Warga Bergaji Rp 1 Juta sampai Rp 3 Juta Mayoritas Dukung Jokowi

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 27 November 2018 | 19:38 WIB
Warga Bergaji Rp 1 Juta sampai Rp 3 Juta Mayoritas Dukung Jokowi
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

Suara.com - Masyarakat yang menilai kondisi ekonomi Indonesia sedang dalam kondisi baik, mayoritas memilih mendukung Capres dan Cawapres nomor urut 1 JokowiMaruf Amin.

Sementara warga yang menilai kondisi perekonomian tengah terpuruk, lebih memilih Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Temuan tersebut berdasarkan hasil survei terhadap 1.200 responden yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA selama November 2018.

LSI Denny JA menerapkan survei tersebut dari enam segmen yakni segmen pendidikan, pendapatan, gender, agama, partai politik pendukung, dan segmen pulau besar.

Dari segmen pendapatan, responden dibagi menjadi tiga kategori yakni responden dengan pendapatan kurang dari Rp 1 juta, Rp 1 juta sampai  3 juta dan di atas  Rp 3 juta.

Sebanyak 66,4 persen responden dengan pendapatan kurang dari 1 juta yang menilai kalau kondisi ekonomi di Indonesia saat ini sedang dalam kondisi baik memilih Jokowi-Maruf Amin.

Sedangkan yang memilih Prabowo – Sandiaga sebanyak 14,2 persen dan 19,4 persen memilih untuk tidak tahu atau tidak menjawab.

“Jokowi – Maruf Amin unggul merata di aneka segmen pendapatan pada kalangan pemilih yang menilai ekonomi sedang dan baik,” kata peneliti LSI Ardian Sopa di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (27/11/2018).

Pada kategori responden yang memiliki pendapatan Rp 1 juta sampai Rp 3 juta menilai kalau ekonomi Indonesia sedang dalam kondisi baik memilih untuk mendukung Jokowi – Maruf Amin sebesar 64,2 persen. Yang menilai ekonomi sedang dalam kondisi baik namun memilih Prabowo – Sandiaga ditemukan sebesar 20,1 persen dan 15,7 persen responden memilih untuk tidak menjawab atau tidak tahu.

baca juga

Pemandangan serupa juga terlihat pada kategori responden dengan pendapatan di atas Rp 3 juta. Sebanyak 61,9 persen responden menilai kalau kondisi ekonomi Indonesia sedang dalam kondisi baik memilih untuk mendukung Jokowi – Maruf.

Sedangkan yang menilai serupa namun memilih Prabowo – Sandiaga hanya 28 persen. Adapun 10,1 persen responden yang memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei dilakukan 10-19 November 2018 dengan melibatkan 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan metode sampel acak bertingkat.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Selain itu, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media dan wawancara mendalam untuk memperkaya analisis. Ambang batas kesalahan survei ini kurang lebih 2,9 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Survei Median: Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Tak Tembus 50 Persen

Survei Median: Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf Tak Tembus 50 Persen

News | Selasa, 27 November 2018 | 17:32 WIB

Sama-sama Dukung Jokowi, Farhat Abbas - PSI Ribut

Sama-sama Dukung Jokowi, Farhat Abbas - PSI Ribut

News | Selasa, 27 November 2018 | 17:00 WIB

Survei LSI: Dua Bulan Kampanye, Prabowo Belum Bisa Ungguli Jokowi

Survei LSI: Dua Bulan Kampanye, Prabowo Belum Bisa Ungguli Jokowi

News | Selasa, 27 November 2018 | 16:31 WIB

KPK Berharap Revisi UU Tipikor Sebelum Pilpres 2019

KPK Berharap Revisi UU Tipikor Sebelum Pilpres 2019

News | Selasa, 27 November 2018 | 16:13 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×