Penjelasan Tim Jokowi Soal Sontoloyo hingga Genderuwo

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 13 November 2018 | 11:49 WIB
Penjelasan Tim Jokowi Soal Sontoloyo hingga Genderuwo
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding tak menganggap diksi-diksi yang dilontarkan Jokowi tergolong tidak santun. Menurutnya diksi seperti genderuwo merupakan diksi biasa untuk mengingatkan kepada masyarakat.

Karding memiliki pendapat yang berbeda dengan pendapat yang dilontarkan banyak kalangan bahwa Jokowi akhir-akhir ini sering melontarkan diksi-diksi kontroversial seperti sontoloyo ataupun genderuwo. Menurut Karding, penggunaan diksi itu dilakukan Jokowi guna penekanan kepada masyarakat untuk waspada dengan politisi yang hobi menebarkan rasa pesimisme.

"Lebih pada menekankan dan mengingatkan kepada rakyat hati-hati terhadap politisi-politisi yang senangnya menakut-nakuti yang senangnya bikin khawatir membangun ketidakpastian pesimisme dan membuat masyarakat semakin hari semakin galau," kata Karding kepada Suara.com, Selasa (13/11/2018).

Karding pun menjelaskan soal politisi yang hobi menakuti-nakuti masyarakat itu maksudnya ialah adanya sistem kampanye yang menggunakan cara seperti itu. Menurut Karding cara berkampanye itu mengadaptasi dari Firehouse of The Falsehood. Cara berkampanye tersebut efektif digunakan salah satunya pada pemilu Amerika Serikat yang mengantarkan Donald Trump sebagai presiden.

Karena itulah kemudian Jokowi berusaha mengingatkan masyarakat akan kondisi bangsa yang sesungguhnya. Kata Karding, cara lawan mendapatkan simpatik masyarakat dengan menakut-nakuti tersebut menjadi salah satu antisipasi tim Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Jadi pak Jokowi menyampaikan itu agar ada titik tekan. Jangan percaya terhadap isu-isu yang dibangun misalnya negara akan gagal 99 persen orang Indonesia melarat dan sebagainya, tempe setimpis atm, harga-harga melambung tinggi," ujarnya.

"Seakan-akan dunia Indonesia akan kiamat besok, itu kan satu hal yang berbahaya bagi masyarakat. Tentu itu harus diantispasi. Nah bahasa rakyat yang tepat untuk itu salah satunya adalah genderuwo," sambung dia.

Untuk diketahui, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, menanggapi beberapa pernyataan Presiden Joko Widodo yang kerap mengundang kontroversi.

Sebagai pemimpin negara, Mardani menilai Jokowi seharusnya bisa lebih memilih diksi yang lebih santun.

baca juga

"Jika memang berprestasi, tunjukkan saja Realisasi dari Janji itu. Politik harus santai dan damai, jangan baper. Apalagi tokoh nasional harusnya santun," kata Mardani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Rival Pilgub Jatim 2018 Dukung Jokowi - Maruf Amin

Dua Rival Pilgub Jatim 2018 Dukung Jokowi - Maruf Amin

News | Selasa, 13 November 2018 | 07:00 WIB

Ma'ruf: Jokowi Santri Situbondo, Salatnya Luar Biasa

Ma'ruf: Jokowi Santri Situbondo, Salatnya Luar Biasa

News | Selasa, 13 November 2018 | 06:15 WIB

Sambangi KPAI, Kubu Jokowi dan Prabowo Sepakat Tak Libatkan Anak

Sambangi KPAI, Kubu Jokowi dan Prabowo Sepakat Tak Libatkan Anak

News | Senin, 12 November 2018 | 21:16 WIB

Fadli Zon: Hasil Penerawangan Saya, Ada Genderuwo di Istana

Fadli Zon: Hasil Penerawangan Saya, Ada Genderuwo di Istana

News | Senin, 12 November 2018 | 20:43 WIB

Jokowi Blusukan Tunggangi Moge, Iwan Fals: Seram Kayak Geng Motor

Jokowi Blusukan Tunggangi Moge, Iwan Fals: Seram Kayak Geng Motor

News | Senin, 12 November 2018 | 17:29 WIB

Terkini

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:32 WIB

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB