Gelar Pahlawan Disebut Berpotensi Timbulkan Kecemburuan Sosial

Bangun Santoso | Walda Marison | Suara.com

Sabtu, 10 November 2018 | 14:20 WIB
Gelar Pahlawan Disebut Berpotensi Timbulkan Kecemburuan Sosial
Diskusi "Memaknai Pahlawan" di Gedung Sarina, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2018). (Suara.com/Walda Marison)

Suara.com - Peneliti Politik Lipi, Lili Romli mengatakan, pemberian gelar pahlawan berpotensi timbulkan kecemburuan sosial. Kecemburuan tersebut dapat terjadi pada kalangan etnis dan suku di Indonesia.

Potensi kecemburuan tersebut pun makin besar mengingat Indonesia merupakan negara prular yang terdiri dari beragam bahasa dan suku. Hal itu dikakatan Lili dalam diskusi "Makna Kepahlawanan" yang digelar di gedung Sarina, Menteng, Jakarta Pusat.

"Saya kira di negara kita yang plural ini memang representasi itu perlu karena bagaimanapun ketika satu daerah satu etnik dan kelompok yang sesungguhnya berjasa bagi bangsa ini, dan NKRI. Tapi tidak dapet gelar pahlawan nasional, itu akan menimbulkan kecemburuan," ujarnya, Sabtu (10/11/2018).

Maka dari itu, diperlukan seleksi yang ketat bagi setiap kandidat yang akan dijadikan pahlawan nasional. Seleksi ketat tersebut diharapkan akan menepis dugaan pernamainan dalam pemberian gelar pahlawan.

"Ada kriteria yang sangat ketat sekali ketika negara ini memberikan gelar pahlawan nasional, tetapi saya setuju harus ada representasi dari daerah, dari etnik agama, termasuk dari gender," pungkasnya.

Sementara itu, sejarawan Asvi Warman Adam tidak sembarang orang yang bisa mendapatkan penghargaan pahlawan nasional. Pemerintah dalam hal ini harus hati-hati memberikan gelar pahlawan nasional kepada seseorang. Gelar pahlawan nasional harus diberikan kepasa orang dengan jasa yang telah diberikan demi bangsa.

"Ini bukan sekedar pahalawan tapi ini pahawan nasional. Ini gelar resmi yang diberikan negara sejak tahun 1959. kepada yang berjasa kepada nusa dan bangsa yang mempunyai jasa kepada bangsa orangnya juga mengorbakan jiwa raga untuk tanah air," ujar Asvin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Seleb Cantik Ini Ternyata Mewarisi Darah Pahlawan Nasional

6 Seleb Cantik Ini Ternyata Mewarisi Darah Pahlawan Nasional

Entertainment | Sabtu, 10 November 2018 | 13:53 WIB

Sejarawan Miris Generasi Saat Ini Banyak Tak Kenal Nama Pahlawan

Sejarawan Miris Generasi Saat Ini Banyak Tak Kenal Nama Pahlawan

News | Sabtu, 10 November 2018 | 13:37 WIB

Indonesia Jadi Negara dengan Pahlawan Nasional Terbanyak

Indonesia Jadi Negara dengan Pahlawan Nasional Terbanyak

News | Sabtu, 10 November 2018 | 13:29 WIB

Jokowi Peringati Hari Pahlawan di TMP Cikutra Bandung

Jokowi Peringati Hari Pahlawan di TMP Cikutra Bandung

News | Sabtu, 10 November 2018 | 08:57 WIB

Cerita Gubernur Anies Dapat Warisan 5.000 Buku Milik Sang Kakek

Cerita Gubernur Anies Dapat Warisan 5.000 Buku Milik Sang Kakek

News | Kamis, 08 November 2018 | 16:09 WIB

Terkini

Iran Tarik Biaya Tambahan Kapal Lewat Selat Hormuz, Teman AS - Israel Haram Melintas

Iran Tarik Biaya Tambahan Kapal Lewat Selat Hormuz, Teman AS - Israel Haram Melintas

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:45 WIB

Polda Metro Bungkam Ditanya Alasan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke TNI

Polda Metro Bungkam Ditanya Alasan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke TNI

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:42 WIB

Apa itu Demo "No Kings" di Amerika? Gerakan Massal Warga Turunkan Donald Trump

Apa itu Demo "No Kings" di Amerika? Gerakan Massal Warga Turunkan Donald Trump

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:32 WIB

Eks Anggota BAIS Bongkar Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Operasi Liar untuk Diskreditkan Presiden

Eks Anggota BAIS Bongkar Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Operasi Liar untuk Diskreditkan Presiden

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:31 WIB

Polisi Klarifikasi Dugaan Prostitusi Sesama Jenis di Tambora: Bukan Prostitusi, Tapi Suka Sama Suka

Polisi Klarifikasi Dugaan Prostitusi Sesama Jenis di Tambora: Bukan Prostitusi, Tapi Suka Sama Suka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Iran Siapkan Cara Baru Bikin Israel Makin Sengsara

Iran Siapkan Cara Baru Bikin Israel Makin Sengsara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:27 WIB

Indonesia Menuju 300 Juta Penduduk, Siapkah Negara Menghadapinya?

Indonesia Menuju 300 Juta Penduduk, Siapkah Negara Menghadapinya?

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:26 WIB

Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup

Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:14 WIB

Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok

Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:13 WIB

BGN Tegaskan 93 Persen Anggaran MBG Langsung untuk Masyarakat, Bantah Isu Dana Rp335 Triliun

BGN Tegaskan 93 Persen Anggaran MBG Langsung untuk Masyarakat, Bantah Isu Dana Rp335 Triliun

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:10 WIB