Lion Air Jatuh: Boeing Dikecam Asosiasi Pilot Amerika

Liberty Jemadu

Rabu, 14 November 2018 | 14:48 WIB
Lion Air Jatuh: Boeing Dikecam Asosiasi Pilot Amerika
Pesawat Lion Air jenis Boeing 737 MAX 8 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. [Dok Lion Air Group]

Suara.com - Dua asosiasi pilot terbesar di Amerika Serikat menyatakan kekecewaan mereka pada Boeing yang mereka tuding lalai menjelaskan sebuah fitur keselamatan yang diduga berhubungan dengan kecelakaan Lion Air PK-LQP pada 28 Oktober lalu.

Asosiasi pilot Southwest Airlines dan asosiasi pilot American Airlines Group Inc - dua maskapai besar di AS - mengatakan bahwa fitur tersebut belum cukup dijelaskan oleh Boeing dalam buku panduan maupun dalam pelatihan yang mereka terima.

Pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat dan menewaskan 189 orang itu adalah Boeing 737 MAX 8. Pesawat itu baru dua bulan dioperasikan oleh Lion Air dan merupakan salah satu pesawat generasi terbaru Boeing.

Sekitar sepekan setelah kecelakaan, Boeing dan otoritas penerbangan sipil AS (FAA), merilis sebuah buletin berisi prosedur atau langkah-langkah yang harus diambil oleh pilot jika mereka terjebak dalam situasi yang dialami oleh para pilot Lion PK-LQP.

Dari buletin itu para pakar penerbangan, pilot, dan departemen pelatihan di perusahaan maskapai penerbangan menyadari bahwa tak ada satu pun penjelasan soal fitur tersebut dalam buku-buku panduan Boeing 737 MAX sebelumnya.

"Kami kecewa bahwa kami tak diberitahukan (soal fitur keselamatan itu)," kata Jon Weaks, Presiden Asosiasi Pilot Southwest Airlines kepada Bloomberg.

Dennis Tajer, juru bicara asosiasi pilot maskapai American Airlines mengatakan organisasinya juga risau mengetahui fakta-fakta ini.

"Ini bukan urusan birokrasi, tapi soal mengenali pesawat kita. Kami selalu berhasrat dan agresif dalam mempelajari pesawat baru," kata Tajer.

Kritik dari dua asosiasi pilot ini sangat signifikan karena dua maskapai itu diketahui sudah memesan ratusan Boeing 737 MAX.

Adapun dalam buletin Boeing diterima para pilot dari asosiasi dijelaskan bahwa informasi soal fitur keselamatan di pesawat baru itu belum pernah mereka peroleh sebelumnya.

"Ini merupakan deskripsi pertama yang kalian, sebagai pilot 737, pernah baca," demikian isi buletin itu.

"Maskapai dan pilot seharusnya sudah mendapatkan informasi itu. Hal ini membuat kami bertanya-tanya, 'Apakah semua informasi sudah diungkap?' Saya berharap tak ada lagi kejutan setelah ini," ujar Weaks.

Beberapa informasi soal penyebab kecelakaan Lion Air PK-LQP sudah dirilis ke publik. Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengatakan dari penyelidikan awal kecelakaan itu dipicu oleh kesalahan pada sensor, sehingga komputer memaksa pesawat menukik tajam.

Tetapi menurut Boeing dan FAA, sebuah fitur keselamatan yang dipasang pada Boeing 737 MAX adalah salah satu faktor yang memicu kecelakaan tersebut.

Seri Boeing 737 MAX diketahui memiliki fitur keselamatan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya stall - kondisi ketika pesawat kehilangan daya angkat. Stall adalah salah satu faktor yang paling sering menyebabkan kecelakaan penerbangan di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Danantara Pertimbangkan Skema 'Cicil' Beli 50 Pesawat Boeing oleh Garuda Indonesia

Danantara Pertimbangkan Skema 'Cicil' Beli 50 Pesawat Boeing oleh Garuda Indonesia

Video | Senin, 02 Maret 2026 | 15:00 WIB

Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing

Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 18:04 WIB

RI-AS Sepakati Perjanjian Tarif, Garuda Indonesia Bakal Beli 50 Pesawat Boeing

RI-AS Sepakati Perjanjian Tarif, Garuda Indonesia Bakal Beli 50 Pesawat Boeing

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:18 WIB

Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan

Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan

Bisnis | Minggu, 11 Januari 2026 | 06:00 WIB

Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini

Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 09:53 WIB

Viral Pria Bayar Bagasi Pesawat Lebih Mahal dari Harga Tiket, Ini Penyebabnya

Viral Pria Bayar Bagasi Pesawat Lebih Mahal dari Harga Tiket, Ini Penyebabnya

Entertainment | Senin, 03 November 2025 | 07:00 WIB

Vietnam-AS Makin Mesra, Vietjet Pesan 200 Pesawat Boeing Senilai US$32 miliar

Vietnam-AS Makin Mesra, Vietjet Pesan 200 Pesawat Boeing Senilai US$32 miliar

Bisnis | Selasa, 23 September 2025 | 18:56 WIB

Ikut Rombongan Prabowo ke AS, Bos Garuda Indonesia Lagi Nego-nego Pembelian Pesawat Boeing

Ikut Rombongan Prabowo ke AS, Bos Garuda Indonesia Lagi Nego-nego Pembelian Pesawat Boeing

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 14:09 WIB

Boeing Buka Lowongan Kerja, Berapa Gajinya?

Boeing Buka Lowongan Kerja, Berapa Gajinya?

Bisnis | Jum'at, 05 September 2025 | 14:04 WIB

Korean Air Borong 103 Pesawat Boeing, Nilainya Tembus Rp 586 Triliun

Korean Air Borong 103 Pesawat Boeing, Nilainya Tembus Rp 586 Triliun

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 07:41 WIB

Terkini

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×