimal sesuai standar teknis.

Selain pengolahan, DLH memberikan perhatian besar pada aspek pengangkutan. Asep menegaskan, pengiriman sampah hanya menggunakan truk compactor tertutup hasil pengadaan tahun 2024 dan 2025. 

“Tidak ada lagi kendaraan terbuka yang masuk ke RDF Plant Rorotan. Truk tertutup ini dirancang untuk mencegah bau dan ceceran air lindi di sepanjang jalur pengangkutan,” tegas Asep.

Untuk memastikan kepatuhan, DLH mengoperasikan pos pantau di dua titik akses utama. Petugas akan memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh guna memastikan bak tertutup rapat dan penampungan air lindi tidak bocor. Kendaraan yang tidak memenuhi SOP akan langsung dipulangkan ke lokasi asal.

“Selama empat pekan terakhir, tidak ada keluhan masyarakat terkait ceceran air lindi di rute menuju fasilitas ini,” imbuhnya.

Meski Jakarta tengah menghadapi cuaca ekstrem, DLH memastikan langkah mitigasi terus dilakukan melalui penyesuaian teknis di lapangan. Fasilitas modern ini diharapkan menjadi solusi agar Jakarta terhindar dari krisis pengelolaan sampah.

“Semua proses kami kawal ketat agar berjalan aman, terkendali, dan tidak berdampak negatif bagi masyarakat,” pungkas Asep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Aman, Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi

DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Aman, Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:46 WIB

Pramono Tak Akan Tutup RDF Rorotan Meski Diprotes Warga hingga Menangis: Problem-nya Lebih Rumit

Pramono Tak Akan Tutup RDF Rorotan Meski Diprotes Warga hingga Menangis: Problem-nya Lebih Rumit

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:44 WIB

Setelah Ciliwung, Pramono Anung Kebut Normalisasi Kali Cakung Lama Demi Tangkal Banjir Jakarta

Setelah Ciliwung, Pramono Anung Kebut Normalisasi Kali Cakung Lama Demi Tangkal Banjir Jakarta

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 01:13 WIB

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:51 WIB

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:19 WIB

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB