Tiga Kasus Pembunuhan Sekeluarga yang Gegerkan Jakarta

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 13 November 2018 | 15:48 WIB
Tiga Kasus Pembunuhan Sekeluarga yang Gegerkan Jakarta
Lokasi pembunuhan satu keluarga di Pondok Gede, Bekasi. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Masyarakat kembali digemparkan dengan penemuan empat anggota keluarga tewas bersimbah darah. Gaban Nainggolan bersama istri dan kedua anaknya ditemukan sudah meninggal dunia di kediaman di Jalan Bojong Nangka, 2 RT 02, RW 07, Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi, Selasa (13/11/2018) pagi tadi.

Saat ditemukan, jasad Gaban sudah dalam posisi tergeletak bersama jasad istrinya bernama Maya Ambarita di ruang tamu. Dugaan sementara, pasangan suami-istri itu dibunuh pelaku menggunakan senjata tajam.

Sementara itu, Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7), dua anak kandung Gaban turut ditemukan sudah tak bernyawa di kamar tidur. Keduanya bocah malang itu pun tewas secara mengenaskan.

Motif pembunuhan satu keluarga itu pun masih misterius. Polda Metro Jaya pun langsung turun tangan untuk membentuk tim khusus agar pelaku dan motif di balik tewasnya satu keluarga itu bisa segera terungkap.

Sederet kasus pembunuhan yang menimpa satu keluarga pun pernah terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kasus-kasus pembunuhan satu keluarga dengan latar belakangan motif berbeda ini pun akhirnya bisa diungkap polisi.

Motif Ekonomi, Suami Siri Bunuh Istri dan Dua Anak

Medio Februari 2018 lalu, perempuan bernama Titin Suhemah (40) alias Emma dan dua putri kandungnya ditemukan tak bernyawa di Perumahan Taman Kota Permai 2, Blok B6, RT5, RW 12, Nomor 5, Periuk, Jati Using, Tangerang, Banten.

Di rumah tersebut, suami siri Titin bernama Muchtar Efendi juga ditemukan sekarat akibat luka tusukan di bagian leher dan perutnya. Muchtar pun akhirnya bisa diselamatkan setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, berangkat dari bukti-bukti dan keterangan yang didapat, polisi akhirnya bisa mengungkap misteri dalam kasus pembunuhan sadis tersebut.

Pembunuh Titin dan dua anaknya tak lain adala Muchtar. Awal pemicu Muchtar nekat melakukan pembunuhan setelah cekcot mulut dengan istrinya yang ingin dibelikan mobil. Saat terjadi keributan, Emma sempat memukul wajah suami sirinya, Karena gelap mata, Mucthar kemudian berlari mengambil pisau dan langsung menghunuskan ke tubuh Emma.

baca juga

Aksi pembunuhan itu pun sempat terlihat Mutiara Ayu (11) dan Nova (20), anak korban. Bahkan Mutiar sempat berteriak histeris melihat Emma sudah bersimbah darah. Tanpa pikir panjang, Efendi pun turut menghabisi Nova dan adiknya dengan pisau, bekas membunuh istrinya.

Setelah ketiga korban dihabisi, Efendi lalu melakukan percobaan bunuh diri dengan menusukan pisau ke arah bagian leher dan perut.

Terkait kasus ini, Efendi mengaku khilaf dan harus mempertanggung jawabkan atas kasus pembunuhan istri dan anaknya setelah dirinya gagal melakukan percobaan bunuh diri.


Pembunuhan Keluarga Pengusaha Dodi Triono di Pulo Mas

Masyarakat mungkin masih teringat aksi penyekapan kawanan perampok terhadap keluarga pengusaha Dodi Triyono di perumahan Pulomas Utara, nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur pada Desember 2016 lalu. Sebanyak 11 orang disekap di ruang kamar mandi saat kawanan bandit pimpinan Ramlan Butar-butar menggasak barang-barang berharga di rumah tersebut.

Buntut dari aksi tersebut, enam orang terdiri dari Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, anak ketiga Dodi), Amel (teman Dianita), Yanto, dan Tasrok (40) meninggal dunia karena kehabisan oksigen.
Sedangkan, lima korban yang mengalami luka-luka adalah Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.

Berdasarkan hasil penyidikan, polisi akhirnya bisa membekuk Ramlan dan tiga anak buahnya yakni Erwin Situmorang, Alfins Bernius Sinaga dan Ius Pane.

Polisi terpaksa menembak mati Ramlan karena dianggap melawan ketika hendak disergap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gali Motif Pembunuhan Keluarga Gaban, Polda Metro Turun Tangan

Gali Motif Pembunuhan Keluarga Gaban, Polda Metro Turun Tangan

News | Selasa, 13 November 2018 | 14:46 WIB

Sebelum Dibunuh, Gaban Nainggolan Marah-marah Bahas Duit

Sebelum Dibunuh, Gaban Nainggolan Marah-marah Bahas Duit

News | Selasa, 13 November 2018 | 13:55 WIB

Keluarganya Dibunuh, Gaban Nainggolan Dapat Telepon Misterius

Keluarganya Dibunuh, Gaban Nainggolan Dapat Telepon Misterius

News | Selasa, 13 November 2018 | 13:44 WIB

Pembunuhan Sekeluarga, Sarah dan Arya Tewas di Kasur Hello Kitty

Pembunuhan Sekeluarga, Sarah dan Arya Tewas di Kasur Hello Kitty

News | Selasa, 13 November 2018 | 13:15 WIB

Keluarga Humoris, Anak Gaban Kerap Sapa Opung ke Tetangga

Keluarga Humoris, Anak Gaban Kerap Sapa Opung ke Tetangga

News | Selasa, 13 November 2018 | 13:02 WIB

Terkini

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:14 WIB

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:11 WIB

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:10 WIB

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:07 WIB

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:59 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:55 WIB

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:44 WIB

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:34 WIB

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:23 WIB