Rabu Siang, Jenazah Keluarga Nainggolan Dipulangkan ke Medan

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 14 November 2018 | 00:27 WIB
Rabu Siang, Jenazah Keluarga Nainggolan Dipulangkan ke Medan
Lokasi pembunuhan satu keluarga di Pondok Gede, Bekasi. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Jenazah Diperum Nainggolan atau Gaban Nainggolan dan keluarganya akan dipulangkan ke Medan, Sumatera Utara. Korban pembantaian atau pembunuhan satu keluarga itu akan dipulangkan, Rabu (14/11/2018) pagi nanti.

Jenazah akan diterbangkan ke Pangururan, Samosir, Sumatra Utara, Rabu (14/11/2018).

Halomoan Nainggolan Lumban Raja (45), pihak keluarga dekat yang berduka (dalam bahasa batak Suhut Paidu) mengatakan pihak keluarga akan menggelar acara adat yang bertempat di rumah duka, Gereja Oikumene Lahar Roi, Cijantung, Jakarta Timur sekitar pukul 09.00 WIB.

"Sesuai adat dan istiadat orang batak, besok pukul 09.00 WIB bahwa acara adat akan dimulai. Pertama diserahkan kepada Tulang Naibaho Siahaan dan Hula-Hula Ambarita dan segenap jajaran Tulang dan Hula-Hula," kata Halomoan di Gereja Oikumene Lahar Roi, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (13/11/2018).

Halomoan mengatakan acara adat tersebut berlangsung atas kesepakatan pihak keluarga yang telah dirumuskan. Diperkirakan, acara adat tersebut akan berlangsung kurang lebih satu jam.

"Itu adalah kesepakatan keluarga Nainggolan Lumban Raja dengan pihak keluarga laki-laki. Dari jam 10-11 itu dibuat acara umum dimana akan berurutan baik keluarga, pemerintah setempat dan semua yang berduka cita yang berbela sungkawa atas kejadian ini," jelasnya.

Selepas acara adat, lanjut Halomoan, pihaknya akan menyerahkan keempat jenazah kepada pihak Gereja HKBP Jakasampurna, Bekasi. Ditempat itulah,akan berlangsung prosesi sakral keberangkatan jenazah sesuai dengan aturan gereja.

"Semua umat HKBP yang menangis dan berduka cita bahkan yang mencintai akan datang kesini. Diperkirakan itu setengah jam paling lama. Itulah penyerahan keluarga Nainggolan Lumban Raja kepada pihak HKBP Jakasempurna. Setelah itu baru di serahkan pada petugas pukul 12.00 WIB, akan masuk ambulans dan berangkat ke Bandara Soekarno - Hatta," tutur Halomoan.

Keempat jenazah akan diterbangkan menuju kampung halaman di Pangururan, Samosir, Sumatera Utara.

baca juga

"Karena pihak keluarga dari ujung Sumatera sampai Aceh akan berkumpul di Medan mengiringi jenazah sampai dibawa ke pemakamannya di pangaluran Samosir dan hari itu juga rencana akan dikebumikan di tanah kelahiran bapak dan ibu inI," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Empat Jenazah Korban Pembantaian di Bekasi Dibawa ke Gereja

Empat Jenazah Korban Pembantaian di Bekasi Dibawa ke Gereja

News | Selasa, 13 November 2018 | 22:32 WIB

Surat Sarah Sebelum Tewas Dibantai Bersama Keluarganya di Bekasi

Surat Sarah Sebelum Tewas Dibantai Bersama Keluarganya di Bekasi

News | Selasa, 13 November 2018 | 21:27 WIB

Hello Kitty dan Teddy Bear Saksi Bisu Keluarga Gaban Dibantai

Hello Kitty dan Teddy Bear Saksi Bisu Keluarga Gaban Dibantai

News | Selasa, 13 November 2018 | 20:09 WIB

Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Gaban Pernah Jualan Korek Api

Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Gaban Pernah Jualan Korek Api

News | Selasa, 13 November 2018 | 17:03 WIB

Tiga Kasus Pembunuhan Sekeluarga yang Gegerkan Jakarta

Tiga Kasus Pembunuhan Sekeluarga yang Gegerkan Jakarta

News | Selasa, 13 November 2018 | 15:48 WIB

Terkini

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB