Polisi Geledah Rumah 2 Pelaku Teror Pos Polisi Lamongan

Reza Gunadha, Walda Marison

Selasa, 20 November 2018 | 15:57 WIB
Polisi Geledah Rumah 2 Pelaku Teror Pos Polisi Lamongan
Katapel milik Eko Ristanto dan M Syaif Ali Hamdi alias Abu Kaisa, dua pelaku teror Pos Polisi di Lamongan, Jawa Timur, Selasa (20/11/2018) dini hari. [dok.polisi]

Suara.com - Tim gabungan Polres Lamongan dan Polda Jawa Timur menggeledah kediaman dua pelaku penyerangan pos polisi, yang mengakibatkan Bripka Andreas AP terluka parah di bagian mata.

Rumah dari kedua pelaku yang bernama Eko Ristanto dan M Syaif Ali Hamdi alias Abu Kaisa ini diketahui berada di kawasan Paciran, Lamongan, Jawa Timur.

Keduanya ditenggarai tinggal di satu lokasi yang sama namun berbeda rumah. Hal itu dikatakan Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetya kepada suara.com.

"Mereka tinggal di sebuah kontrakan di daerah Paciran. Meraka mengontrak di sana," ujarnya, Selasa (20/11/2018)

Dedi mengakui belum mengetahui hasil penggeledahan tersebut. Dirinya masih menunggu perkembangan penggeledahan yang masih berlangsung.

"Kami belum bisa memastikan ada barang-barang mencurigakan apa yang ditemukan. Masih didalami,"  lanjutnya.

Sebelumnya, Pos Polisi di Wisata Bahari Lamongan, Jawa Timur, diteror dua pelaku mengendarai sepeda motor pada Selasa (20/11/2018) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Eko dan Syaif yang mengendarai sepeda motor memecahkan kaca pos lantas WBL memakai katapel berpeluru kelereng. Di dalam pos tersebut terdapat Bripka Andreas AP yang tengah berjaga.

Bripka Andreas mengejar kedua pelaku yang kabur ke arah barat. Sesampainya di Pasar Blimbing, Kelurahan Blimbing Kecamatan Paciran, kedua pelaku berhenti.

baca juga

Pelaku Eko lantas menembakkan peluru kelereng ke arah Bripka Andreas. Kelereng itu mengenai mata kanan Bripka Andreas.

Meski matanya berdarah, Bripka Andreas tak menyerah. Ia tetap mengejar kedua pelaku yang kembali melaju.

Bripka Andreas menabrakkan sepeda motornya ke kendaraan pelaku sehingga mereka terjatuh. Selanjutnya, pelaku diamankan di Polsek Brondong. Sementara Bripka Andreas AP dilarikan ke PKU Muhammadiyah Blimbing untuk diobati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelaku Teror Berkatapel di Lamongan Ternyata Pecatan Polisi

Pelaku Teror Berkatapel di Lamongan Ternyata Pecatan Polisi

News | Selasa, 20 November 2018 | 15:38 WIB

Pos Polisi Lamongan Diserang, Mata Bripka Andreas Luka Parah

Pos Polisi Lamongan Diserang, Mata Bripka Andreas Luka Parah

News | Selasa, 20 November 2018 | 14:28 WIB

Terjadi Gol Tangan Tuhan di Lamongan, Menpora Angkat Bicara

Terjadi Gol Tangan Tuhan di Lamongan, Menpora Angkat Bicara

Bola | Selasa, 22 Mei 2018 | 03:30 WIB

Dari Balik Penjara, Ahok Diam-Diam Masih Bantu Siswa Tebus Ijazah

Dari Balik Penjara, Ahok Diam-Diam Masih Bantu Siswa Tebus Ijazah

News | Rabu, 03 Januari 2018 | 13:05 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB