Tak Terima Rekan Ditahan, Puluhan Dokter Geruduk Kejari Pekanbaru

Bangun Santoso

Selasa, 27 November 2018 | 10:23 WIB
Tak Terima Rekan Ditahan, Puluhan Dokter Geruduk Kejari Pekanbaru
Ilustrasi dokter. (shutterstock)

Suara.com - Puluhan dokter dari berbagai asosiasi menggelar solidaritas di depan kantor Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Selasa (27/11/2018). Mereka terdiri dari asosiasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Dokter Bedah Indonesia (IKABI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).

Dengan mengenakan jas dokter, mereka berkumpul untuk menunjukan keprihatinan atas ditahannya tiga oknum dokter bedah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru terkait dugaan korupsi alat kesehatan.

Intinya, mereka meminta agar Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru menangguhkan penahanan kepada tiga dokter yang berstatus tersangka.

"Ini sebagai bentuk solidaritas kami," kata wakil koordinator lapangan, dr Andre seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan sejumlah perwakilan dari dokter kini berdialog dengan pihak Kejari Pekanbaru. "Kita tunggu hasil dialog di dalam ya," ucapnya.

Sehari sebelumnya, Kejari Pekanbaru menahan lima orang terdakwa kasus korupsi alat kesehatan. Mereka terdiri dari tiga dokter spesialis bedah dan dua pengusaha.

"Mereka statusnya terdakwa karena ini penyerahan tahap II. Kelimanya selama ini tidak dilakukan penahanan oleh Polresta Pekanbaru. Namun, hari ini semuanya kita lakukan penahanan untuk 20 hari ke depan," ujar Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru, Sri Odit Megonondo.

Ketiga dokter tersebut adalah, drg Masrial, dr Kuswan Ambar Pamungkas, dr Wili Yulifar. "Ketiga dokter ini sebagai ASN di rumah sakit umum Arifin Achmad Pemprov Riau di Pekanbaru," tutur Odit.

Untuk kedua tersangka lainnya, lanjut Odit, merupakan dari pihak pengusaha alat kesehatan. Mereka adalah, Muhklis Yuni Efriati.

baca juga

"Kasus dugaan korupsi ini telah merugikan negara sekitar Rp 420 juta berdasarkan hitungan BPKP Perwakilan Riau," katanya.

Odit menjelaskan, proyek alat kesehatan ini dikorupsi pada tahun 2012 hingga 2013 lalu. Masing-masing dokter melakukan penggelembungan anggaran pembelian alat untuk operasi.

Dana pembelian alat kesehatan speslistik pelayanan bedah sentral ini diambil dari dana pendapatan jasa layanan di RSUD Arifin Achmad.

"Mereka menaikan harga alat-alat kesehatan yang akan dipakai habis saat operasi. Para dokter bekerja sama dengan penyedia menaikan harga peralatan tersebut," ujarnya.

Terdakwa Yuni dari pihak penyedian alat kesehatan, dalam kasus ini sudah mengembalikan uang sebanyak Rp 60 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Observasi Kejiwaan Tersangka Penyerang Polsek Penjaringan

Polisi Observasi Kejiwaan Tersangka Penyerang Polsek Penjaringan

News | Senin, 26 November 2018 | 15:07 WIB

Sembuh dari Kanker, Lelaki Ini Buat Tato Wajah Sang Dokter

Sembuh dari Kanker, Lelaki Ini Buat Tato Wajah Sang Dokter

Lifestyle | Senin, 26 November 2018 | 11:16 WIB

Dijanjikan Jadi Atlet, Pelatih Dayung asal Riau Perkosa 6 Remaja

Dijanjikan Jadi Atlet, Pelatih Dayung asal Riau Perkosa 6 Remaja

News | Sabtu, 17 November 2018 | 17:46 WIB

Gila! Pelatih Dayung Cabuli 4 Anak Laki-laki dan 2 Anak Perempuan

Gila! Pelatih Dayung Cabuli 4 Anak Laki-laki dan 2 Anak Perempuan

News | Sabtu, 17 November 2018 | 06:56 WIB

Tembok Maut Telan 2 Jiwa, Pihak SD 141 Tak Gubris Omongan Warga

Tembok Maut Telan 2 Jiwa, Pihak SD 141 Tak Gubris Omongan Warga

News | Rabu, 14 November 2018 | 14:14 WIB

Terkini

Gempar! Penembakan Massal di Dekat Sekolah Tewaskan 8 Orang di Turki

Gempar! Penembakan Massal di Dekat Sekolah Tewaskan 8 Orang di Turki

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:13 WIB

Nomor Khusus Pengaduan Kekerasan di Ponpes NTB, Keamanan Pelapor Dijamin

Nomor Khusus Pengaduan Kekerasan di Ponpes NTB, Keamanan Pelapor Dijamin

Bali | Selasa, 22 September 2026 | 15:12 WIB

4 Moisturizer Korea Birch Sap Jaga Kelembapan Kulit untuk Skin Barrier Kuat

4 Moisturizer Korea Birch Sap Jaga Kelembapan Kulit untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:10 WIB

One Time Code ASN Digital Diisi Apa? Ini Cara Aktivasi Akun Pakai MFA

One Time Code ASN Digital Diisi Apa? Ini Cara Aktivasi Akun Pakai MFA

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:09 WIB

Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah

Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 15:09 WIB

Solusi Cerdas Belanja Hemat Selama September, Manfaatkan Promo BRI Kartu Kredit Touch

Solusi Cerdas Belanja Hemat Selama September, Manfaatkan Promo BRI Kartu Kredit Touch

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:09 WIB

Apakah Tablet Bisa Berfungsi Seperti Laptop? Ini 4 Tips Agar Tabletmu Setara PC

Apakah Tablet Bisa Berfungsi Seperti Laptop? Ini 4 Tips Agar Tabletmu Setara PC

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 15:08 WIB

Sharia Wealth Forum 2026: BRI Wealth Management Dorong Diversifikasi Investasi Syariah

Sharia Wealth Forum 2026: BRI Wealth Management Dorong Diversifikasi Investasi Syariah

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 15:06 WIB

Seperti KPR, Pemerintah Butuh 30 Tahun Lunasi Utang BLBI Rp218,3 Triliun

Seperti KPR, Pemerintah Butuh 30 Tahun Lunasi Utang BLBI Rp218,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 15:06 WIB

Komplotan Pencuri Motor Antarprovinsi Ditangkap di Medan, 71 Kali Beraksi, 2 Ditembak

Komplotan Pencuri Motor Antarprovinsi Ditangkap di Medan, 71 Kali Beraksi, 2 Ditembak

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 15:04 WIB

×