Identitas Korban Lion Air Terungkap Lewat DNA di Tulang

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 12 November 2018 | 19:08 WIB
Identitas Korban Lion Air Terungkap Lewat DNA di Tulang
Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 melaksanakan prosesi doa bersama dan tabur bunga di titik perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11).[Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Kepala Bidang Identifikasi Korban Bencana (DVI) Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Lisda Cancer mengatakan data DNA korban Lion Air JT 610 tersimpan lebih lama di tulang dibanding dengan jaringan tubuh lainnya.

Alasannya, tulang memiliki lima lapis jaringan. Di antaranya peristoneum (lapisan terluar), tulang kompak, tulang spons, endosteum, dan sumsum tulang. Banyaknya lapisan itu dapat menyimpan data DNA lebih baik, dibanding jaringan lain yang mudah rusak, salah satunya karena pembusukan.

"Data DNA dapat tersimpan dengan baik dalam tulang, dan tidak mudah rusak, dibandingkan dengan jaringan tubuh lain yang mudah rusak karena pembusukan," kata Kombes Pol drg Lisda Cancer saat ditemui usai jumpa pers di halaman Gedung Sentra Visum dan Medikolegal RS Polri Kramat Jati, Senin (12/11/2018).

Kombes Polisi Lisda menyebut tulang banyak ditemukan pada kantong jenazah yang dikirim, Jumat (9/11/2018) dan Sabtu (10/11/2018). Kepala tim DVI itu pun optimistis temuan tersebut dapat mengungkap lebih banyak penumpang ke depannya nanti.

Kualitas sampel Dalam kesempatan berbeda, Wakil Kepala Rumah Sakit Polri Tingkat I Raden Said Sukanto Kombes Polisi dr Hariyanto mengatakan lamanya proses identifikasi bergantung pada kualitas sampel, bukan pada waktu tibanya kantong jenazah.

Kombes Lisda pun menjelaskan, kantong jenazah tidak selalu menyimpan bagian tubuh yang berkualitas baik untuk diperiksa.

"Terkadang kami menerima kantong jenazah berisi lemak, atau jaringan yang mulai membusuk. Tentu sulit untuk mengidentifikasi penumpang dari sampel itu, tetapi kami terus mencoba mencari bagian yang masih diperiksa," terang Kombes Lisda.

Proses pemeriksaan DNA setidaknya membutuhkan waktu empat-delapan hari. Apabila hasil profil DNA tidak lengkap, maka tim DVI akan mengulang proses pemeriksaan.

Di samping pemeriksaan DNA,maka tim DVI juga melakukan eksaminasi terhadap sidik jari dan medis terhadap korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Hingga hari ke-15 insiden terjadi pada 29 Oktober, tim DVI telah mengidentifikasi 82 penumpang, dan memeriksa 195 kantong jenazah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update Korban Lion Air Hari ke-15, 82 Orang Teridentifikasi

Update Korban Lion Air Hari ke-15, 82 Orang Teridentifikasi

News | Senin, 12 November 2018 | 18:55 WIB

Sinyal CVR Black Box Lion JT 610 Lemah karena Rusak, Bukan Lumpur

Sinyal CVR Black Box Lion JT 610 Lemah karena Rusak, Bukan Lumpur

News | Senin, 12 November 2018 | 18:12 WIB

32 Penyelam Pencari Korban Lion Air Diterapi Hiperbarik

32 Penyelam Pencari Korban Lion Air Diterapi Hiperbarik

News | Senin, 12 November 2018 | 14:15 WIB

Update Lion Air JT 610, RS Polri Periksa 195 Kantong Jenazah

Update Lion Air JT 610, RS Polri Periksa 195 Kantong Jenazah

News | Senin, 12 November 2018 | 12:58 WIB

666 Sampel DNA Penumpang Lion Air JT 610 Sudah Diambil

666 Sampel DNA Penumpang Lion Air JT 610 Sudah Diambil

News | Minggu, 11 November 2018 | 19:24 WIB

Terkini

Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!

Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:05 WIB

Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4

Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:25 WIB

Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik

Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:05 WIB

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

News | Senin, 16 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:26 WIB

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:15 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:05 WIB

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:47 WIB

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:45 WIB

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:39 WIB